Studi Kelayakan Bisnis: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya Lengkap!

Studi kelayakan bisnis – Dalam membangun sebuh bisnis, ide atau pemikiran saja tak cukup untuk memulai bisnis baru. Oleh karena itu Anda perlu melakukan studi kelayakan bisnis terlebih dahulu. Apa itu studi kelayakan bisnis? Simak artikelnya sampai selesai,  ya.

Terkadang seseorang yang akan membangun bisnis baru atau sebuah bisnis yang akan dibangun, hanya memikirkan bagaimana bisnis tersebut lancar saja.

Namun tanpa memikirkan aspek lainnya yang sangat berkaitan dengan kesuksesan bisnis yang akan dijalankan.

Oleh karena itu tak heran jika banyak bisnis baru atau perusahaan yang tutup buku karena bisnis yang dijalankannya hanya diam di tempat.

Jadi, apa yang harus diperlukan agar bisnis maju? Yaps benar sekali, studi kelayakan bisnis sangat perlu dilakukan. Berikut ini ulasannya untuk Anda.

Apa yang Dimaksud dengan Studi Kelayakan Bisnis?

studi kelayakan bisnis
Sumber: pexels.com

Bagi sebagian orang awam atau pebisnis, studi kelayakan bisnis mungkin terdengar asing. Padahal, studi ini berperan penting dalam menentukan keberhasilan suatu usaha. 

Karenanya, ada baiknya jika pebisnis pemula memahami terlebih dahulu seluk-beluk kegiatan ini.

Studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menentukan apakah suatu bisnis layak dijalankan atau tidak. 

Kegiatan ini meliputi identifikasi masalah, peluang, menentukan tujuan, menggambarkan bagaimana situasi bisnis dan menilai berbagai manfaat yang dihasilkan.

Dalam kaitannya dengan bisnis, studi ini bisa digunakan untuk membantu pengusaha mengambil sebuah keputusan yang tepat. 

Bagi seorang pemula, studi ini sangat penting dilakukan karena dapat menghindarkan pebisnis dari kerugian.

Ketika akan melakukan studi ini, ada lima bidang yang akan diteliti dan dianalisis. 

Kelima bidang tersebut yakni deskripsi pasar, deskripsi bisnis, teknologi yang diperlukan, detail mengenai finansial dan struktur organisasi bisnis tersebut, dan kesimpulan bagaimana bisnis yang dirintis bisa maju.

Tujuan Studi Kelayakan Bisnis adalah?

studi kelayakan bisnis
Sumber: pexels.com

Seperti yang telah diketahui, studi kelayakan bisnis memiliki peranan yang vital dalam menentukan keberhasilan sebuah bisnis. Namun, apa sebenarnya tujuan dari kegiatan ini?

Pada dasarnya, tujuan utama seorang pebisnis melakukan studi kelayakan adalah untuk mengukur apakah sebuah bisnis berpeluang memiliki kelanjutan atau akan berhenti pada titik waktu tertentu. berhenti pada titik waktu tertentu.

Dalam merintis sebuah bisnis, setiap pebisnis pasti ingin usahanya sukses dan berhasil. Namun, tanpa melakukan studi ini, seorang pengusaha layaknya menerobos medan yang tidak diketahui tanpa petunjuk apa pun.

Hal ini tentunya sangat merugikan bagi pebisnis karena bisa mengakibatkan bisnis yang didirikan gagal. 

Sebaliknya, dengan melakukan studi ini pebisnis bisa mengetahui terlebih dahulu apakah bisnis yang didirikan kedepannya dapat berlanjut atau tidak, sehingga membantu pebisnis mengambil keputusan.

5 Aspek yang Harus Diperhatikan dalam Studi Kelayakan Bisnis

aspek
Sumber: pexels.com

Kemudian saat melakukan studi kelayakan, ada banyak aspek yang harus diteliti. Pada dasarnya aspek-aspek tersebut bersifat fleksibel, sehingga bisa ditambah ataupun dikurangi sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Meskipun demikian, ada beberapa aspek dasar yang pasti akan diteliti ketika analisis studi kelayakan dilakukan, adalah sebagai berikut:

1. Aspek Keuangan

Bagi sebagian bisnis modal adalah adalah hal utama yang harus dimiliki sebelum membangun sebuah bisnis. 

Maka dari itu aspek keuangan menjadi hal yang menentukan bisnis Anda berjalan lancar atau tidak kedepannya. 

Proses penganggaran adalah hal yang harus dilakukan jika Anda ingin melakukan perencanaan bisnis yang matang.

Untuk memudahkan proses penganggaran dan perencanaan keuangan usaha secara menyeluruh, Anda bisa mencoba menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur yang sesuai dengan proses bisnis yang direncanakan.

2. Aspek Pasar

Pasar dan pemasaran merupakan aspek dasar yang diteliti dalam studi kelayakan. Analisis yang dilakukan pada aspek ini akan menjawab pertanyaan apakah produk yang dihasilkan oleh perusahaan memiliki peluang pasar.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni potensi pasar, jumlah konsumen, daya beli masyarakat, segmentasi, situasi persaingan di industri tersebut, dan lain-lain.

3. Aspek Hukum dan Legalitas

Kemudian Salah satu aspek yang pasti diteliti ketika studi kelayakan dilakukan adalah aspek hukum atau legalitas. 

Hal ini menyangkut pada semua hal yang berhubungan dengan legalitas atau ketentuan hukum dalam mendirikan perusahaan.

Dalam aspek hukum, poin-poin yang dianalisis yakni izin lokasi, surat tanda daftar perusahaan, NPWP, akta pendirian perusahaan dari notaris, surat izin usaha perdagangan (SIUP), dan lain-lain.

4. Aspek Manajemen

Studi kelayakan juga turut menyertakan aspek manajemen sebagai aspek dasar yang harus dianalisis. 

Aspek ini berkaitan erat dengan operasional perusahaan baik itu pembangunan maupun pengembangan. 

Dari semua aspek yang dianalisis, aspek manajemen memiliki cangkupan yang sangat luas.

Hal ini dikarenakan semua hal yang berhubungan dengan operasional perusahaan ikut ke dalam kategori aspek manajemen, mulai dari manajemen sumber daya hingga finansial perusahan.

5. Aspek Ekonomi dan Budaya

Terakhir adalah aspek budaya dan ekonomi. Pada aspek ekonomi dan budaya, studi kelayakan menganalisis dampak yang diakibatkan oleh perusahaan pada kondisi sekitar. 

Dari sisi budaya, studi kelayakan akan menganalisis bagaimana perusahaan mempengaruhi adat istiadat di daerah sekitar.

Sedangkan dari sisi ekonomi, analisis yang dilakukan yakni bagaimana perusahaan berdampak pada tingkat pendapatan per kapita di wilayah tempat perusahaan didirikan.

Contoh Studi Kelayakan Bisnis

jasa keuangan
Sumber: pexels.com

Banyak sekali bisnis baru yang memerlukan studi kelayakan bisnis agar bisa berkembang dan maju. Berikut ini adalah contoh kelayakan bisnis dari berbagai jenis bisnis.

1. Bisnis makanan

2. Bisnis berupa perusahaan

3. Bisnis pakaian

4. Bisnis pertanian

5. Bisnis perikanan, dll.

Demikianlah pembahasan mengenai studi kelayakan bisnis yang dapat disajikan, semoga bermanfaat untuk Anda.

Jika ingin membaca artikel menarik lainnya, silahkan kunjungi terus situs Blog Evermos.

Kemudian, Anda bisa mendapatkan penghasilan jutaan rupiah setiap bulannya dengan bergabung menjadi reseller Evermos. Hanya modal HP dan dari rumah saja, Anda sudah bisa mendapatkan jutaan rupiah.

Yuk gabung, klik tombol di bawah ini ya!

YUK, GABUNG DISINI!

Buka Usaha Jadi Reseller (Daftar Gratis)