Hari Tasyrik Idul Adha: Arti, Makna, dan Keutamaannya, Wajib Tahu!

Hari tasyrik Idul Adha – Tahun ini perayaan Idul Adha atau 10 Dzulhijjah jatuh pada 10 Juli 2022. Hal itu seperti yang disampaikan oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Sebelumnya pada kalender hari raya Idul Adha jatuh pada 9 Juli 2022, tetapi pemerintah menetapkan Idul Adha pada 10 Juli 2022.

Hari raya Idul Adha identik dengan pelaksanaan ibadah haji dan pemotongan hewan kurban. Nah, pada momen pemotongan hewan kurban ini adalah momen di mana semua orang bersuka cita.

Karena pada hari itu orang-orang akan memberikan dan ada yang mendapatkan daging dari hewan kurban tersebut.

Berkaitan dengan itu, ada juga yang disebut dengan hari tasyrik pada perayaan Idul Adha. Lantas apa yang dimaksud dengan hari tasyrik Idul Adha? Simak artikel ini sampai selesai, ya.

Apa yang Dimaksud dengan Hari Tasyrik Itu?

hari tasyrik idul adha
Sumber: google.com/bersosial

Menurut buku Dahsyatnya Puasa Wajib dan Sunnah Rekomendasi Rasulullah yang ditulis oleh Amirullah Syarbini dan Sumantri Jamhari, hari tasyrik adalah hari yang diharamkan untuk puasa.

Dengan kata lain hari tasyrik adalah hari untuk makan, minum, dan mengingat Allah. Bagi orang yang mampu secara materi untuk berkurban maka diwajibkan untuk berkurban dan membagikannya kepada orang lain untuk dimakan di hari tasyrik tersebut.

Jadi, jika datangnya hari raya Idul Adha dan hari tasyrik semua orang wajib untuk makan dan minum serta mengingat Allah SWT.

Hari Tasyrik Itu Kapan Jatuhnya?

hari tasyrik idul adha
Sumber: google.com/bersosial

Pada perayaan Idul Adha tahun ini tanggal 10 Dzulhijjah jatuh pada 10 Juli 2022. Maka hari tasyrik secara otomatis jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Juli atau 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Merdeka Ongkir Ke Seluruh Indonesia

Maka sesuai dengan pengertian hari tasyrik, pada tanggal tersebut umat Islam diharamkan untuk berpuasa.

Karena pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah adalah momen sukacita dan saling berbagi kebahagiaan kepada sesama.

Makna Hari Tasyrik Idul Adha

makna hari tasyrik
Sumber: pexels.com

Dalam perayaan Idul Adha dan hari tasyrik Idul Adha, ada banyak makna yang ada di dalamnya. 

Berikut ini adalah makna pada peringatan hari tasyrik bagi umat Islam:

1. Berbagi daging hewan kurban

Hari tasyrik Idul Adha berbarengan dengan pelemparan jumrah di Mina yang dilakukan oleh jemaah haji. 

Dan pada momen ini umat Islam yang mampu untuk berkurban, sangat dianjurkan untuk melakukan kurban baik kambing atau sapi.

Kemudian daging hewan kurban tersebut dibagikan kepada masyarakat yang ada di wilayah tersebut agar bisa menikmati lezatnya daging kurban tersebut.

2. Menikmati makanan dan diharamkan puasa

Selain itu, pada peringatan hari tasyrik umat muslim dianjurkan untuk menikmati hidangan berupa makanan yang lezat.

Maka sangat dilarang atau diharamkan bagi siapapun yang berpuasa pada hari itu. Hal itu karena pada hari tasyrik semua orang Islam harus bisa menghargai dan mensyukuri atas makanan dan minuman yang ada.

3. Meningkatkan kualitas iman

Dengan adanya peringatan hari tasyrik 11, 12, dan 13 Dzulhijjah maka umat Islam berkesempatan untuk meningkatkan kualitas imannya.

Salah satunya adalah dengan cara berdzikir dan berdoa kepada Allah untuk memohon berkah dan rahmat pada hari itu.

Keutamaan Hari Tasyrik Idul Adha

idul adha
Sumber: pexels.com

Selain makna yang bisa diambil dari peringatan hari tasyrik Idul Adha, ada juga keutamaan pada hari itu.

1. Memohon ampunan 

Hari tasyrik merupakan salah satu hari agung yang mana semua orang dapat memohon ampunan kepada Allah atas dosa yang diperbuat.

2. Dekatnya pintu surga

Kemudian hari tasyrik juga merupakan hari yang sangat spesial karena umat muslim akan didekatkan pada kebaikan dunia dan pintu surga.

Maka dengan menyambut gembira perayaan Idul Adha dan hari tasyrik Idul Adha, Anda sama dengan menyambut kebaikan dan surga.

3. Semua doa tidak akan ditolak Allah 

Hari tasyrik Idul Adha adalah waktu di mana semua doa akan dikabulkan dan tak ada yang ditolak oleh Allah SWT.

Hal itu disampaikan oleh Abu Musa Al As’ari r.a. dalam khutbahnya di hari Idul Adha. Beliau mengatakan:

“Pada tiga hari setelah an-nahr itulah yang disebut Allah sebagai ayyamul ma’dudat. Doa pada hari itu tidak akan tertolak, maka berdoalah kamu semua dengan berharap kepada-Nya.”

Jadi selain diharamkan untuk berpuasa, ternyata hari tasyrik juga memiliki makna dan keutamaan yang luar biasa.

Itulah ulasan mengenai hari tasyrik Idul Adha yang sebentar lagi akan kita rayakan bersama-sama. Semoga bermanfaat!

Terus kunjungi situ Blog Evermos untuk mendapatkan artikel islami menarik lainnya. 

Selain itu Anda juga bisa bergabung menjadi reseller Evermos di sini agar bisa berjualan tanpa modal dan mendapatkan banyak keuntungan.

×
slot88