Punya Rencana Berwisata di Tahun 2020 Ini? Berikut Tips Travelingnya

0

Tahun 2020 memang tidak jauh lagi dan hanya menghitung waktu saja, tentu itu mungkin ada sebuah perubahan atau tren baru di berbagai sektor. Tentunya setiap tahun ada sebuah tren baru yang akan muncul, entah itu di sektor fashion, teknologi, sampai pariwisata. Tentunya tren tersebut juga akan membawa perubahan, terlebih lagi untuk sektor jangka panjang seperti pariwisata.

Pariwisata memang menjadi sektor yang paling menjanjikan di Indonesia, makanya dalam perkembangannya juga memerlukan akulturasi antara tren dan ciri khas. Tren yang dimaksud bukan hanya dari destinasi wisatanya saja, namun dengan cara berwisatanya. Karena memang  keinginan dari wisatawan akan berubah, dan cara mereka berwisata juga. Untuk prediksi tahun 2020, berikut ini adalah tren yang akan populer di sektor wisata.

Perencanaan Perjalanan Wisata Jangka Panjang

Kalau menurut orang awam masa pensiun adalah masa untuk berhenti dalam pekerjaan di usia terterntu namun masih mendapatkan tunjangan. Namun itu adalah pemikiran kuno yang perlu diperbarui menjadi lebih baik dan modern. Karena sekarang banyak orang yang membuat masa pensiunnya untuk melakukan perjalanan jangka panjang. Karena secara global para pelancong yang lebih berani memilih perjalanan ketika pensiun yaitu 47%.

Selain itu juga ada yang berani melakukan jeda atau gap hanya untuk melakukan perjalanan liburan yaitu seperlima atau 19%. Liburan jangka panjang dilakukan oleh mereka karena membutuhkan ketenangan dan tanpa gangguan. Jadi bisa disimpulkan bahwa nanti di pasar pariwisata akan ada produk penunjang perjalanan jangka panjang.

Pelancong Akan Lebih Suka Membuat Reservasi di Resto Ternama

Dalam berwisata kuliner memang tidak boleh tertinggal dari daftar buruan, tentunya di tahun 2020 kuliner akan banyak diburu. Tentunya kuliner memiliki pengaruh besar tahun depan, jadi kemungkinan akan banyak pelancong yang menentukan destinasi mereka menurut makanannya. Perhitungannya mungkin dari resto makanan bergengsi dan populer yang bisa mereka pesan.

Atau bahkan mereka mungkin berani memesan dan mereservasi meja di resto populer dan menunggu selama berbulan bulan. Selain menjajal makanan dari resto populer, pelancong jua menyukai makanan yang disajikan oleh resto tersembunyi namun kesukaan dari orang lokal. Peran makanan yang sangat penting dalam industri pariwisata bisa dilihat, menurut survei sekitar 71% pelancong memilih dan wajib memakan makanan lokal ketika traveling.

Menghabiskan Liburan Bersama Kakek dan Nenek

Mungkin kata kata tua tua keladi dianggap sedikit negatif, namun sebenarnya tidak juga. Karena ada yang berarti posotif, misalkan saja seperti menjadi jadi dalam berjiwa muda positif seperti traveling. Dan tentunya kakek dan nenek yang inginmerasa lebih muda perlu mengajak orang muda dalam traveling yaitu cucunya. Sedangkan untuk generasi tengah atau anaknya akan ditinggalkan di rumah.

Sesuai dengan survei, yaitu sekitar 72% kakek dan nenek setuju bahwa menghabiskan waktu dengan cucu akan membuat mereka merasa kembali muda. Sedangkan untuk 71% kakek dan nenek setuju bahwa mereka perlu menghabiskan waktu untuk menenangkan diri tanpa anaknya. Perubahan generasi tua ini membuat perubahan tren, sehingga mungkin nanti akan ada aktivitas untuk dua generasi berbeda ini ketika liburan.

Membawa Hewan Peliharaan Berlibur

Orang yang memiliki peliharaan kebanyakan sangat menyayangi peliharaannya, tak jarang mereka menganggapnya sangat penting seperti anak sendiri. Sekiranya ada 55% orang yang beranggapan demikian, sehingga kemungkinan mereka tidak akan tega untuk meninggalkan peliharaannya untuk berlibur. Perngorbanan atau cara mereka juga berbeda untuk membawa hewan peliharaan.

Sekitar 42% orang setuju untuk mempertimbangkan destinasi wisata tahun depan dengan sesuai kemungkinan yang terjadi untuk membawa hewan peliharaan. Sedangkan untuk yang berani membayar biaya untuk akomodasi lebih demi hewan peliharaannya mencapai 49% orang setuju. Jika dilihat secara nyata memang sekarang banyak akomodasi yang menawarkan fasilitas memadai untuk hewan peliharaan.

Karena adanya tren yang satu ini, akomodasi di dunia juga berlomba lomba untuk meningkatkan kualitas pelayanannnya serta label ramah peliharaan. Mulai dari penyediaan tempat tidur hewan, sampai pengadaan restoran khusus hewan peliharaan. Tentunya berbagai inovasi itu akan mendapatkan perhatian dari para pelancong yang membawa hewannya.

Pengalaman Liburan Lengkap Lebih Menarik Daripada Satu Tema

Mungkin setiap orang berbeda, namun untuk yang menginginkan liburan dengan pengalaman lengkap ada sekitar 54%. Mungkin jika liburan hanya dengan satu tema saja akan membuat mereka bosan dan terasa tidak berkesan. Makanya mereka lebih suka untuk ke tempat dengan berbagai hal menarik serta bisa lokasi satu dengan yang lain berdekatan.

Berbagai atraksi dan aktivitas menarik tentu akan menjadi perhatian utama. Sebagian besar dari pelancong, sekitar 62% setuju dengan ini dan memiliki alasan tidak memiliki waktu banyak namun tetap ingin merasakan liburan yang berkesan.

Perjalanan Dilakukan Secara Lambat

Bila pada tahun tahun sebelumnya, orang yang ingin berlibur selalu berpikir dua kali karena takut untuk melewatkan sesuatu atau sering disebut dengan fear of missing out (FOMO). Namun untuk tahun 2020 prediksinya bukan FOMO lagi melainkan melakukan perjalanan yang dilambatkan. Diprediksi sekitar 48% pelancong melambatkan perjalanan dengan alasan ramah lingkungan, dan 61% memilih untuk mengambil jalan dengan rute jauh untuk menikmati perjalanannya.

Mungkin karena sekarang ini kampanye untuk melestarikan lingkungan perlu direalisasikan, makanya banyak yang memilih demikian. Ada banyak kendaraan yang bisa Anda pilih untuk melambatkan perjalanan, mulai dari sepeda hingga trem bisa digunakan. Ada tipe orang yang rela melakukan perjalanan lambat asalkan mengesankan serta kendaraan yang dipakai unik. Selain itu ada juga yang ingin melakukan perjalanan seperti zaman dahulu menggunakan kereta bersejarah.

Teknologi Menjadi Pedoman dan Andalan

Teknologi adalah hal penting sekarang ini, ada banyak sisi positif dari teknologi yang sangat berguna untuk perjalanan. Makanya prediksi tren perjalanan tahun 2020 ini adalah perjalanan dengan mengandalkan teknologi guna memudahkan serta mempercepat dalam akomodasi maupun destinasi. Jadi ketika menjelajah secara langsung Anda bisa dengan mudah menemukan rute maupun reservasi.

Selain mengandalakan teknologi untuk jelajah, ada juga yang menggunakannya untuk membuat perencanaan perjalanan dalan aplikasi. Biasanya setelah selesai membuat rencana, maka Anda tinggal mencari jawabannya saja. Karena teknologi menjadi tren maka diprediksi akan muncul berbagai aplikasi digital yang membantu para pelancong dalam perjalanannya.

Memiliki Tujuan Lain Yaitu Destinasi Alternatif

Kampanye untuk menjaga lingkungan memang sedang marak dan populer sekarang ini. Makanya membuat orang lebih sukan mengunjungi destinasi alternatif yang serupa dibanding dengan destinasi yang banyak pelancong. Hal ini karena semakin banyak pelancong yang mengunjungi suatu destinasi, maka keseimbangan alam dan lingkungan semakin terancam.

Dunia pariwisata memang menarik, dan berbagai tren akan membawa ke efek yang lebih baik. Bahkan ada juga yang memberi kesempatan wilayah lain untuk berkembang di sektor pariwisata, sangat  baik untuk Indonesia. Perjalanan yang baik itu yang dinikmati serta menyatu dengan alam.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!