Kultum : Tahapan Cara Membersihkan Hati | Istighfar dan Introspeksi Diri

cara membersihkan hati

Cara Membersihkan Hati — Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah pada hari ini kita telah memasuki bulan Ramadan Hari ke Delapan. Sambil menunggu waktu berbuka puasa Anda, alangkah baiknya kita menyimak kultum (kuliah tujuh menit) atau dakwah yang disampaikan oleh Ustadzah Aisyah Farid Bsa ini.

Bahasan kultum kali ini yaitu tentang “Tahapan Cara Membersihkan Hati” yang bisa mengingatkan kita Untuk selalu istighfar dan khusnudzon terhadap sesama

Untuk itu, Yuk, langsung simak ulasannya pada artikel berikut ini. Untuk Video lengkapnya, Anda bisa menonton di Channel Youtube Evermos. Jangan Lupa subscribe, ya!




Cara Membersihkan Hati

cara membersihkan hati

sumber : shutterstock.com

Jika kita berbicara tentang penjagaan hati, maka kita langsung ingat terhadap sikap khusnudzon, ikhlas, sabar dan tawakal. Ternyata, untuk mencapai semua itu diperlukan proses yang sangat panjang. Tahapan Membersihkan hati ini adalah proses yang panjang.

Untuk kita bisa Membersihkan jiwa itu pelajarannya bukan setahun dua tahun, namun seumur hidup kita terus belajar dan berlatih. Karena tujuannya setan itu ialah menghancurkan jiwa, kesucian jiwa inilai yang ingin dinodai oleh setan. Setan ingin hati kita kotor penuh iri penuh dengki dan keburukan terhadap orang lain.

Baca Juga : Kultum : Indahnya Ditolong Allah | Cara Mendapatkan Pertolongan Allah

Tahapan Membersihkan Hati

Jadi, jika ditanya bagaimana tahapan membersihkan jiwa yaitu dengan istighfar. Istighfar adalah cara paling bagus untuk  mencuci dosa hati.

Selanjutnya, adalah introspeksi dan mawas diri. Kita jangan pernah merujuk dan sibuk melihat kejelekan orang namun arahkan kejelekan itu tertuju pada diri sendiri. Berkacalah dan terapkan pada diri sendiri bahwa “Saya yang belum benar” “saya masih banyak kesalahan”.

Adapun kesalahan orang lain biarlah itu menjadi urusannya sendiri. Lebih condonglah melihat dan berkaca pada kejelekan sendiri daripada kejelekan orang lain.

Jika ingin membersihkan jiwa, maka kurangilah untuk mempedulikan orang lain namun hanya fokus pada dirinya sendiri.

Tidak peduli disini bukan berarti kita memiliki rasa egois, namun semuanya adalah demi kebaikan diri sendiri. Agar kita terhindar dari mengumpat dan menjelekkan orang lain.

InsyaAllah bila kita melaksanakan cara membersihkan hati ini maka nantinya hati kita akan diisi oleh kebaikan seperti hikmah dan ilmu.

Satu hal yang tidak kalah penting ialah ditambah dengan doa. Ya Allah, jadikanlah apa yang tertutup yakni pintu hati ini sholihah. Tidak hanya yang nampak saja yang baik. Namun, hati dan bathin yang tak nampak ini senantiasa diberikan kebaikan dan kecantikan yang lebih. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Demikianlah ulasan mengenai kultum dari Ustadzah Aisyah Farid Bsa mengenai cara membersihkan hati. Semoga dengan adanya kultum ini bisa membuat ibadah puasa kita lancar dan selalu mendapat berkah serta rahmatNya.

Jangan lewatkan rangkaian kultum dengan tema menarik lainnya hanya di situs Blog Evermos.

Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
×