Doa Agar Terhindar dari Penyakit Ain yang Berbahaya, Amalkan!

Dalam Islam, ada istilah yang dinamakan penyakit ain. Penyakit ain bisa muncul dari pandangan mata seseorang yang merasa iri dan dengki. Sebagai muslim hendaknya mengetahui doa agar terhindar dari penyakit ain.

Dalam sebuah hadist diriwayatkan, bahwasanya penyakit ain sudah ada sejak zaman dahulu bahkan zaman Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW bersabda, 

“Ain itu benar-benar ada. Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu bisa.” (HR. Muslim no. 2188).

Dapat diketahui bahwa, ain bisa membuat seseorang mengalami sakit.

Sebelum mengetahui doa agar terhindar dari penyakit ain, marilah kita menyimak apa itu penyakit ain untuk mengenal lebih dalam.

Apa itu Penyakit Ain

Doa Agar Terhindar dari Penyakit ain
Sumber: unsplash.com

Selain penyakit jasmani yang ditimbulkan dari dalam, ada pula penyakit tak kasat mata yang bisa berbahaya.

Penyakit tersebut adalah penyakit ain yang ditimbulkan dari pandangan mata yang berkaitan dengan perasaan hati yaitu iri dan dengki.

Ain juga bisa membuat seseorang menjadi sakit atau lebih parahnya lagi hingga meninggal dunia.

Mengutip dari NU Online, ada dua jenis penyakit ain.

Ain pertama yaitu pandangan dari orang yang dalam hatinya terdapat rasa iri, dengki dan ingin mencelakai orang yang dipandangnya. 

Berikutnya ain yang kedua adalah ain yang timbul dari pandangan kekaguman atau ketakjuban dari orang yang tidak disertai dengan berdzikir pada Allah SWT.

Doa Agar Anak Terhindar dari Penyakit Ain

Doa Agar Terhindar dari Penyakit ain
Sumber: unsplash.com

Inilah doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW agar anak terhindar dari bahaya pandangan ain mengutip dari NU Online.

#1

U‘idzuka bikalimatillahit tammati min kulli syaithanin, wa hammatin, wa min kulii ‘ainin lammah. Allâhumma barik fihi, wa la tadhurrah.

Artinya: Aku menyerahkan perlindunganmu dengan kalimat Allah SWT yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata/serangga, dan segala pengaruh mata jahat. Tuhanku, turunkan keberkahan-Mu pada anak ini. Jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka.

#2

Doa agar terhindar dari penyakit ain berikutnya adalah doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW,

Allahumma inni as-aluka al-afiyah fid dunya wal akhirah, allahumma inni as-asluka al-‘afwa wal afiyah fii dini wadunyaya wa ahlî wa malii, allaahumma-stur ‘auraatii wa aamin rau‘aatii

 Artinya,”Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut,”.

Amalkan doa tersebut sebanyak 2 kali dalam sehari yaitu pada pagi dan sore hari.

#3

Surat dalam Al-Quran juga ada yang bisa menjadi bacaan doa agar terhindar dari penyakit ain yaitu Surat Al-Falaq, An-Naas, Al-Ikhlas, Al-Fathihah dan ayat kursi.

Bacalah surah tersebut bersamaan dengan doa kedua yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Lalu apa saja ciri-ciri dan gejala yang ditimbulkan dari penyakit ain?

Ciri-Ciri dan Gejala Penyakit Ain

Doa Agar Terhindar dari Penyakit ain
Sumber: unsplash.com

Tanda gangguan penyakit ain menurut Syaikh Abdul Aziz As-Sadhan hafidzahullahu Ta’ala adalah berbentuk seperti berikut.

  1. Sakit kepala yang berpindah-pindah,
  2. Nafsu makan lemah, 
  3. Sering berkeringat dan dorongan buang air kecil besar,
  4. Mati rasa,
  5. Wajah pucat,
  6. Detak jantung yang cepat dan tidak beraturan,
  7. Rasa sakit berpindah dari bawah punggung dan bahu,
  8. Panas atau dingin di sekitar anggota badan,
  9. Bersedih dan merasa sesak di dada,
  10. Diam atau malas bergerak, 
  11. Perilaku emosional berlebihan,
  12. Berkeringat di malam hari,
  13. Ketakutan tidak wajar,
  14. Sering bersendawa,
  15. Menguap atau terengah-engah,
  16. Adanya masalah kesehatan tertentu tanpa ada sebab-sebab medis yang diketahui,
  17. Terlalu banyak tidur.
  18. Menyendiri atau suka mengasingkan diri.

Penyebab Penyakit Ain

Beberapa orang dalam pandangannya memiliki kekuatan, oleh sebab itu dapat menimbulkan penyakit ain bagi orang yang dilihatnya.

Allah SWT berfirman kepada hamba-Nya untuk menghindari bahaya dan dampak buruk dari hasad.

Firman tersebut terdapat dalam surat Al-Falaq ayat 5 seperti berikut,

“… dan dari keburukan orang yang hasad.”

Penyebab dari penyakit ain ini datang karena adanya sifat hasad atau perasaan iri dan dengki atas nikmat dimiliki oleh orang lain.

Hingga menimbulkan tatapan yang penuh kebencian pada orang tersebut.

Hal inilah kemudian dapat menyebabkan berbagai gangguan ain yang mengancam kesehatan hingga kematian seseorang.

Dan sebaliknya apabila orang tersebut merasa kagum terhadap orang lain bisa menimbulkan penyakit ain bagi orang yang dikaguminya tersebut.

Cara Agar Menghindari Penyakit Ain Bagi Orang Lain dan Diri Sendiri

Doa Agar Terhindar dari Penyakit ain
Sumber: unsplash.com

1. Meminta Perlindungan dari Allah SWT

Supaya diri terhindar dari penyakit ain adalah dengan senantiasa meminta perlindungan dari Allah SWT.

Karena, bisa saja diantara kita yang tidak sadar telah memberikan penyakit ain kepada saudaranya atau kerabatnya.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda,

“Jika seorang dari kalian melihat pada diri saudaranya suatu hal yang menakjubkan maka doakanlah keberkahan baginya, karena ‘ain itu benar adanya.” (QS. An Nasa-i No.10872 dishahihkan Al Albani dalam Shahih An-Nasa-i).

2. Menghilangkan sikap hasad, iri dan dengki

Kemudian, sebagai cara menghindari penyakit ain lainnya adalah dengan menghilangkan perasaan iri dan dengki.

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” (QS. An Nisa’: 32).

3. Menghindari Sikap Suka Pamer dan Berhias Diri

Perlu diketahui, penyakit ain bisa menjangkau dari mana saja, bahkan ketika tidak bertemu dengan orang tersebut.

Bayangkan jika penyakit ain bisa timbul dari foto diri yang kita upload ke media sosial.

Atau mungkin ada foto istri/suami, anak-anak yang menimbulkan datangnya pandangan dari orang lain.

Rasulullah SAW pernah bersabda tentang hal ini,

“Sungguh Allah mewahyukan kepadaku agar kalian saling merendah diri agar tidak ada seorang pun yang berbangga diri pada yang lain dan agar tidak seorang pun berlaku zalim pada yang lain” (HR. Muslim no. 2865).

4. Meningkatkan keimanan dengan melakukan perintah dan jauhi larangan-Nya

Cara menghindari penyakit ain selanjutnya adalah dengan menjaga dan memelihara kewajiban sebagai muslim dan menjauhi larangan-Nya.

Kita juga dianjurkan untuk bertaubat dari dosa-dosa dan kesalahan dengan melakukan amalan-amalan shaleh.

Selain itu bentengi diri dengan perbanyak dzikir dan doa-doa, serta ta’awudz atau doa perlindungan yang di syariatkan.

Cara Mengobati Penyakit Ain Pada Diri Kita

Ketika kita merasa penyakit ain telah menjangkiti diri dan mempengaruhi kesehatan, sebaiknya pertama kali dilakukan adalah bersabar.

Sebab apa yang sudah terjadi adalah sudah dengan seizin-Nya.

Hendaknya kita juga mengatasi penyakit ain tersebut dengan cara mengobati penyakit ain diantaranya:

1. Mandi bekas air wudhu yang menyebabkan ain

Cara mengobati penyakit ain berikut sudah ada sejak pada zaman Nabi Muhammad SAW.

Dikisahkan pada masa itu Sahl terkena ‘ain, yang kemudian Rasulullah SAW memerintahkan Amir bin Rabi’ah untuk berwudhu.

Kisah tersebut juga tercantum dalam hadist yang shahih,

فَأَمَرَ عَامِرًا أَنْ يَتَوَضَّأَ، فَغَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ، وَرُكْبَتَيْهِ وَدَاخِلَةَ إِزَارِهِ، وَأَمَرَهُ أَنْ يَصُبَّ عَلَيْهِ

“Lalu Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam memerintahkan Amir untuk berwudhu. Amir membasuh wajah dan kedua tangannya hingga sikunya, dan membasuh kedua lututnya dan bagian dalam sarungnya. Lalu Nabi memerintahkannya untuk menyiramkannya kepada Sahl” (HR. An Nasa’i no. 7617, Ibnu Majah no. 3509, Ahmad no. 15980, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).

Dari Aisyah radhiallahu’anha, ia berkata :

كانَ يُؤمَر العائِنُ، فيتوضّأُ، ثم يَغْتَسِلُ منه المَعِينُ

“Dahulu orang yang menjadi penyebab ‘ain diperintahkan untuk berwudhu, lalu orang yang terkena ‘ain mandi dari sisa air wudhu tersebut” (HR Abu Daud no 3885, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no.2522).

2. Mandi dari bekas air mandi orang menyebabkan ‘ain

Selain berwudhu menggunakan air bekas orang yang menyebabkan ‘ain, cara mengobati penyakit ain berikutnya adalah dengan mandi dari bekas air orang yang menyebabkan ain.

Hal ini disebutkan dalam hadits shahih dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda,

العين حق ولو كان شيء سابق القدر لسبقته العين ، وإذا استغسلتم فاغسلوا

“‘Ain itu benar adanya. Andaikan ada perkara yang bisa mendahului takdir, maka itulah ‘ain. Maka jika kalian mandi, gunakanlah air mandinya itu (untuk memandikan orang yang terkena ‘ain)” (HR. Muslim no. 2188).

3. Ruqyah Diri

Cara mengobati penyakit ain yang terakhir adalah dengan meruqyah syar’iyyah yaitu dengan membacakan doa.

Hal ini sebagaimana dicontohkan ketika Rasulullah SAW merasakan sakit, beliau diruqyah oleh Jibril dengan doa berikut.

باسْمِ اللهِ يُبْرِيكَ، وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيكَ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إذَا حَسَدَ، وَشَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ

bismillahi yubriik, wa min kulli daa-in yasyfiik, wa min syarri haasidin idza hasad, wa syarri kulli dzii ‘ainin

Artinya: “(dengan nama Allah yang menyembuhkanmu. Ia menyembuhkanmu dari segala penyakit dan dari keburukan orang yang hasad dan keburukan orang yang menyebabkan ‘ain)” (HR. Muslim no.2185).

Itulah ulasan mengenai doa agar terhindar dari penyakit ain, semoga Allah SWT menjaga diri kita dari penyakit ‘ain.

Bagi Anda yang mencari bisnis modal minim langsung dari HP, bisa bergabung di Evermos.

Raih beragam penawaran menarik lainnya dan dapatkan keuntungan jutaan rupiah per bulannya 🤑

×