8 Cara Menanam Seledri, Bisa Praktikan Sekarang Juga

Sebagai bumbu dapur dan bahan tambahan pada masakan, Anda tentunya mengetahui tumbuhan hijau nan kecil satu ini. Namun tidak banyak orang tahu cara menanam seledri dengan tepat.

Anda perlu untuk mengetahui langkah-langkah apa saja yang Anda perlukan untuk memulai bercocok tanam bumbu dapur masakan tersebut. Sehingga Anda dapat memanen tanaman seledri dengan kualitas yang baik dan subur.

Cara Menanam dan Merawat Tanaman Seledri

Cara Menanam Seledri
Sumber: pexels.com

Sebagai tanaman yang tumbuh subur di dataran tinggi baik di dataran rendah. Ini unik, sehingga Anda bisa menerapkan bercocok tanam dimana saja.

Jika Anda sering membeli seledri, maka tidak perlu repot untuk membeli bibitnya di pasar maupun toko-toko bibit yang menyediakan khusus bercocok tanam.

Karana manfaatnya akan kaya bagi manusia, tak terkecuali bagi seluruh bagian tanaman tersebut Anda sangat bisa untuk menanamnya sekaligus, lho.

Berikut adalah langkah-langkah untuk menanam seledri, 

Udah coba berbagai usaha bisnis namun penghasilan tak kunjung datang juga? Coba yuk, aplikasi reseller nomor satu di Indonesia yaitu Evermos.

DAFTAR DISINI SEKARANG

1. Menyiapkan Seledri yang Ditanam

Cara Menanam Seledri
Sumber: pexels.com

Misal, Anda menemukan batang seledri di dapur selesai untuk memotong dan mempergunakannya sebagai penyedap rasa sayur sup Anda. Tunggu dulu, jangan Anda buang batang tersebut karena bagian ini cocok Anda gunakan untuk menanam seledri tersebut.

Untuk pemilihan bibit terbaik, bisa Anda gunakan batang ukuran besar dan masih segar sehingga seledri dapat tumbuh subur kembali.

2. Menyiapkan Media Untuk Menanam

Kemudian, Anda bisa menggunakan dari media yang kecil terlebih dahulu seperti pot tanaman. Namun perlu Anda ingat, hal yang harus Anda perhatikan ketika menanam seledri adalah tanaman tersebut memerlukan pasokan air yang stabil. 

Jadi, sering-seringlah untuk mengecek dan melakukan penyiraman pada tanaman tersebut!

Oleh karena itu, Anda memerlukan pot atau wadah yang dapat diisi dengan air, hingga menggenangi permukaan batang tanaman seledri.

3. Menanam Seledri di Wadah/ Pot 

Cara Menanam Seledri
Sumber: pexels.com

Langkah selanjutnya ketika Anda sudah menyiapkan wadah adalah dengan mempersiapkan tanah kaya akan material organik. Seledri membutuhkan asupan nutrisi yang banyak, serta pemupukan yang baik.

Ini bisa Anda lakukan dalam masa pertumbuhan seledri agar Anda bisa mendapatkan hasil panen seledri yang tumbuh subur, sehat dan melimpah.

Kemudian, masukkan batang seledri dan tempatkan di wadah kecil atau gelas kecil berisi air, pastikan juga air tersebut merendam batang seledri hingga 3 cm.

4. Perawatan Tanaman Seledri

Cara Menanam Seledri
Sumber: pexels.com

Pada masa pertumbuhannya, selain informasi mengenai pasokan air yang harus cukup Anda harus mengetahui bahwa seledri hanya dapat tumbuh di tempat udara yang sejuk saja. 

Masa pertumbuhan seledri adalah sekitar empat bulan, oleh karena itu Anda harus rutin untuk memperhatikan perawatan tanaman seledri.

Untuk penyiramannya, Anda lakukan setiap pagi dan sore hari. 

Masa penyiramannya ini diturunkan dan cukup dilakukan sebanyak 2-3 kali per minggu, dengan catatan tidak perlu berlebihan.

Baca juga Inilah 6 Usaha Yang Berhubungan Dengan Pertanian Patut Dicoba!

5. Pemupukan Tanaman Seledri

Cara Menanam Seledri
Sumber: pexels.com

Kemudian ketika memberi pupuk, perlu Anda perhatikan langkah ini dengan baik.

Jika Anda membudidayakan seledri secara organik, Anda bisa menggunakan pupuk organik cair untuk hasil yang sangat efektif.

Jangan khawatir untuk mendapatkannya dari mana, Anda bisa mencari supplier bahan-bahan tersebut ke toko pertanian, atau Anda bisa membuatnya sendiri.

Untuk langkah-langkah pembuatan pupuk organik dengan cepat dan mudah, bisa Anda lihat ke langkah selanjutnya.

Bagi Anda yang ingin bisa berbisnis dari nol rupiah, reseller tanpa modal? Yuk gabung jadi reseller Evermos sekarang juga.

YUK, GABUNG DISINI!

6. Membuat Pupuk Organik Cair

Bahan yang Anda perlukan dalam membuat pupuk organik cair yaitu dengan sisa buah-buahan yang Anda miliki dari limbah rumah tangga Anda. Anda juga bisa menggunakan opsi lain seperti sisa air beras, kotoran dari hewan ternak, dan sisa sayuran.

Bahan dan Peralatan:

  • 100 gram kulit dan sisa buah-buahan
  • 1L air
  • Bubuk fermentasi atau EM4 sebenyak 1 tutup botol
  • 20 gram gula pasir
  • Pisau
  • Talenn
  • 1,5 liter botol air sebanyak 1 buah.

Cara Pembuatan Pupuk Organik Cair:

  • Potong-potong kecil kulit serta sisa buah-buahan
  • Larutkan gula pasir kedalam air botol dengan takaran sedikit
  • Masukkan kulit buah, EM4 dan sisa air ke dalam wadah botol
  • Kocok hingga semua bahan menyatu
  • Tutup ketat botol, simpan di tempat yang sejuk
  • Lewat 1 hari, buka tutup botol agar dapat membuang gas, kemudian tutup tidak rapat
  • 14 hari kemudian pupuk dapat dipanen, dengan ciri aroma kuat seperti tape.

Cara memberi pupuknya adalah dengan menyiapkan sekitar 10 ml pupuk cair yang dicampur dengan 1 liter air, lalu siramkan secara merata.

daftar reseller evermos gratis

7. Pembasmian Hama Pada Tumbuhan Seledri

Cara Menanam Seledri
Sumber: pexels.com

Bagi Anda yang sedang menanam seledri pada skala yang besar, tentunya tidak jarang Anda menemukan hama yang menempel pada tanaman yang Anda sayangi itu.

Sayang kan, sudah Anda tanam dirawat dan menjaganya sebaik mungkin tetapi hasil panen tersebut bisa-bisa habis menjadi konsumsi hama.

Oleh karena itu, ketika Anda menemukan hama yang menempel pada tanaman tersebut, cukup semprotkan dengan pestisida organik, selain ramah lingkungan, kualitas pada tanaman pun tetap terjaga.

Bosan dengan cara usaha yang memerlukan modal luar biasa?

Ingin coba berbisnis dari layar hp di tangan Anda sendiri sambil rebahan? Bisa!

MULAI JUALAN SEKARANG

Mulai jualan sekarang bersama reseller lainnya, dapatkan komisi sebanyak-banyaknya!

8. Masa Masa Panen Tanaman Seledri

Cara Menanam Seledri
Sumber: pexels.com

Setelah Anda merawatnya dengan baik, menyiraminya secara rutin, dan memberi pupuk secara berkala, kemudian tibalah masa-masa yang paling ditunggu. Apalagi kalau bukan panen seledri.

Tunggu dulu, sebelumnya Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa saja sih ciri-ciri tanaman seledri sehingga sudah bisa untuk Anda panen.

Masa panen ini ternyata dapat Anda lihat setelah menanamnya dalam kurun waktu 60-70 hari. Kemudian panen dapat dilakukan jika tanaman sudah mencapai tinggi dengan 20-30 cm.

Pada pagi hari pukul 7-9 atau sore harinya pada puku 4-6 ini merupakan waktu yang tepat bagi Anda untuk memanen seledri.

Cukup dengan memotong bagian batangnya saja, sisakan bonggolnya, agar seledri bisa memicu pertumbuhan yang baru. Cara ini efektif dan Anda tidak perlu repot untuk melakukan tanam ulang. Wah, praktis, ya!

Kemudian, hasil panen bisa Anda nikmati sebagai bumbu dapur dan bahan pelengkap masakan Anda dirumah bersama keluarga, atau bisa Anda hadiahkan kepada kerabat-kerabat serta saudara yang Anda sayangi.

Ini juga bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin memulai usaha pertanian dengan bercocok tanam seledri, lho. Jangan lupa juga untuk mencabut tanaman tersebut hingga akarnya dan bersihkan ketika ingin Anda distribusikan ke pasaran.

Itu dia langkah-langkah yang tepat dalam cara merawat seledri yang baik dan benar, semoga dapat bermanfaat, ya!

Nantikan artikel yang terbaru, menarik dan informatif lainnya hanya di blog Evermos.

×