Inilah Hadits Tentang Silaturahmi Berikut Hikmah & Keutamaannya

Menjalin silaturahmi merupakan suatu kewajiban yang perlu dilakukan oleh setiap umat muslim. Bahkan ada banyak hadits tentang silaturahmi ini yang perlu kita ketahui. Bisa kita simak pada ulasan artikel ini.

Dengan menjalin silaturahmi ini, merupakan salah satu cara mewujudkan ukhuwah islamiyah dan dapat dilakukan dengan cara mengunjungi sanak saudara, dan keluarga.

Namun, ada saatnya silaturahmi menjadi hal yang sulit dilakukan karena berbagai sebab. Misal perbedaan pendapat yang berdampak serius, kompetisi antar keluarga, atau salah pengertian lainnya. Akibatnya silaturahmi menjadi sekadar formalitas yang dilakukan saat momen tertentu.

Maka dari itu, sebagai umat muslim yang baik, hendaknya kita menjalin silaturahmi setiap saat. Berikut hadits-hadits tentang silaturahmi mulai dari perintah hingga keutamaan yang didapatkan.

Baca juga: Inilah 7 Keutamaan Bersedekah yang Perlu Anda Ketahui

Hadits-Hadits Tentang Silaturahmi

Hadits Tentang Silaturahmi
Sumber: google/bersosial

1. Hadits Perintah Silaturahmi

Hadits perintah silaturahmi tercantum dalam hadist yang diceritakan Abu Aiyub Al-Ansari, yaitu:

تَعْبُدُ اللَّهَ لاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلاَةَ، وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَتَصِلُ الرَّحِمَ، ذَرْهَ

Artinya: “Beribadahlah pada Allah SWT dengan sempurna jangan syirik, dirikanlah sholat, tunaikan zakat, dan jalinlah silaturahmi dengan orangtua dan saudara.” (HR Bukhari)

Dalam salah satu haditsnya, Rasulullah SAW juga menejelaskan yang dimaksud silaturahmi, yaitu:

لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ، وَلَكِنِ الْوَاصِلُ الَّذِي إِذَا قَطَعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا

Artinya: “Silaturahmi bukanlah yang saling membalas kebaikan. Tetapi seorang yang berusaha menjalin hubungan baik meski lingkungan terdekat (relatives) merusak hubungan persaudaraan dengan dirinya.” (Hr Bukhari)

2. Hadits Ancaman Pada Orang yang Memutus Silaturahmi

Mereka yang memutuskan tali silaturahmi terancam dosa dan akan mendapatkan balasannya dari Allah SWT. Seperti dalam hadits berikut ini:

مَا مِنْ ذَنْبٍ أَجْدَرُ أَنْ يُعَجِّلَ اللَّهُ تَعَالَى لِصَاحِبِهِ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا – مَعَ مَا يَدَّخِرُ لَهُ فِي الآخِرَةِ – مِثْلُ الْبَغْىِ وَقَطِيعَةِ الرَّحِمِ

Artinya: “Tidak ada dosa yang lebih pantas disegerakan balasannya bagi para pelakunya di dunia -bersama dosa yang disimpan untuknya di akhirat- daripada perbuatan zalim dan memutus silaturahmi.” (HR Abu Daud)

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW mengingatkan ancaman Allah SWT yang akan memutuskan hubungan dengan hamba yang tidak mempertahankan silaturahmi, yaitu sebagai berikut:

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ‏:‏ أَنَا الرَّحْمَنُ، وَأَنَا خَلَقْتُ الرَّحِمَ، وَاشْتَقَقْتُ لَهَا مِنَ اسْمِي، فَمَنْ وَصَلَهَا وَصَلْتُهُ، وَمَنْ قَطَعَهَا بَتَتُّهُ

Artinya: Allah SWT yang Maha Besar dan Maha Kuasa berfirman. “Aku adalah yang Maha Pengasih (Ar-Rahman). Aku membuat ikatan persaudaraan dan memberinya nama dari namaKu. Jika siapa saja mempertahankan ikatan silaturahmi, maka mempertahankan hubungan dengannya. Dan Aku akan memutus hubungan dengan siapa saja yang memutuskan silaturahmi.” (Kitab Al-Adab Al-Mufrad).

3. Hadits Keuntungan Bagi Orang yang Mempertahankan Silaturahmi

Dalam hadits yang diceritakan Abu Huraira, Rasulullah SAW mengatakan Allah SWT akan bersama orang yang mempertahankan silaturahmi:

عَنْ أَبِي، هُرَيْرَةَ أَنَّ رَجُلاً، قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي قَرَابَةً أَصِلُهُمْ وَيَقْطَعُونِي وَأُحْسِنُ إِلَيْهِمْ وَيُسِيئُونَ إِلَىَّ وَأَحْلُمُ عَنْهُمْ وَيَجْهَلُونَ عَلَىَّ ‏.‏ فَقَالَ ‏ “‏ لَئِنْ كُنْتَ كَمَا قُلْتَ فَكَأَنَّمَا تُسِفُّهُمُ الْمَلَّ وَلاَ يَزَالُ مَعَكَ مِنَ اللَّهِ ظَهِيرٌ عَلَيْهِمْ مَا دُمْتَ عَلَى ذَلِكَ ‏

Artinya: Abu Huraira melaporkan seseorang berkata, “Ya Rasulullah SAW, saya punya keluarga yang jika saya berusaha menyambung silaturrahmi maka mereka berusaha memutuskannya. Dan jika saya berbuat baik pada mereka, maka mereka balik berbuat jelek kepadaku dan bersikap acuh tak acuh padahal saya bermurah hati pada mereka.” Rasulullah SAW kemudian menjawab, “Jika seperti yang dikatakan, maka engkau melempar debu panas ke wajah mereka dan tetap di sana atas kehendak Allah SWT. Allah SWT (serta malaikat yang selalu membantu) akan membuatnya terus menang atas mereka selama kamu mengikuti jalan yang baik ini.” (HR Muslim)

Di hadits lain, Rasulullah SAW menjelaskan Allah SWT menjamin kemakmuran (wealth) mereka yang menjalin silaturahmi, yaitu:

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Artinya: “Siapa saja yang senang diberi lebih banyak kemakmuran dan umur panjang, maka dia harus menjalin hubungan baik dengan orangtua dan saudaranya.” (HR Bukhari)

Hikmah Bersilaturahmi

Hadits Tentang Silaturahmi
Sumber: google/bersosial

1. Merekatkan Tali Persaudaraan

Hikmah dan keutamaan silaturahmi yang pertama adalah bisa merekatkan tali persaudaraan. Ya, tentunya sebagai manusia tidak terlepas dari yang namanya salah dan khilaf.

Pasti ada saja masalah dan konflik yang terjadi, bahkan sering kali tanpa sadar Anda menyakiti hati seseorang.

Nah, dengan silaturahmi memberikan hikmah untuk merekatkan ukhuwah dan juga kekerabatan yang mulai pupus atau berkurang.

2. Menambah Empati dan Menjauhi Sikap Egois

Hikmah dan keutamaan silaturahmi berikutnya adalah bisa menambah empati dan menjauhi sikap egois.

Ya, saat sedang bersilaturahmi, Anda perlu membiasakan diri untuk menghargai orang lain, menghormati mereka, mendengarkan cerita dan masalahnya dan hal-hal lainnya.

Untuk itu, silaturahmi secara tidak langsung, kalau dijalankan secara konsisten akan membentuk empati dan menjauhi sikap egois.

3. Memperbanyak Rezeki

Di dalam beberapa hadits mengatakan bahwa dengan bersilaturahmi bisa memperbanyak rezeki.

Tentu saja rezeki ini bisa bersifat langsung ataupun efek yang tidak langsung.

Sebagai contoh, dengan bertemu sahabat, Anda bisa menawarkan produk bisnis, membangun bisnis bersama, atau mendapatkan berkah lainnya dari bersilaturahmi.

4. Memperluas Persaudaraan

Selain itu, dengan bersilaturahmi Anda juga bisa saling mengenal dan memperluas persaudaraan.

Mungkin pada awalnya hanya mengenal satu orang, kemudian akan banyak mengenal sahabat-sahabat atau saudara yang lainnya.

Tanpa adanya silaturahmi, tentu hal ini sulit terjadi. Anda tidak akan mengenal keluarga, sahabat yang lainnya, padahal diketahui bahwa semua umat Islam adalah saudara. Inilah salah satu fungsi dari silaturahmi.

5. Menambah Kekuatan dan Kesatuan Islam

Di dalam Islam, Rasulullah sering kali menyuruh umat Islam untuk saling bersatu agar tidak bercerai berai. Tentu saja, efek silaturahmi kekuatan umat Islam bisa bersatu dan saling bahu membahu.

Bayangkan saja kalau umat Islam hidup individualis dan tidak saling membantu, maka umat Islam bisa bercerai berai dan kesatuan Islam akan terancam. Untuk itulah sangat dibutuhkan untuk saling bersilaturahmi.

Baca juga: Doa Agar Permintaan Dikabulkan Allah SWT | Dari Al-Fatihah Hingga Doa Hajat

Keutamaan Melakukan Silaturahmi

Hadits Tentang Silaturahmi
Sumber: google/bersosial

1. Merupakaan Konsekuensi Iman Kepada Allah SWT

Silaturahmi merupakan tanda-tanda seseorang beriman kepada Allah SWT sebagaimana yang dijelaskan di dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. Rasulullah bersabda:

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”.

2. Dipanjangkan Umur dan Diluaskan Rezekinya

Jika Anda termasuk ke dalam orang yang suka mengunjungi sanak saudaranya, serta menjalin silaturahmi akan dipanjangkan umurnya di diluaskan rezekinya. Hal ini sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Barangsiapa yang senang diluaskan rezeqinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”.

3. Merupakan Bentuk Ketaatan Kepada Allah SWT

Menyambung tali silatrahmi merupakan salah satu hal yang diperintahkan oleh Allah SWT. Maka dengan menjalankan perintahnya, Anda taat kepada Allah SWT.

Selain itu, menjalin silaturahmi juga merupakan salah satu cara meningkatkan akhlak yang terpuji. Allah SWT pun berfirman:

“dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supata dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang buruk”. (QS. Ar-Ra’d : 21).

4. Penyebab Masuk Surga dan Dijauhkan dari Neraka

Hikmah dan keutamaan silaturahmi selanjutnya adalah didekatkan dengan surga dan dijauhkan dari api neraka.

Sebagaimana yang tertera di dalam hadits berikut ini:

“Engkau menyembah Allah SWT dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari dan Muslim).

Selain itu, ada juga dalam satu riwayat:

“Jika dia berpegang dengan apa yang Kuperintahkan kepadanya niscaya ia masuk surga.”

5. Terhubung dengan Allah SWT

Menyambung tali silaturahmi sama dengan menyambung hubungan dengan Allah SWT.

Sebagaimana disebutkan di dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah SWT menciptakan makhluk, hingga apabila Dia selesai dari (menciptakan) mereka, rahim berdiri seraya berkata: ini adalah kedudukan orang yang berlindung dengan-Mu dari memutuskan. Dia berfirman: “Benar, apakah engkau ridha jika Aku menyambung orang yang menyambung engkau dan memutuskan orang yang emmutuskan engkau?” Ia menjawab: Iya. Dia berfirman: “Itulah untukmu”.

Bagaimana, setelah tahu perintah dan keutamaan dari silaturahmi, sudahkah Anda menyadari bahwa silaturahmi itu sangat penting dan memiliki banyak keutamaannya?

Semoga kita semua bisa tersadarkan dan bisa menjalin silaturahmi dengan siapapun untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa untuk bersilaturahmi kepada keluarga, saudara, kerabat sehingga hubungan diantaranya akan semakin diberkahi oleh Allah. Aamiin Ya Rabbal’alamiin.

Untuk membaca artikel tentang hadits dan doa lainnya, bisa Anda simak di situs blog Evermos. 

×
slot88