Cara Menulis Daftar Pustaka Nama Pengarang 2 Orang atau Lebih, Simak Contohnya!

Masih bingung bagaimana cara menulis daftar pustaka nama pengarang 2 orang atau lebih? Artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai penulisan daftar pustaka.

Daftar pustaka adalah salah satu komponen penulisan sebuah makalah, buku, artikel ilmiah, dan karya tulis lainnya.

Dalam kaidah penulisan yang baik dan benar, ada perbedaan cara menulis daftar pustaka nama pengarang 2 orang, 1 orang, ataupun lebih dari 2 orang penulis. 

Pemahaman cara menulis daftar pustaka yang benar adalah aspek penting bagi seorang penulis. Sebab, ini berkaitan dengan keaslian sumber dari informasi yang tercantum dalam karya tulisnya. 

Oleh karena itu, mari simak cara menulis daftar pustaka pengarang 2 orang dan berbagai tipe jumlah pengarang lainnya, serta kaidah penulisan yang benar, berikut ini. 

Baca juga: Mudah! Ini 6 Cara Membuat Makalah yang Baik dan Benar.

Struktur Penulisan Daftar Pustaka yang Benar

cara menulis daftar pustaka nama pengarang 2 orang
Sumber: Blog Evermos

Dalam kaidahnya, penulisan daftar pustaka yang benar adalah dengan mengacu pada struktur yang berurutan sebagai berikut.

1. Nama Penulis dalam Daftar Pustaka

Ketentuan penulisan nama penulis dalam daftar pustaka adalah sebagai berikut:

  • Nama penulis diletakkan di paling depan atau paling awal.
  • Mencantumkan nama belakang dari penulis pertama terlebih dahulu, atau nama penulis di balik.
  • Setelah menulis nama belakang penulis, lalu beri tanda koma (,) dan cantumkan nama depan dan tengah penulis jika ada.
  • Jika penulis hanya satu orang, maka nama penulis pertama dibalik antara nama depan dan belakang.
  • Jika penulis lebih dari satu orang, maka hanya penulis pertama yang tulisan namanya di balik antara nama depan dan belakang, sedangkan 2 penulis lainnya tidak.

Selain daftar pustaka, kata pengantar dalam karya tulis juga penting untuk dipahami. Simak penjelasan disini: 10+ Contoh Kata Pengantar Makalah, Proposal yang Bagus.

2. Tahun Terbit 

Selanjutnya penulisan tahun terbit pada daftar pustaka buku terletak pada urutan kedua setelah nama penulis.

Cek secara detail mengenai tahun terbit buku, sebab ada beberapa buku yang menjadi cetakan kedua, ketiga, ataupun terakhir yang memiliki perbedaan tahun terbit. 

Penulisan tahun terbit ini, bisa dengan menggunakan tanda kurung, misalnya (2023) atau hanya menggunakan tanda titik (.) saja di sebelum dan setelah angka tahun tersebut. 

3. Judul Buku 

Judul buku dalam daftar pustaka ditulis dengan lengkap, termasuk jika sumber berasal dari artikel jurnal, makalah, hingga sumber lainnya.

Format penulisan judul buku pada daftar pustaka adalah dengan tulisan miring (italic).

4. Kota dan Nama Penerbit 

Urutan terakhir adalah kota dan nama penerbit. Dalam penulisan daftar pustaka antara tempat terbit dan nama penerbit diberi tanda titik dua (:).

Jika sumber tersebut tidak memiliki keterangan kota, maka Anda dapat mengosongkan bagian kota dan langsung mencantumkan nama penerbit.

Selain itu, pastikan setiap urutan struktur di atas, Anda mencantumkan tanda titik (.) sebagai pembatas antara nama penulis, tahun terbit, judul buku, serta nama kota dan penerbit. 

Cara Menulis Nama Pengarang Pada Daftar Pustaka

cara menulis daftar pustaka nama pengarang 2 orang
Sumber: freepik.com

1. Cara Menulis Daftar Pustaka 1 Orang

Sesuai dengan penjelasan nama pengarang atau penulis di atas, apabila pengarang hanya terdiri dari 1 orang maka cukup dengan membalikkan nama depan dan belakang dari pengarang. 

Misalnya, jika nama pengarang adalah Andika Mahardika, maka penulisan di daftar pustaka menjadi Mahardika, Andika. 

Namun, apabila nama penulis terdiri dari 3 suku kata atau lebih, misalnya seperti Susanto Mawardi Norman, maka penulisannya menjadi Norman, Susanto Mawardo. 

Baca juga: Cara Penulisan Alamat Surat yang Benar adalah dengan Memperhatikan 6 Aspek, Simak Disini!

2. Cara Menulis Daftar Pustaka Nama Pengarang 2 Orang dan 3 Orang 

Cara menulis daftar pustaka dari buku 2 penulis atau 3 penulis, maka cantumkan seluruh nama penulis.

Adapun penulisannya dengan dengan membalikkan nama depan dan belakang dari penulis pertama. 

Nama penulis kedua dan atau ketiga tidak balikkan, serta antara kedua atau ketiga nama tersebut menggunakan kata penghubung “dan”. 

a. Cara Menulis Daftar Pustaka Nama Pengarang 2 Oorang

Berikut ini contoh cara menulis daftar pustaka jika penulisnya 2 orang:

Penulis Pertama: Hardani Widya 
Penulis Kedua: Susan Rahmawati 

Maka, penulisannya adalah sebagai berikut: Widya, Hardani dan Susan Rahmawati. 

b. Contoh Penulisan Daftar Pustaka 3 Orang

Penulis Pertama: Hardani Widya 
Penulis Kedua: Susan Rahmawati 
Penulis Ketiga: Rizal Ramadhan 

Maka, penulisannya adalah sebagai berikut: Widya, Hardani, Susan Rahmawati dan Rizal Ramadhan. 

3. Cara Menulis Daftar Pustaka Jika Penulisnya Banyak

Adapun apabila daftar pustaka lebih dari 2 orang penulis atau pengarang lebih dari 3 orang, maka penulisannya adalah dengan hanya mencantumkan nama penulis pertama.

Lalu menambahkan “dkk” (dan kawan-kawan) atau “et.all” (untuk sumber asing) di belakang nama penulis pertama. 

Berikut contohnya: Widya, Hardani dkk. Atau Widya, Hardani et.all. 

Contoh Penulisan Daftar Pustaka yang Benar

cara menulis daftar pustaka nama pengarang 2 orang
Sumber: freepik.com

Mengacu pada penjelasn di atas, berikut ini adalah contoh penulisan daftar pustaka yang benar. 

1. Contoh Menulis Daftar Pustaka dari Buku

Judul: Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar
Penulis: Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph. D. 
Tahun Terbit: 2008
Penerbit: PT Remaja Rosdakarya
Nama Kota: Pontianak
Tahun Terbit: 2008

Maka, penulisan daftar pustakanya adalah sebagai berikut: 

Mulyana, Deddy. (2008). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Pontianak: PT Remaja Rosdakarya

2. Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal 

Judul Jurnal: Pengaruh Kepribadian dan Pengambilan Keputusan Terhadap Komitmen Organisasi: Studi Kausal Terhadap Guru SMA di Keuskupan Agung, Jakarta. 
Penulis Jurnal: Rikardo Siarmata
Tahun Terbit: 2014
Penerbit Jurnal: Jurnal Manajemen Pendidikan
Halaman yang di kutip: 100-105.

Maka, penulisan daftar pustakanya adalah sebagai berikut: 

Siarmata, Rikardo. (2014). Pengaruh Kepribadian dan Pengambilan Keputusan Terhadap Komitmen Organisasi: Studi Kausal Terhadap Guru SMA di Keuskupan Agung, Jakarta: Jurnal Manajemen Pendidikan, 100-105. 

3. Contoh Daftar Pustaka dari Berita Online

Nama situs: Dinas Kominfo Sumatera Barat 
Tahun terbit artikel: 2021
Judul artikel: Capaian Vaksinasi Covid 10 Dosis 1 di Kota Bukittinggi Nomor Dua Tertinggi di Sumatera Barat. 
Domain website: Bukittinggi.go.id
URL Artikel: http://www.bukittinggikota.go.id/berita/capaian-vaksinasi-covid-19-dosis-i-di-kota-bukittinggi-nomor-dua-tertinggi-di-sumatera-barat

Maka, penulisan daftar pustakanya adalah sebagai berikut: 

Dinas Kominfo Sumatera Barat. (2021). Capaian Vaksinasi COVID 19 Dosis I di Kota Bukittinggi Nomor Dua Tertinggi di Sumatera Barat. Bukittinggikota.go.Id. http://www.bukittinggikota.go.id/berita/capaian-vaksinasi-covid-19-dosis-i-di- kota-bukittinggi-nomor-dua-tertinggi-di-sumatera-barat

Kesimpulan Cara Menulis Daftar Pustaka 2 Pengarang atau Lebih

Berdasarkan penjelasan di atas, maka kesimpulannya adalah cara menulis daftar pustaka berbeda tergantung jumlah penulisnya, berikut penjelasannya:

  • 1 penulis: cantumkan nama lengkap pengarang dengan membalikkan nama depan dan belakang.
  • 2 – 3 penulis: hanya membalikkan nama depan dan belakang dari penulis pertama, sedangkan penulis 2 dan 3 tidak dibalik.
  • Lebih dari 3 penulis: hanya mencantumkan nama penulis pertama lalu ditambahkan “dkk” atau “et.all”.

Demikianlah penjelasan mengenai penulisan daftar pustaka untuk nama pengarang di artikel ini.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda, dan jangan lupa untuk simak artikel menarik lainnya hanya di blog Evermos.

Selain itu, Anda juga bisa mengunjungi Evermos untuk mendapatkan penawaran berpenghasilan tanpa modal melalui bisnis reseller Evermos.

Atau klik tombol di bawah ini untuk registrasi secara gratis!

YUK, GABUNG DISINI!

Buka Usaha Jadi Reseller (Daftar Gratis)