Tips Memulai Usaha Reseller Dropship Online

<![CDATA[Tahukah Anda apa itu bisnis dropship? Dropshipping secara teknis yaitu suatu proses pengiriman barang yang dilakukan langsung kepada pelanggan Anda dari pihak ketiga atau pemasok atau sering disebut juga sebagai vendor. Sedangkan proses tersebut dilakukan tanpa adanya perantara seperti menyimpan barang dulu di tempat tertentu yang Anda miliki.
Pengertian dropshipping secara sederhananya yakni hampir mirip dengan bisnis reseller. Akan tetapi pada dropshipper,  dari pihak penjual sendiri tidak melakukan suatu kegiatan menstok barang-barang sedangkan si penjualnya tidak perlu juga untuk ikut serta dalam proses pengiriman barang kepada pemesan akan tetapi penjual tersebut hanya meneruskan pesanan saja dari pihak pembeli kepada pihak supplier. Kemudian pihak supplier tersebutlah yang akan mengirimkan barang itu kepada pihak yang akan membeli dengan atas nama penjual tadi.
Apasih Reseller Itu?
Lalu apa bedanya dengan reseller? Penjelasan tentang reseller menurut dictionary Cambridge individu ataupun perusahaan yang membeli produk dari suatu pabrik atau manufaktur untuk kemudian menjualnya lagi kepada konsumen. Jadi sebenarnya reseller yaitu Anda bisa berjualan ketika Anda mengeluarkan modal terlebih dahulu. Lalu untuk yang menjual tanpa menggunakan modal adalah sebutan dari dropshipper.
Coba Anda pikir-pikir apakah perusahaan seperti Carefour, Bukalapak, Lazada, Tokopedia, Matahari Mall dan lain sebagainya itu mereka menjual barang-barang hasil produksinya sendiri?
Ada beberapa produk yang memang mereka produksi sendiri akan tetapi mayoritas mereka akan menjual produk yang dibuat dari perusahaan lain atau sebagai reseller. Maka Anda tidak usah untuk memproduksi barang-barang sendiri untuk kemudian bisa memiliki bisnis yang punya brand. Bahkan yang lebih enaknya lagi Anda sudah dapat memulainya saat ini juga.
Namun ada beberapa cara bisnis online memulai usaha menjadi reseller dropship online dan tips memulainya. Lalu apa sajakah cara-caranya. Nah di bawah ini akan kami berikan kepada Anda apa saja alasannya.
Apa Saja Produk Yang Akan Anda Jual
Untuk langkah yang pertama tersebut memang langkah yang paling banyak membuat orang merasa bingung dan tentu saja Anda akan menjual produk yang bagaimana sifatnya, apakah sustainable atau bukan. Oleh karena itu ada beberapa saran yang akan menjadi pertimbangan sebelum Anda mengambil suatu keputusan.
Jangan Banyak-Banyak Menjual Produk Dengan Berbagai Macam
Untuk Anda yang masih memiliki usaha kecil maka sebaiknya Anda hanya fokus pada satu saja untuk Anda jual.
Spesifik
Seperti yang telah dikatakan di atas bahwa untuk memulai bisnis dropship maka dari produk mereka harus fokus kepada satu produk yang memiliki spesifikasi terhadap produk yang dijual tersebut, misalnya jual baju muslim.
Hindarilah Menjual Produk Yang Mempunyai Competitor Raksasa
Untuk Anda sebagai pemula maka Anda wajib menghindari manjual produk yang memiliki competitor raksasa agar bisnis Anda tidak kalah saing dengan competitor-kompetitor tersebut.
Pilihlah Produk Yang Mudah Untuk Dikirim Atau Simple
Memilih barang yang akan dijual dengan ukuran yang kecil atau simple ketika akan memberikan kemudahan dalam proses pengiriman. Sebab, jika produk yang akan Anda jual tersebut berukuran besar maka biaya untuk kirim pun semakin mahal dan sulit untuk dibawa.
Banyak barang-barang yang biasanya dijual dengan ukuran besar yang akan sangat sulit untuk dibawa misalnya seperti lemari es, lemari pakaian, baja ringan, ban traktor dan lain sebagainya. Barang besar seperti itu  tentu akan menyulitkan Anda untuk pengiriman apalagi bagi Anda yang sedang merintis bisnis pemula.
Pikirkan Siapa Yang Akan Membeli Produk Anda
Selanjutnya setelah Anda mempunyai produk yang akan Anda jual maka selanjutnya adalah Anda harus menentukan siapa yang menjadi target market Anda untuk jualan. Sudah pasti bahwa target market harus Anda tentukan secara spesifik atau sering sekali disebut dengan buyer persona.
Yang dimaksud di situ yaitu mulai dari jenis kelamin, usia, hobi dan faktor-faktor yang lainnya yang harus bisa Anda manfaatkan untuk pendekatan dan juga promosi. Sebaiknya Anda tidak menyepelekan langkah tersebut, sebab dengan mengetahui siapa target market Anda maka Anda akan mudah untuk memasarkan barang yang Anda jual yang cocok dengan identitas yang dimiliki oleh mereka.
Analisis Tehadap Kompetitor
Sebaiknya Anda jangan merasa senang hati terlebih dahulu, apabila competitor Anda itu sedikit atau bahkan tidak ada jumlahnya yang besar. Walaupun competitor-kompetitor dari suatu produk dan juga target market yang Anda tentukan itu masih memiliki skala kecil sampai menengah, itu artinya bukan berarti Anda boleh untuk menghiraukan mereka begitu saja. Maka pelajarilah cara mereka untuk melakukan suatu pemasaran dan koreksilah apakah yang salah dari yang dilakukan oleh mereka serta bagaimanakah cara untuk mengatasinya.
Cari Supplier
Jika Anda sudah yakin dan benar-benar memilih suatu produk yang Anda fokus di dalamnya, target market, dan juga kondisi yang ada di pasar maka yang selanjutnya yang harus Anda lakukan yaitu mencari supplier atau sumber pemasok. Langkah tersebut bisa sangat menyenangkan untuk Anda sebab itu Anda seperti sedang berlomba lomba untuk mencari sumber pemasok atau supplier yang menawarkan harga termurah memiliki kualitas yang tepat yang Anda produksi sendiri di mana saja seperti di media online dengan saingan beribu-ribu reseller lainnya.
Tentukan Harga Jual Produk Anda
Apakah Anda mengetahui bahwasanya ada beberapa supplier yang akan mewajibkan kepada para resellernya untuk menjual produk milik supplier tersebut dengan sudah mematok harga tertentu yang sudah ditentukan oleh pihak supplier tersebut. Tujuan dari dilakukannya hal tersebut yaitu agar tidak menjatuhkan harga di pasaran.
Namun Anda tidak perlu khawatir karena masih ada supplier yang tidak menggunakan cara tersebut dan Anda bisa menjual produk yang akan Anda jual dengan harga sesuka hati Anda.
Analisis Serta Evaluasi Kembali
Nah, inilah bagian dari akhir tahap awal yang harus Anda lakukan untuk mendeklarasikan peluang bisnis dropship yang akan Anda lakukan. Maka lakukanlah analisis yakni mulai dari tahap awal untuk menentukan produk sampai dengan menentukan harga jual. Tanyakan pada diri Anda apakah hingga saat tahap ini Anda sudah mampu untuk memenuhi suatu permintaan pasar?
Apakah produk Anda tersebut yang akan dijual memiliki peluang di dalam pasar online? Siapakah yang akan menjadi pelanggan yang harus Anda layani? Serta sosok yang bagaimana pelanggan tersebut yang akan mendatangi mendatangi Anda dan apakah mereka suka dengan layanan Anda? pikirkan juga apakah supplier yang Anda pilih bisa bekerja sama dengan baik bersama Anda serta bisa menjalin bisnis berkelanjutan? Apakah Anda sudah memenuhi persyaratan supplier secara baik? Maka ada baiknya jika Anda merangkum terlebih dahulu tahap awal tersebut untuk Anda jadikan sebagai pondasi awal serta ulangi kembali dari tahap awal apabila Anda masih merasa ragu.
Nah, itulah tadi cara memulai kerja online usaha menjadi reseller dropship dan tips untuk memulai peluang bisnis di atas. Jangan pernah ragu untuk memulai usaha dan ingat niat awal Anda melakukan usaha tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Baca Juga:  Inilah Hukum Belanja Online yang Diperbolehkan Menurut Ajaran Islam
Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
×