Home » Kumpulan Doa Turun Hujan dan Hadist yang Perlu Anda Amalkan

Kumpulan Doa Turun Hujan dan Hadist yang Perlu Anda Amalkan

by Siti Choerunnisa
0 comment

Saat ini Kita mulai memasuki Musim Hujan. Hujan adalah salah satu keberkahan dari Allah yang kita dapatkan. Maka dari itu, baiknya kita panjatkan doa turun hujan pada Allah SWT agar mendapat keberkahan.

Hujan adalah suatu hal yang patut disyukuri. Karena melalui turunnya hujan setiap makhluk bisa mendapat air sebagai sumber kehidupan.

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS. As-Syuura:28

ﻭَﻫُﻮَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳُﻨَﺰِّﻝُ ﺍﻟْﻐَﻴْﺚَ ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِ ﻣَﺎ ﻗَﻨَﻄُﻮﺍ ﻭَﻳَﻨْﺸُﺮُ ﺭَﺣْﻤَﺘَﻪُ ﻭَﻫُﻮَ ﺍﻟْﻮَﻟِﻲُّ ﺍﻟْﺤَﻤِﻴﺪُ

Artinya: “Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji. ”

Maka dari itu, Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan dalam hadits memberikan kita tuntunan untuk mengamalkan doa turun hujan.

Berikut kami berikan bacaan doa turun hujan untuk bisa anda amalkan.

Baca Juga : Doa Penglaris Dagangan, 1 Ayat yang Ampuh dan Mudah Diamalkan

Kumpulan Doa Turun Hujan dan Hadits yang Perlu Anda Amalkan

1. Doa Turun Hujan

Doa Turun Hujan

sumber : Pexels.com

Doa ini diriwayatkan dalam hadits Bukhari nomor 1032, dari Ummul Mukminin. Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

‘Allahumma shoyyiban nafi’an’.

Artinya : “Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat”

2. Doa Ketika Turun Hujan Lebat

Doa Turun Hujan

sumber : Pexels.com

Doa selanjutnya pernah dibacakan oleh Rasulullah SAW saat turun hujan lebat. Diriwayatkan oleh Hadist Bukhari sebagai berikut,

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya : “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

Baca Juga : Agar Selalu Diberikan Kelancaran, Baca Doa Usaha Lancar Berikut Ini!

3. Doa Ketika Hujan Disertai Angin Kencang

Doa Turun Hujan

sumber : Pexels.com

Imam Muslim meriwayatkan dalam hadistnya doa saat hujan disertai angin kencang yang dibacakan Rasulullah SAW sebagai berikut:

اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَمَا اُرْسِلَتْ بِهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا فِيْهَا وَشَرِّمَا اُرْسِلَتْ بِهِ

Alloohumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih

Artinya: “Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya.”

4. Doa Ketika Hujan Disertai Petir

Doa Turun Hujan

sumber : Pexels.com

Diriwayatkan dalam hadits Imam Malik bahwa Nabi Muhammad SAW pernah membaca doa saat hujan disertai petir seperti berikut ini:

سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Subhaanalladzii yusabbihur ro’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih.

Artinya: “Mahasuci Allah yang dengan memuji-Nya bertasbih lah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepadaNya.”

5. Doa untuk meminta hujan berhenti

Doa Turun Hujan

sumber : Pexels.com

Hujan deras terkadang turun dalam kurun waktu yang panjang bahkan hingga berhari-hari.

Hujan deras juga pernah selama beberapa hari pada zaman Rasulullah SAW. Akibatnya banyak stok makanan membusuk dan akses jalan terputus yang menghambat aktivitas umat.

Rasulullah SAW kemudian memanjatkan doa meminta hujan berhenti pada Allah SWT untuk menolong umatnya. Diriwayatkan Oleh HR Bukhari, berikut adalah doa untuk meminta hujan berhenti:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

Artinya: “Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, sebagian anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR. Bukhari.)

Hadist Tentang Hujan

Doa Turun Hujan

sumber : Pexels.com

Selain doa turun hujan, ada juga beberapa hadits tentang turunnya hujan yang perlu kita ketahui dan amalkan. Berikut adalah kumpulan hadits tentang hujan.

1. Tidak mengeluh atau mencela Ketika hujan turun

Rasulullah SAW Pernah menasihatkan agar kita tidak menyalahkan mahluk yang tidak dapat berbuat apa-apa sebagai kambing hitam saat kita mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai.

Pada Hujan dalam islam berarti bagi kesuburan dan rahmat bagi seluruh alam. Tanpa turunnya hujan, tanah dan mata air jadi mengering hingga banyak tanaman layu dan mati.

Oleh karena itu berhati-hatilah dalam mengucap sesuatu

Maka dari itu, Rasulullah SAW berpesan pada kita untuk tidak mencela hujan dan angin sebagaimana diriwayatkan Dalam sebuah hadits qudsi.

Rasulullah SAW bersabda, Allah Ta’ala berfirman,

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى يُؤْذِينِى ابْنُ آدَمَ ، يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ ، بِيَدِى الأَمْرُ ، أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ

Artinya “Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.” (HR. Bukhari no. 4826 dan Muslim no. 2246, dari Abu Hurairah)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,

لاَ تَسُبُّوا الرِّيحَ

Artinya ”Janganlah kamu mencaci maki angin.” (HR. Tirmidzi no. 2252)

2. Yakin Bahwa Hanya Allah yang dapat Mengatur Hujan

Kita dilarang untuk menyakini adanya kuasa selain Allah yang mampu menurunkan atau memberhentikan hujan. Hal itu merupakan bentuk dari sifat kufur. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist riwayat Bukhari nomor 846 dan Muslim nomor 71 bahwa Rasullulah SAW Bersabda,

أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِى مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ. فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا. فَذَلِكَ كَافِرٌ بِى مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ

Artinya: “Pada pagi hari, di antara hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan ‘Muthirna bi fadhillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), maka ialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan yang mengatakan ‘Muthirna binnau kadza wa kadza'(Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dia lah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang.”

3. Hujan adalah rahmat dan berkah

Hujan adalah rahmat bagi seluruh alam. Maka dari itu terdapat Hadits yang menunjukkan disukainya kita bergembira saat turun hujan Dari Anas radhiallahu ‘anhu mengisahkan:

أَصَابَنَا وَنَحْنُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَطَرٌ، قَالَ: فَحَسَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَوْبَهُ حَتَّى أَصَابَهُ مِنَ الْمَطَرِ، فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ لِمَ صَنَعْتَ هَذَا ؟ قَالَ: لِأَنَّهُ حَدِيثُ عَهْدٍ بِرَبِّهِ تَعَالَى

Artinya:”Kami bersama Rasulullah SAW pernah kehujanan, lalu Rasulullah SAW menyingkap pakaiannya hingga terkena hujan. Kami pun bertanya pada beliau: “Ya Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian ?”. Beliau menjawab: “Dikarenakan hujan ini baru saja diturunkan Rabb-Nya”. [HR. Muslim 898]

4. Berwudhu dengan Air Hujan

Hadits selanjutnya adalah menganjurkan untuk berwudhu dengan air hujan. Yazid bin Al Hadi mengisahkan bahwa saat melihat air hujan mengalir deras Nabi SAW pernah berkata:

اُخْرُجُوا بِنَا إلَى هَذَا الَّذِي جَعَلَهُ اللَّهُ طَهُورًا فَنَتَطَهَّرَمِنْهُ وَنَحْمَدَ اللّهَ عَلَيْهِ

Artinya: “Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan Allah sebagai alat untuk bersuci,” Kemudian kami bersuci dengan air tersebut dan memuji Allah atas nikmat ini.”

Berikut adalah kumpulan doa turun hujan beserta hadits untuk anda amalkan.

Baiknya kita amalkan dan panjatkan do aini kepada Allah SWT sebagaimana dikatakan bahwa hujan adalah waktu yang baik untuk berdoa.

Semoga kita senantiasa dilindungi oleh Allah SWT dan musim hujan ini bisa menjadi berkah dan rahmat bagi seluruh alam.

Untuk membaca kumpulan doa lainnya, bisa Anda akses di Blog Evermos.

Related Posts