5 Alasan Penting Mengapa Kita Harus Berbaik Sangka Kepada Allah

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sikap yang harus selalu ditanamkan pada diri seorang muslim adalah sikap husnudzan. Husnuzan merupakan salah satu akhlak terpuji yang diajarkan dalam agama Islam, di mana kita harus senantiasa berbaik sangka dan berpikiran baik kepada setiap hal, termasuk diri sendiri, orang lain dan Allah SWT. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai berbaik sangka kepada Allah SWT.

Mengapa kita harus berbaik sangka kepada Allah SWT? Karena manusia dalam hidupnya akan sering berhadapan dengan masalah. Ketika masalah belum bisa selesai, penting untuk kita menjaga prasangka baik.

Adapun anjuran untuk selalu berprasangka baik juga disebutkan dalam  penggalan QS. Al-Hujurat ayat 12.

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اجۡتَنِبُوۡا كَثِيۡرًا مِّنَ الظَّنِّ

“Wahai orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa…”

Dengan kita selalu berbaik sangka kepada Allah SWT, kita juga akan mendapatkan banyak sekali manfaat yang akan kita rasakan.

Berikut ini alasan pentingnya berbaik sangka kepada Allah SWT yang harus Anda ketahui.

Baca juga: Tata Cara dan Doa Sholat Taubat Nasuha | Terlengkap dengan Artinya

 

1. Termasuk dalam Ibadah

Berbaik Sangka Kepada Allah
Sumber: google/bersosial

Islam merupakan agama yang mempermudah umatnya untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT. Berbaik sangka kepada Allah SWT juga merupakan salah satu ibadah yang tentunya akan mendapatkan pahala.

Sebagaimana sabda Rasulullah saw, bahwa, “Sesungguhnya berprasangka baik pada Allah adalah termasuk sebaik-baiknya ibadah.” (HR Abu Daud).

Umat Islam juga telah diajarkan bahwa setiap masalah atau kesulitan hang dihadapi manusia bisa menjadi cara menebus dosa. Maka dari itu, tetaplah senantiasa berprasangka baik pada siapapun, khususnya kepada Allah SWT.

2. Dijauhkan dari Rasa Ketakutan

Berbaik Sangka Kepada Allah
Sumber: pexels.com

Sangat wajar jika manusia memiliki rasa takut yang dialami dalam hidupnya. Namun, ketika kita berprasangka baik kepada Allah SWT, maka secara tak langsung kita akan selalu memohon keselamatan agar terhindar dari ketakutan.

Jadi, ketika dilanda akan ketakutan karena hal apapun. Hendaknya kita meminta pertolongan kepada Allah agar terhindar dari marabahaya.

Jangan merasa takut akan sesuatu hal yang membuat diri kita cemas, khawatir, dan lain sebagainya. Hal ini karena Allah selalu memberikan segala sesuatu apapun yang hamba-Nya harapkan.

3. Untuk Memperbaiki Amal

Berbaik Sangka Kepada Allah
Sumber: unsplash.com

Selain bernilai ibadah, berbaik sangka kepada Allah SWT juga mendorong seseorang untuk terus memperbaiki amal ibadahnya.

Hal ini berkaitan dengan rasa percaya kita kepada Allah, bahwa Dia akan selalu menolong dan memberikan yang terbaik kepada hamba-Nya,.

oleh karena itu, kita harus selalu memohon doa dan ampun kepada Allah.

Jadi, segera perbaiki amal ibadah kita dalam kehidupan sehari-hari. Karena dengan upaya tersebut, Allah akan lebih menyayangi hamba-Nya yang senantiasa ingat dan mau memperbaiki amalan mereka.

Hasan Al-Bashri ra mengatakan bahwa, “Sesungguhnya seorang mukmin ketika berbaik sangka kepada Tuhannya, maka ia akan memperbaiki amalnya. Sementara orang buruk, dia berprasangka buruk kepada Tuhannya, sehingga ia melakukan amal keburukan.” (HR Ahmad).

4. Terhindarkan dari Hal-Hal Buruk di Akhirat

Berbaik Sangka Kepada Allah
Sumber: unsplash.com

Dengan berprasangka baik, hal ini erat kaitannya dengan harapan-harapan yang selalu tumbuh kepada Allah SWT. Seorang Muslim tentu akan selalu mengharapkan rahmat dari Allah SWT.

Selalu tumbuhkan rasa cinta kepada Allah, agar Allah semakin mencintai kita. Dengan begitu Allah pun akan senantiasa menyelamatkan kita di kehidupan dunia maupun akhirat.

Bukankah di kehidupan akhirat pun kita menginginkan dan mengharapkan rahmat dari Allah? Maja, berbaik sangkalah pada-Nya. Harus yakin, bahwa hanya Allah adalah Dzat yang Maha Rahiim.

Dari Fadhalah bin Abid, dari Rasulullah, ia bersabda, “Ada tiga golongan manusia yang tidak akan ditanya di hari kiamat yaitu, manusia yang mencabut selendang Allah. Sesungguhnya selendang Allah adalah kesombongan dan kainnya adalah al-Izzah (keperkasaan), manusia yang meragukan perintah Allah, dan manusia yang putus harapan dari rahmat Allah.” (HR Ahmad, Thabrani dan Al-Bazaar).

Baca juga: Baca Doa Agar Terhindar Dari Fitnah Dajjal Ini Agar Dilindungi Allah SWT

5. Merasa Lebih Dekat dengan Allah SWT

Berbaik Sangka Kepada Allah
Sumber: unsplash.com

Allah SWT selalu dekat dengan hamba-Nya. Bahkan ada ungkapan yang mengatakan bahwa “Allah SWT itu dekat. Bahkan jauh lebih dekat dari urat nadi kita sendiri”.

Oleh karenanya, kita selalu berharap agar senantiasa mendapatkan kecintaan Allah.

Salah satu caranya adalah dengan berprasangka baik kepada Allah SWT, maka kita akan merasa lebih dekat dengan-Nya.

Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT berfirman, ‘Sesungguhnya Aku berdasarkan pada prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku akan selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam hatinya, maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia berzikir mengingat-Ku dalam suatu jemaah, maka Aku akan sebut-sebut dia dalam jemaah yang lebih baik dari mereka. Apabila ia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila ia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Jika ia mendekati-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendekatinya dengan jalan cepat.” (HR. Al-Bukhari).

Nah, itulah beberapa alasan betapa pentingnya kita untuk selalu berprasangka baik kepada Allah SWT.

Begitupula kita harus selalu berhusnudzan pada makhluk Allah lainnya, karena dari berprasangka baik ini akan ada banyak manfaat yang kita rasakan.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda yang membacanya. Jangan lupa untuk selalu berhusnudzan kepada diri sendiri, orang lain, terutama kepada Rabb kita.

Ingin membaca artikel menarik lainnya? Jangan sampai Anda lewatkan, bisa Anda baca di situs blog Evermos.

 

×