Penjelasan Kutipan Utlubul Ilma Minal Mahdi Ilal Lahdi, Patut Tahu!

Pernahkah Anda mendengar salah satu kutipan utlubul ilma minal mahdi ilal lahdi? Dalam Islam, terdapat kutipan-kutipan atau kata-kata mutiara Islam yang dijadikan sebagai salah satu motivasi atau kata kata bijak. 

Kata kata mutiara Islam berikut sudah cukup terkenal di masyarakat luas, serta diucapkan kepada seseorang agar semakin semangat dalam menuntut ilmu tersebut.

Namun, benarkah adanya kutipan tersebut berasal dari hadits yang pernah disabdakan Rasulullah SAW ataukah hanya bersifat palsu belaka?

Simak penjelasan dari kutipan utlubul ilma minal mahdi ilal lahdi dalam ulasan artikel berikut.

Kata Mutiara Utlubul Ilma Minal Mahdi Ilal lahdi

Lalu apa arti dari kata utlubul ilma minal mahdi ilal lahdi? Artinya adalah tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat.

Sedangkan untuk tulisan arab mengenai ungkapan kata kata mutiara Arab tersebut adalah sebagai berikut.

أُطْلُبُ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إلى اللَّهْدِ

Artinya: “Carilah ilmu mulai dari ayunan, hingga liang lahat (kuburan).”

Berdasarkan kutipan tersebut, banyak yang berkata bahwa hadits berikut cukup populer di kalangan muslimin.

Tahrij hadits dari kata “Utlub al-ilma” yang merupakan alih bahasa dari “tuntutlah ilmu”.

Ternyata setelah ditelusuri, kutipan tersebut tidak dapat ditemukan dalam beberapa kitab hadits induk.

Melihat dari maknanya, bahwasanya orang yang berilmu memiliki derajat lebih tinggi ketimbang orang yang tidak mengetahui.

Hal ini juga dijelaskan dalam firman Allah SWT dalam surah Mujadalah ayat 11 berikut.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya:  Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

Penjelasan Mengenai Hadits Menuntut Ilmu

Mengutip dari Islami.co, bahwa terdapat pernyataan yang menjelaskan mengenai status dari kutipan kata-kata mutiara Arab tersebut.

Abu al-Fattah Abu Ghuddah dalam Qimah al-Zaman Inda al-Ulama memberikan penjelasan bahwa hadits yang kita dengar tersebut adalah palsu.

Dikatakan, Abu Ghuddah sama sekali tidak menemukan hadits dengan redaksi yang serupa, serta dalam kitab-kitab hadits.

Maka dari itu, sebagai umat Muslim kita perlu berhati-hati dalam menggunakan kutipan tersebut.

Hanya boleh dipergunakan sebagai salah satu syair motivasi bagi seseorang yang sedang menempuh kerasnya dunia pendidikan.

Bahaya Tentang Hadits Palsu

Mengenai muncul atau beredarnya hadits palsu di masyarakat umat Muslim, Rasulullah SAW memberikan pernyataan dan jaminan tentang masuk neraka.

Berikut di bawah ini adalah kabar mengenai orang-orang yang berbohong atas Nabi mereka,

من كذب علي متعمدا فليتبوأ مقعده من النار

Man kaddzaba ‘alayya muta’ammidan falyatabawwa’ maq’adhu minan-nār

“Setiap orang yang berbohong atas nama nabi, maka ia telah menyiapkan tempatnya di neraka.”

Oleh karena itu, apabila kita menjadikan kutipan tersebut sebagai media dakwah sebaiknya perlu berhati-hati untuk mengenali terlebih dahulu tentang sanad hadits.

Nah, itulah ulasan mengenai utlubul ilma minal mahdi ilal lahdi yang dapat Tim Evermos bagikan, semoga dapat bermanfaat ya!

Sebarkan juga informasi Blog Evermos berikut kepada orang-orang terdekat Anda agar semakin bermanfaat.

×
slot88