Kasensor : Trik Dagang Yang Dilarang Dalam Islam

trik dagang yang dilarang dalam islam

Trik Dagang Yang Dilarang Dalam Islam — Sebuah transaksi atau niaga hukumnya adalah mubah atau boleh dalam islam. Segala transaksi yang tidak diharamkan dalam islam berarti diperbolehkan.

Namun, ada beberapa ketentuan yang mengatur tentang hukum transaksi yang dilarang dalam islam.

Agar kita selalu dalam jalur berniaga yang benar dan sesuai syariat islam. Maka kita harus mengenali apa saja jenis transaksi yang dilarang dalam islam agar kita bisa menghindarinya.

Terkadang kita sampai menggunakan berbagai trik agar pembeli tertarik kepada dagangan kita.

Sebenarnya bagaimana hukumnya dalam islam? Apakah ada batasannya?

Oleh karena itu, Untuk menjawab semua pertanyaan di atas, mari kita simak ulasan artikel berikut ini.

Sumber tulisan ini diambil dari KASENSOR (Kajian Senin Sore) yang merupakan salah satu program kajian di Evermos setiap minggunya. Topik kali ini adalah tentang Trik Dagang Dalam Islam.

Kajian ini disampaikan oleh Kang Rayk Manggala Syah Putra sebagai anggota Sharia Council Evermos.

Berikut penulis sajikan informasi ini dengan terstruktur.

Kasensor : Trik Dagang yang Dilarang Dalam Islam

Dalam agama islam, Allah SWT sudah menyiapkan ketentuan yang terbaik bagi para hambanya.

Tidak akan muncul suatu larangan jika bukan untuk kebaikan para hambanya.

Oleh karena itu, munculnya pelarangan dalam islam ini ditujukan untuk melindungi kesejahteraan para umatnya.

Agar tidak keliru kemudian, maka kita perlu memahami suatu batasan dalam berdagang.

Untuk itu mari langsung saja kita simak penjelasan lengkap tentang trik dagang yang dilarang dalam islam. Salah satu yang akan kita jelaskan kali ini adalah najasy

Pengertian Jual Beli Najsy

pengertian jual beli najasy adalah adalah merekayasa keadaan pasar untuk menciptakan permintaan palsu yang bisa membuat harga jual produk itu naik. Untuk lebih jelasnya mengenai contoh najsy sebagai trik dagang yang dilarang bisa kita simak dalam artikel berikut ini.

Membuat Lelang untuk menaikkan harga barang

Salah satu contoh nyatanya ialah mengadakan lelang untuk mendapatkan penawaran harga tertingggi.  Hal ini tidak diperkenankan. karena kita sama saja sudah mempermainkan harga pasar, menguntungkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan lebih.

Baca Juga:  Kasensor : Hukum Pengembalian Barang COD Dalam Islam

Review Makanan Berlebihan

Selain itu berhati hatilah juga dalam ucapan saat mereview makanan dan memebrikan rating atau testimoni.

Berkatalah sejujurnya dan berkatalah secukupnya, karena nantinya bisa mengarah kepada ketidakjujuran yang diterima orang lain jika pada kenyataannya ekspektasi dan realita berbeda jauh.

Contoh kalimat yang mesti dihindari adalah

“Cobalah ayam goreng ini, ayam goreng paling enak sedunia”

Hal ini bisa menimbulkan bias kejujuran.

Beli followers untuk menipu pelanggan

Pads jaman digital saat ini, media sosial memberi kesan penting bagi suatu bisnis.

Impresi dari media sosial ini bisa mengarah kepada peningkatan penjualan karena suatu akun bisnis dianggap terpercaya karena sudah memiliki banyak pelanggan.

Namun, dibalik itu saat ini jumlah pelanggan di media sosial yang dilambangkan oleh followers bisa dimanipulasi dengan cara membeli followers.

Followers ini nantinya bisa dianggap sebagai trik dagang yang dilarang karena bisa menimbulkan ketidakjujuran

Melebih-lebihkan deskripsi produk yang dijual.

Sebagai penjual, tentu kita ingin jika produk kita menarik banyak pembeli, terkadang kita menggunakan berbagai taktik untuk menarik simpati pelanggan. Namun, sebenarnya hati-hati dalam membentuk suatu iklan atau kata-kata promosi karena bisa menuai dosa yang tidak terasa salah satunya jika kita melebih-lebihkan deskripsi produk yang dijual. Apalagi di Ecommerce yang membutuhkan deskripsi barang.

Diharapkan kita harus selalu bersikap jujur dan apa adanya dalam memasarkan produk kita. Mengapa hal demikian ini bisa terjadi? Karena kita bisa membuat pelanggan kecewa.

Jadi alangkah lebih baiknya kita bisa berhati-hati lagi dalam berjualan demi mendapatkan ridho dan syafaat dari Allah SWT.

 

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
×