Inilah 6 Amalan Sedekah Jariyah yang Pahalanya Mengalir Hingga Kubur

Sebagai agama yang mengajarkan berbagi kebaikan, sedekah jariyah menjadi salah satu ibadah yang paling besar pahalanya karena sangat membantu umat manusia. Amalan seperti ini pun dapat menghapus dosa. Ingin tahu apa saja jenis dan keutamaan dari sedekah jariyah? Mari simak ulasan berikut ini.

Dalam bersedekah, tidak ada batasan pada siapa sedekah akan diberikan, dalam bentuk apa, dan berapa besarnya. Setiap berapapun sedekah yang dikeluarkan pasti akan ada imbalannya dari Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah dalam surat berikut ini

“Maka Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar Zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya.” (QS. Al- Zalzalah ayat 7) 

Jadi sebenarnya apakah sedekah jariyah itu? Langsung saja kita simak ulasan berikut ini.

Baca Juga : Perlu Dipahami! Inilah Perbedaan Infak dan Sedekah Serta Keutamaannya

Apa itu sedekah jariyah?

Sedekah jariyah adalah suatu pemberian yang bisa mendatangkan pahala secara terus menerus bagi orang yang melakukannya. Bahkan saat seorang tersebut sudah meninggal dunia. Sebagaimana hal itu tercantum dalam hadist riwayat muslim bahwa,

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara yaitu: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631)

Pada dasarnya, sedekah adalah sesuatu yang diberikan pada orang lain dengan maksud untuk membantu karena Allah SWT.

Kebanyakan orang mengira bahwa sedekah hanya berdasarkan pada materi dan harta benda saja. Namun sebenarnya untuk melakukan sedekah tidak perlu hanya menggunakan harta saja. Banyak sekali hal lain yang bisa bernilai sebagai sedekah jariyah.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam hadist berikut:

Merdeka Ongkir Ke Seluruh Indonesia

Sesungguhnya diantara amal kebaikan yang mendatangkan pahala setelah orang yang melakukannya wafat ialah ilmu yang disebarluaskannya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (kitab-kitab keagamaan) yang diwariskannya, masjid yang dibina, rumah yang dibina untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan. sungai yang dialirkannya untuk kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya “(HR. Ibnu Majah).

Untuk lebih jelasnya, langsung saja kita simak amalan yang termask pada sedekah jariyah berikut ini.

Baca Juga : Inilah 7 Keutamaan Bersedekah yang Perlu Anda Ketahui

1. Membangun masjid

sedekah jariyah
sumber : pexels.com

Masjid pun merupakan rumah Allah, dimana para umat muslin melakukan ibadahnya. Maka dari itu Membantu membangun masjid atau mewakafkan tanah untuk keperluan ibadah merupakan bentuk sedekah jariyah yang pahalanya besar.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sabda rasulullah bahwa,

“Barangsiapa yang membangun masjid demi mencari wajah Allah, niscaya Allah bangunkan rumah baginya di surga.” (Terdapat dalam Ash-Shahihain)

Mengapa demikian membangun masjid bisa menjadi bentuk sedekah jariyah?

Hal ini terjadi karena ketika masjid tersebut digunakan untuk beribadah, walaupun orang yang membangunnya sudah meninggal, namun pahalanya akan terus mengalir. Itulah kenapa membangun masjid ini bisa disebut sebagai salah satu sedekah jariyah.

Tidak hanya masjid. Sedekah jariyah juga bisa berupa membangun sekolah, rumah sakit, panti sosial, dsb.

2. Mengajarkan Ilmu

sedekah jariyah
sumber : unsplash.com

Amal jariyah yang akan mengalir terus pahalanya adalah mengajarkan ilmu. Menyebarkan ilmu tidak hanya dilakukan oleh seorang guru atau pendidik.

Hanya dengan memberi informasi yang baik dan bermanfaat sekecil apa pun itu juga bisa mendapatkan pahala. Sangat besar hikmahnya, terlebih jika orang tersebut membagikan yang sudah kita ajarkan lagi kepada orang lain.

3. Sedekah Harta

sedekah jariyah
sumber : pexels.com

Sedekah harta yang dilakukan semasa hidup juga tergolong sebagai amalan jariyah. Namun tentunya bersedekah harus disertai perasaan ikhlas agar mendapat ridha dari Allah SWT. Sebagaimana surat al-baqarah berikut ini

“Perumpamaan orang -orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai: tumbuh seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al- Baqarah ayat 261)

Dari firman Allah tersebut bisa kita simpulkan bahwasanya seseorang yang mau menafkahkan hartanya di jalan Allah,  akan diganjar dengan pahala yang sangat berlipat.  Bahkan, jika dihitung ganjaran yang didapat bisa mencapai 700 kali lipat.

Sedekah tidak akan pernah membuat Anda menjadi miskin. Jutsru sebaliknya, setiap harta yang disedekahkan akan berbalik menjadi rezeki lain yang lebih luas dari Allah SWT. Betapa Maha Pemurahnya Allah SWT.

4. Wakaf Al-quran

sedekah jariyah
sumber : unsplash.com

Selain mengajarkan ilmu bermanfaat kita juga bisa mewariskan mushaf Al Quran sebagai bentuk sedekah jariyah.

Seperti yang kita ketahui, Al Quran merupakan kitab suci umat Islam yang bisa diamalkan setiap hari. Maka ketika seseorang membaca Al Quran meski satu huruf pun sudah dicatat satu kebaikan untuk pembacanya.

Begitu pun dengan orang yang sudah memberikan atau mewakafkan Al quran tersebut. Setiap ada oranglain yang membacanya, maka selama itu pula pahalanya akan tetap mengalir secara terus menerus meskipun dirinya sudah mengalami kematian.

Bahkan, nantinya Al Quran inilah yang bisa menaungi dan menyelamatkandi akhirat kelak.

Inilah bukti nyata bahwa sedekah jariyah tidak hanya soal harta. Jjika Anda tidak punya harta banyak, tapi memiliki ilmu atau Al Quran, maka wariskan atas nama Allah.

5. Membangun Pesantren

sedekah jariyah
sumber : unsplash.com

Pesantren adalah tempat para santri menuntut ilmu agar menjadi ladang pahala yang terus mengalir tanpa henti. Dengan wakaf untuk pembangunan pesantren, kita bisa mendapatkan berbagai pahala di antaranya:

  1. Membaca Qur’an
  2. Menghafal Al-Qur’an
  3. Pahala Sholat
  4. Pahala amal dari setiap ilmu yang dipelajari
  5. Serta pahala dari amal-amal baik lainnya yang dilakukan oleh para santri.

6. Membangun Panti Asuhan

sedekah jariyah
sumber : unsplash.com

Panti asuhan merupakan tempat tinggal anak-anak yatim piatu. Kita bisa bersedekah jariyah contoh dengan menyantuni anak yatim dan membangunkan panti asuhan untuk mereka. Sebagaimana Hal ini tertuang dalam Al Quran, bahwa,

 “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, …,” (Q.S. An Nisaa 4:36)

Tak hanya itu, anak-anak yatim pun merupakan sosok yang sangat diperhatikan oleh Rasulullah SAW. Bahkan dalam sabdanya, Rasulullah mengisyaratkan kedekatan antara Beliau dengan anak yatim ibarat jari telunjuk dan jari tengah. (H.R. Bukhari)

Keutamaan Sedekah Jariyah

Demikianlah ulasan mengenai amalan sedekah jariyah. Bagaimana cukup mudah bukan? Sedekah jariyah bisa kita amalkan tidak hanya dengan materi saja namun juga amalan baik lainnya.

Selain amalan di atas, sedekah jariyah juga bisa berupa memberi makan fakir miskin, memberi salam, mendoakan orang tua dan bersilaturahmi.

Yuk, mari kita sama-sama berbuat baik kepada sesama dengan bersedekah jariyah. Semoga dengan artikel ini kita senantiasa terus beramal serta amalan ini bisa membawa kita pada ridha Allah SWT.

Hendaknya kita selalu bersedekah dengan ikhlas semata-mata hanya untuk mengharapkan ridha Allah di dunia maupun akhirat.

Untuk membaca artikel menarik lainnya Anda bisa mengunjungi situs blog Evermos.

×