Home » Ada Hikmah Dibalik Jatuhnya Pesawat Terbang Sriwijaya Air yang Perlu Kita Ketahui

Ada Hikmah Dibalik Jatuhnya Pesawat Terbang Sriwijaya Air yang Perlu Kita Ketahui

by Risma Novianti
0 comment

Beberapa hari kemarin tepatnya hari Sabtu tanggal 9 Januari 2021, Indonesia dilanda duka yang mendalam dengan jatuhnya pesawat terbang Sriwijaya Air SJ 182 CGK-PNG.

Pesawat tersebut terbang dari Jakarta menuju Pontianak dan ketika di perjalanan, pesawat Sriwijaya Air jatuh di Kepulauan Seribu.

Dengan adanya kabar mengenai kecelakaan pesawat Sriwijaya Air tersebut, tentu kita harus meyakini bahwa dibalik setiap musibah yang terjadi pasti ada hikmahnya.

Kabar pesawat jatuh ini menjadi momen duka yang mendalam dan turut dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ada sekitar 56 orang diantaranya penumpang dan awak kabin serta pilot yang menaiki pesawat tersebut.

Baca juga: Amalkan Doa Naik Kendaraan Darat, Udara dan Laut Agar Anda Selamat

Hikmah yang Dapat Diambil dari Kecelakaan Pesawat Ini

Mengingat bahwa segala peristiwa yang terjadi, merupakan kehendak Allah SWT yang pasti selalu ada hikmahnya.

Disini, perlu kita renungi bagaimana manusia bisa menyikapi dan menggali hikmah dibalik musibah tersebut.

Coba bayangkan, para penumpang yang mungkin saat itu bersemangat dari awal proses  pembelian tiket, check in, terbang sampai akhir perjalanan tanpa curiga bahwa ajal sedang menantinya. Ternyata saat itulah waktu terakhir baginya di dunia.

Mereka semua ditakdirkan dalam satu tujuan, satu tempat, satu waktu, tanpa dibedakan ajalnya.

Musibah tidak pernah kita ketahui kapan datangnya dan dimana kejadiannya serta tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Seperti musibah kecelakaan yang menimpa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, tidak ada yang menyangka, hal itu bisa saja terjadi bahkan kru pesawat pun tidak menaruh firasat buruk atas penerbangan mereka kala itu.

Dari peristiwa tersebut tentu menjadi pengingat untuk kita semua, bahwa kematian bisa datang secara tiba-tiba.

Maka dari itu, hikmah yang dapat kita ambil dari kecelakaan ini, kita perlu mempersiapkan kematian dengan:

1. Memperbaiki Kualitas Kehidupan

Pesawat Terbang Sriwijaya Air

Sumber: shutterstock.com

Apabila selama ini kualitas ibadah kita kurang, maka tingkatkanlah. Lakukan segala aktivitas yang kita lakukan dengan hal-hal yang positif.

Selain itu, jadikan aktivitas kita bernilai ibadah di mata Allah. Dengan demikian, ketika dihadapkan dengan kematian, semoga kondisi kita sedang dalam taat pada Allah.

Rasulullah Saw bersabda: “Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat).” (HR. Al Baihaqi)

2. Menambah Khusyu dalam Beribadah

Pesawat Terbang Sriwijaya Air

Sumber: shutterstock.com

Pernahkah Anda ketika melaksanakan shalat merasa kurang khusyu? Terkadang mungkin merasa terburu-buru saat shalat, atau gerakan shalatnya kurang sempurna?

Sepatutnya kita melaksakan shalat dengan sungguh-sungguh atau kekhusyuan penuh. Lakukan komunikasi yang baik pada Allah lewat ibadah shalat serta diakhiri dengan doa.

Salah satu cara untuk khusyuk dalam shalat adalah dengan memperbanyak mengingat kematian sebagaimana sabda Nabi SAW:

“Ingatlah kematian dalam salatmu karena jika seseorang mengingat mati dalam salatnya, maka ia akan memperbagus salatnya. Salatlah seperti salat orang yang tidak menyangka bahwa ia masih punya kesempatan melakukan salat yang lainnya. Hati-hatilah dengan perkara yang kelak malah engkau meminta udzur (meralatnya) (karena tidak bisa memenuhinya).” (HR. Ad Dailami)

Baca juga: Daftar 5 Kecelakaan Pesawat di Indonesia Beserta Doa Saat Melihat Kecelakaan

3. Mendorong Kita untuk Memantaskan Diri Menghadapi Kehidupan Akhirat

Pesawat Terbang Sriwijaya Air

Sumber: shutterstock.com

Tentu saha semua orang menginginkan kematian yang baik (husnul khatimah), sehingga bisa terlepas dari siksa kubur dan dibangkitkan dalam keadaan yang baik.

Untuk itu, orang yang banyak mengingat kematian dan peristiwa yang akan dilalui setelah kematian akan selalu berusaha memantaskan dan mempersiapkan diri sebelum menghadapinya.

Bagaimana Cara Kita Menyikapi Musibah Kecelakaan Ini?

Pesawat Terbang Sriwijaya Air

Sumber: shutterstock.com

Cara terbaik saat menyikapi situasi ini adalah dengan mengembalikan seutuhnya kepada Allah SWT.

Allah adalah Dzat yang menghendaki semua peristiwa apapun yang terjadi.

Yakinilah bahwa di balik semua itu ada maksud yang sesungguhnya jauh lebih besar dibandingkan besarnya suatu peristiwa.

Musibah itu rasanya bagaikan mimpi buruk, kenyataan yang pahit bagi keluarga maupun kerabat korban.

Akan tetapi kejadian ini adalah sebuah kenyataan dan fakta serta telah tertulis pada Lauhul Mahfuz. 

Tentu bagi kita sebagai umat yang beragama, turut mengucapkan belasungkawa atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 CGK-PNG.

Kami ucapkan duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan ini, dan turut mendoakan semoga semua amal ibadah atau bahktinya dapat diterima di sisi Allah SWT.

Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kekuatan atas cobaan musibah jatuhnya pesawat in.

Sebagaimana Allah SWT telah menjelaskan dalam Al-Qur’an tentang apabila datang musibah itu datang kepada manusia, maka katakanlah :

الَّذِيۡنَ اِذَآ اَصَابَتۡهُمۡ مُّصِيۡبَةٌ  ۙ قَالُوۡٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّـآ اِلَيۡهِ رٰجِعُوۡنَؕ

Artinya:“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “INNA LILAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)”. (QS. Al-Baqarah : 156)

Marilah kita ambil hikmah dan pembelajaran dari peristiwa jatuhnya pesawat, berlaku juga atas musibah-musibah lainnya.

Hal tersebut merupakan takdir atau kehendak serta ketentuan dari Allah SWT terhadap manusia. Bagaimanapun kita harus mampu menerima ketentuan-Nya.

Demikianlah informasi mengenai hikmah dibalik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air yang dapat kita ketahui.

Semoga orang-orang yang berada dalam pesawat tersebut, meninggal dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin Yarabbal ‘alamiin.

Jangan lupa untuk membaca informasi lainnya hanya di situs blog Evermos. 

 

Related Posts