Home » Perlu Dipahami! Inilah Perbedaan Infak dan Sedekah Serta Keutamaannya

Perlu Dipahami! Inilah Perbedaan Infak dan Sedekah Serta Keutamaannya

by Risma Novianti
0 comment

Infak dan Sedekah – Dua amalan sunah ini seringkali dianggap sama. Padahal, keduanya berbeda. Meskipun hukum keduanya adalah sunah, tetapi ada perbedaan infak dan sedekah yang perlu Anda ketahui!

Sebelum Anda mengetahui perbedaannya, kita bahas terlebih dahulu persamaannya dari dua amalan tersebut.

Persamaan Infak dan Sedekah

Perbedaan Infak dan Sedekah

Sumber: google/bersosial

Persamaannya terletak pada keduanya yang digunakan untuk sebutan atau nama bagi harta kekayaan tertentu yang dikeluarkan oleh pemiliknya, yaitu munfiq untuk infak dan mutashaddiq untuk sedekah.

Sedangkan persamaan lainnya antara infak dan sedekah ialah terletak pada peruntukkan dana keduanya (infak dan sedekah) yang dikeluarkan itu sama-sama digunakan untuk kemaslahatan umum.

Meskipun keduanya mempunyai kesamaan, ada juga perbedaan antara infak dan sedekah yang belum banyak diketahui oleh masyarakat muslim.

Baca juga: Jangan Salah! Beginilah Cara Menghitung Zakat Penghasilan yang Benar

Simak perbedaan antara infak dan sedekah pada penjelasan di bawah ini!

Perbedaan Infak dan Sedekah

Perbedaan Infak dan Sedekah

Sumber: google/bersosial

1. Pengertian Infak dan Sedekah 

Untuk perbedaan yang pertama terletak pada pengertian keduanya.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, infak merupakan harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha.

Harta tersebut di luar zakat dan digunakan untuk kemaslahatan umum. Untuk jenis infak sendiri diantaranya infak kepada fakir miskin sesama muslim, infak untuk bencana alam, dan lain sebagainya.

Dana infak dapat diberikan kepada siapapun, meskipun tidak termasuk dalam delapan asnaf atau golongan yang berhak menerima zakat.

Sedangkan sedekah ialah harta atau nonharta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.

2. Batasan yang Diberikan

Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa infak terbatas hanya menyisihkan harta sementara sedekah bisa berupa harta atau yang tidak meliputi harta.

Kita sebagai umat Islam bisa mendapatkan pahala sedekah dengan melakukan kebaikan sekecil apapun.

Jika infak bersifat materi, sedekah memiliki arti lebih luas dan bisa bersifat non materi. Bahkan melakukan sejumlah kebaikan seperti senyum, silaturahmi, mengucap syukur, juga masuk ke dalam kegiatan sedekah.

Begitu juga dengan memberikan kebahagiaan kepada orang lain dalam bentuk apapun yang diridhai Allah.

Bahkan ada salah satu hadits yang mengatakan yaitu Hadist riwayat Bukhori, Nabi Muhammad bersabda, “Kullu ma’rufin shodaqoh“, yang artinya setiap kebaikan adalah sedekah.

Perhitungan Infak

Perbedaan Infak dan Sedekah

Sumber: google/bersosial

Salah satu jenis infak yang dapat kita keluarkan setiap bulannya adalah infak penghasilan.

Meski hukumnya sunah, tak ada salahnya Anda menyisihkan sebagian dari gaji per bulan untuk mereka yang membutuhkan.

Adapun cara membayarkan infak penghasilan, kita dapat mengeluarkannya setiap bulan ataupun mengeluarkannya setahun sekali.

Sementara itu, Ulama Yusuf Qardhawi membedakan perhitungan infaq profesi menurut dua cara, yaitu:

1. Secara Langsung

Infak dihitung 2,5% dari penghasilan kotor (bruto) secara langsung.

Pembayarannya dapat dilakukan bulanan atau tahunan, tergantung keinginan.

Metode atau cara ini lebih tepat dan adil bagi mereka yang diluaskan rezekinya oleh Allah.

2. Setelah Dipotong Kebutuhan Pokok

Infak dihitung 2,5% dari gaji setelah dipotong dengan kebutuhan pokok.

Supaya terasa lebih ringan, Anda bisa mulai anggarkan minimal 10% dari pengeluaran harian Anda.

Misalnya, dalam sehari Anda menghabiskan Rp70 ribu untuk semua kebutuhan, mulai dari konsumsi hingga transportasi, maka Anda bisa menyisihkan Rp7 ribu per harinya untuk infak.

Dalam sebulan, Anda sudah berinfak sebanyak Rp210 ribu

Metode atau cara ini lebih adil diterapkan bagi mereka yang penghasilannya pas-pasan.

Sehingga potongannya tidak terlalu besar dan kebutuhan bulanan Anda masih dapat terpenuhi dengan baik.

Baca juga: Begini Cara Menghitung Zakat Mal Beserta Syarat dan Ketentuannya

Anjuran Untuk Melaksanakan Infak dan Sedekah

Perbedaan Infak dan Sedekah

Sumber: google/bersosial

Amalan sunah ini sangat dianjurkan untuk umat muslim dan suatu amalan yang mempunyai pahala yang sangat besar.

Terutama bagi orang yang memiliki kemampuan untuk melaksanakannya.

Adapun anjuran untuk melaksanakan amalan ini, terdapat dalam firman Allah SWT:

لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ ۖ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ ۚ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا مَا آتَاهَا ۚ سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

Artinya:

Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS ath-Thalaq [65]: 7)

Beradasarkan potongan ayat di atas, dapat kita pahami bahwa pada hakikatnya, ketika berinfak seseorang berbuat baik untuk dirinya sendiri. Sekalipun hartanya berpindah kepada orang lain yang menerima infak tersebut.

Demikian pula sebaliknya, orang tidak mau mengeluarkan hartanya, pada dasarnya dia merugikan dirinya sendiri.

Jangan takut hartamu berkurang apabila melakukan amalan ini. Justru sejatinya harta Anda sesungguhnya akan bertambah berkali-kali lipat.

Keutamaan Melaksanakan Infak dan Sedekah

Perbedaan Infak dan Sedekah

Sumber: google/bersosial

Dalam melaksanakan infak dan sedekah, terdapat keutamaannya. Diantaranya sebagai berikut:

  1. Menghapus dosa-dosa
  2. Mendapat syafaat di hari akhir
  3. Pahala berlipat ganda
  4. Dapat membebaskan dari siksa kubur
  5. Memiliki/merasakan hati yang tenang, lapang, dan bahagia
  6. Memberi keberkahan harta
  7. Disediakan pintu surga yang hanya dapat dimasuki orang yang bersedekah dan berinfak
  8. Menyempurnakan Rangkaian Ibadah Ramadhan
  9. Menambah keberkahan harta
  10. Mendapat rahmat dari Allah

Demikianlah informasi mengenai Infak dan Sedekah yang perlu Anda pahami. Sudahkah Anda menunaikan amalan sunah tersebut?

Semoga informasinya bermanfaat, boleh di share kepada orang-orang tersayang untuk bisa saling mengingatkan dalam kebaikan.

Jangan lupa kunjungi situs blog Evermos untuk membaca artikel menarik lainnya.

 

 

 

 

 

 

Related Posts