Wajib Tahu! Inilah Perbedaan E-Commerce dan Social Commerce

Social Commerce

Apakah Anda pernah mendengar istilah social commerce? Untuk Anda yang baru mendengar, mungkin Anda akan bingung apa perbedaan antara social commerce dengan e-commerce.

Apakah keduanya sama? Ataukah ada perbedaan? Yuk, cari tahu perbedaannya pada ulasan artikel berikut ini!

Baca juga: Tips Memulai Bisnis Online di marketplace atau e-Commerce

Apa Itu E-Commerce?

Social Commerce

Sumber: google/bersosial

Saat ini, e-commerce memang menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan dan banyak masyarakat yang menjalankannya. Peminatnya yang banyak membuat bisnis ini sebagai salah satu ladang untuk mendapatkan keuntungan yang menjanjikan.

Pada dasarnya, e-commerce atau electronic commerce merupakan kegiatan jual beli di internet. Hal-hal yang dijual sama seperti toko tradisional, yaitu bisa barang atau jasa.

Hanya saja pembeli tidak memilih dengan melihat secara langsung barang yang diinginkan. Barang yang dibeli kemudian akan dikirim ke pembeli.

Sebenarnya e-commerce adalah bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak sekadar perniagaan saja, tapi juga kolaborasi antar mitra bisnis, lowongan pekerjaan, pelayanan nasabah, dan lain sebagainya.

Contoh dari e-commerce Indonesia itu terdiri dari marketplace seperti Toko Pedia, Buka Lapak, Shopee, Lazada dan lain sebagainya.

Apa Itu Social Commerce?

Social Commerce

Sumber: google/bersosial

Sebetulnya social commerce hampir mirip dengan e-commerce. Dilihat dari katanya, social commerce bisa dibilang percampuran antara media sosial dan e-commerce.

Bedanya dengan e-commerce adalah social commerce spesifik jual-beli di platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter hingga Whatsapp.

Jadi, tidak seperti e-commerce yang membuat Anda harus mengunjungi website atau aplikasi toko itu. Anda bisa langsung memproses pembelian dari akun media sosial mereka.

Jadi Reseller Gratis

Perbedaan E-commerce dan Social Commerce Dari Mata Pembeli

No.

E-commerce Social Commerce

1

Fokus pada katalog produk

Fokus pada chat pembeli

2

Transaksi di dalam platform

Transaksi di luar platform
3 Tidak mengandalkan sosial media

Mengandalkan sosial media

4 Tidak selalu ada review

Review langsung dari mulut ke mulut

5 Aktif 24 jam

Ada jam operasional

 Baca juga: Cara Jualan Di Facebook Untuk Pemula Agar Laris Dan Cepat Laku

Kelebihan Bisnis E-Commerce dan Social Commerce

Kelebihan E-Commerce

1. Tidak Ada Batasan Geografis

Jika Anda memiliki toko fisik, berarti akan terbatas pada wilayah tertentu. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku saat Anda memiliki website e-commerce karena kemudahan menjangkau siapa pun dan di mana pun tanpa batasan geografis.

2. Biaya Lebih Terjangkau

Salah satu keuntungan yang menonjol pada bisnis e-commerce yaitu harga yang relatif lebih murah. Hal ini dapat terjadi karena bisnis e-commerce tidak memerlukan toko fisik.

Dengan kata lain, Anda akan lebih menghemat biaya untuk membangun atau menyewa toko.

3. Memudahkan Pencarian bagi Pelanggan

Keberadaan e-commerce tentunya sangat memudahkan para konsumen. Jika biasanya konsumen diharuskan mengelilingi toko untuk mencari produk yang diinginkan, hal ini tidak berlaku saat berbelanja di situs e-commerce.

Nah, pelanggan hanya perlu mencari nama produk di kotak pencarian, maka laman akan memberikan referensi mengenai barang yang dicari.

4. Menghemat Waktu

Kadang-kadang banyak orang yang rela untuk melakukan perjalanan jauh untuk membeli suatu barang di toko.

Alasannya beragam, salah satunya adalah produk tersebut tidak dapat ditemukan di tempat lain. Keberadaan e-commerce tentunya akan membantu pelanggan untuk mengunjungi toko dengan mudah, cepat, dan praktis hanya dengan beberapa klik saja.

Kelebihan Social Commerce

1. Memungkinkan Interaksi Langsung antara Penjual & Pembeli

Dari sistemnya sendiri, media sosial memiliki beberapa fitur dan manfaat yang tidak dimiliki oleh website toko online atau marketplace.

Dengan melalui social commerce, konsumen dapat berinteraksi secara langsung dengan penjual saat melakukan transaksi.

Interaksi antara penjual dan pembeli ini merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli suatu produk.

2. Menjangkau Konsumen Lebih Luas

Kemudahan dari social commerce sendiri terutama sangat bermanfaat bagi pengusaha UMKM. Karena pengguna media sosial sangat beragam dan luas sehingga pebisnis bisa menyasar target konsumen yang lebih beragam.

Sebenarnya tingkat kompetisi di media sosial juga tidak seketat marketplace. Hal ini dikarenakan berbeda dengan marketplace yang memang merupakan platform tempat berkumpulnya para penjual dan pembeli, sedangkan media sosial merupakan platform yang multifungsi.

Sebagai contoh, agar produk bisa lebih dikenal, Anda bisa mempromosikan produknya di media sosial pribadi dan memanfaatkan jaringan teman.

3. Pengaturan yang Lebih Sederhana

Pengaturan media sosial yang relatif lebih sederhana dibandingkan platform penjualan lainnya. Selain itu, dapat memudahkan penjual untuk mulai berjualan dan meng-update ketersediaan produk.

Sebagai contoh, beberapa marketplace mengharuskan penjual untuk mengunggah data diri terlebih dahulu sebelum diverifikasi.

Artinya, penjual harus menunggu agar toko online bisa aktif. Begitu pula dengan website toko online, perlu sistem yang lebih kompleks dan modal yang lebih besar.

Sementara di media sosial, Anda bisa berjualan menggunakan akun pribadi dan pengaturan akunnya relatif lebih mudah. Selain itu penjual juga bisa memperbarui dan mengedit katalog sesuai kebutuhan sehingga produk yang tersedia untuk dilihat dan dibeli oleh konsumen pun jadi lebih banyak.

4. Lebih Mudah Menerima Transaksi

Para UMKM pun turut merasakan kelebihan social commerce lainnya yaitu perputaran uang yang lebih cepat ketimbang platform marketplace.

Di marketplace penjual harus menunggu 5-7 hari sampai pelanggan menerima barang untuk penjual bisa menerima pendapatan dari hasil penjualannya.

Sementara melalui social commerce, Anda bisa langsung menerima pembayaran dari konsumen.

Melihat pentingnya interaksi langsung bagi konsumen dalam melakukan transaksi, Anda dapat memaksimalkan penjualan melalui chat commerce.

Apabila penjual responsif dan menyediakan pengalaman berbelanja yang nyaman, pembeli pun akan lebih yakin untuk membeli produk yang Anda jual.

Ada platform social commerce yang bisa Anda gunakan untuk berjualan menjadi reseller yaitu aplikasi Evermos.

Evermos menyediakan berbagai macam produk kebutuhan sehari-hari. Bagi Anda yang ingin berjualan tanpa mengeluarkan modal, yuk gabung bersama Evermos dan daftar sekarang juga!

daftar disini sekarang

Jadi, Pilih Belanja di E-Commerce atau Social Commerce?

Social Commerce

Sumber: google/bersosial

Untuk jawaban pertanyaan ini sebenarnya tergantung preferensi masing-masing. Hanya saja, social commerce mempunyai berbagai keuntungan yang membuat pembeli akan lebih mudah jika belanja pada social commerce.

Secara hampir semua orang sudah punya akun media sosial. Jadi, jika Anda belanja di social commerce, tidak perlu sign up lagi di website atau aplikasi seperti belanja di e-commerce.

Kalau pun Anda ingin membeli di website toko itu, Anda hanya perlu klik “view on website” dari akun media sosial mereka tanpa perlu cari lagi di Google.

Selain itu, social commerce bisa membuat Anda lebih mudah mendapatkan review produk yang diincar dari influencer atau pengguna medsos lain yang di-repost oleh brand itu.

Nah, itulah beberapa informasi seputar e-commerce dan social commerce yang bisa Anda ketahui. Semoga harapannya Anda bisa memanfaatkan e-commerce dan social commerce dengan baik untuk bisnis Anda.

Evermos hadir sebagai social commerce pertama di Indonesia. Dengan adanya aplikasi reseller Evermos dapat memudahkan Anda untuk berjualan.

Anda tidak perlu memikirkan stok barang dan pengiriman, karena tim Evermos sudah mengaturnya. Hanya saja Anda perlu fokus dalam hal promosi melalui media sosial.

Pada aplikasi Evermos ada fitur untuk bisa share produk melalui berbagai media sosial, khususnya melalui whatsapp. Karena aplikasi Evermos termasuk social commerce yang mampu meningkatkan penjualan, sudah barang pasti akan memudahkan penjualan Anda terhadap konsumen.

Banyak kemudahan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menjadi reseller Evermos, antara lain:

  • Bisnis tanpa modal
  • Memiliki toko online sendiri
  • Tidak perlu pusing cari supplier
  • Bisa COD (Cash on Delivery)
  • Tidak perlu memikirkan stok dan pengiriman
  • Mendapatkan pelatihan bisnis online dari ahlinya
  • Berkesempatan bergabung dengan komunitas reseller dari berbagai daerah

Bagaimana? Menarik bukan? Mari raih potensi untuk mendapatkan penghasilan sesuai keinginan dengan menjadi reseller Evermos.

Yuk, mulai ikhtiar dari sekarang dan langsung lakukan transaksi pertama! Siap-siap untuk dapat penghasilan tambahan dengan menjadi reseller sukses di Evermos!

Silahkan klik di bawah ini untuk bergabung menjadi reseller Evermos dan langsung bisa mulai berjualan!

mulai jualan sekarang

Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat berikhtiar menjadi reseller Evermos!

Untuk membaca artikel menarik lainnya, silahkan untuk mengunjungi situs Blog Evermos. 

Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
×