Kapan Lebaran 2022? Berikut Prediksi Sidang Isbat 2021 dan Cara Penentuan Hilal

Hingga saat ini, sebagian dari Anda mungkin sering bertanya sebenarnya kapan jatuhnya lebaran 2021 dan bagaimana kiranya sidang isbat 2021 ini akan dilaksanakan.  Jadwal idul Fitri 1 Syawal 1442 H yang sesungguhnya akan diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan baru akan diumumkan setelah sidang isbat.

Sidang isbat ini digelar untuk menentukan kapan idul fitri dan akan dilaksanakan pada hari selasa tanggal 11 Mei 2021 yang mana bertepatan dengan 29 Ramadan 1442 H. Biasanya sidang isbat ini akan berisi pemaparan mengenai hilal yang bisa diperhitungkan melalui ilmu sains.

Namun, sebelum sidang isbat ini berlangsung kita bisa memprediksikannya melalui perhitungan sains. Jadi, kalau berkaca pada ilmu pengetahuan bagaimana cara menentukan Idul Fitri ini? Mari simak ulasan di bawah ini.

Perhitungan Hisab Hilal

Perihal posisi bulan sabit baru ini (hilal) perhitungannya didasari pada data matematis dan astronomi. Untuk menentukannya biasanya dilakukan dengan dua cara yakni rukyat dan hisab.

Pertama kita bahas tentang meotde hisab hakiki. Jenis perhitungan ini biasa digunakan oleh kelompok muhammadiyah.

prinsip ini menerangkan bahwa hisab digunakan dalam arti perhitungan waktu dan arah tempat guna kepentingan pelaksanaan ibadah, seperti penentuan waktu salat, Ramadhan, Idulfitri, dan waktu haji.

Jenis hisab yang digunakan ini adalah hisab wujud al-hilal yakni metode menetapkan awal bulan baru dengan ditandai  terpenuhinya 3 parameter telah terjadi konjungsi atau ijtimak. ijtimak ini terjadi sebelum matahari terbenam, dan pada saat matahari terbenam bulan berada di atas ufuk.

Hilal bisa dilihat setelah terjadinya konjungsi di arah dekat matahari terbenam yang menjadi acuan permulaan bulan dalam penanggalan kalender Islam.

Untuk kriteria penentuan awal bulan hijriah, LAPAN menekankan untuk memerhatikan faktor ketampakan atau visibilitas hilal yakni elongasi bulan menjadi 6,4 derajat dan tinggi bulan minimal 3 derajat

Sehingga, berkaca dari perhitungan ini, maka jadwal 1 Syawal 2021 atau 1442 Hijriyah jatuh pada hari Kamis Wage, 13 Mei 2021. Hal ini telah diumumkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2021.

Metode Perhitungan Sidang isbat 2021 : Rukyat 

Rukyat adalah metode pemantauan hilal menggunakan pandangan mata. Bagaimana untuk membedakan hilal dengan bulan biasa menggunakan mata telanjang?

Situs resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan untuk membedakan hilal yang asli dengan bulan biasa yakni dengan melihat bentuk bulan sabit awal berupa huruf U dengan posisi menghadap titik matahari.

Sebaliknya, jika berupa huruf N atau dengan posisi miring, maka itu bukan hilal tetapi hanya berupa pandangan atau bentukan cahaya.

LAPAN menggunakan waktu Indonesia Barat sebagai rujukan lantaran beda waktu antara Indonesia Barat dan wilayah paling Timur menyebabkan perbedaan tinggi hilal hingga 3 derajat.

Adapun kriteria lain yang diperhatikan untuk menentukan hilal salah satunya faktor cuaca.

Dianjurkan melakukan pengamatan dari tempat tanpa penghalang (pohon atau gedung) arah pandang ke arah barat. Titik terbenamnya matahari akan menjadi acuan untuk melihat hilal karena posisinya tidak jauh dari titik tersebut.

Apabila hilal terlihat beberapa saat setelah magrib (qobla ghurub), maka petangnya akan ditetapkan sudah masuk 1 Syawal.

Tapi jika perukyat tidak melihat hilal, maka petang ini dinyatakan sebagai malam 30 Ramadhan dan keesokan petangnya baru ditetapkan sebagai 1 Syawal.

Tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta hilal sudah wujud serta di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari itu bulan berada di atas ufuk.

Karena hal yang demikian, maka ditetapkan idul fitri 1 Syawal 1442 H akan jatuh pada hari Kamis Wage.

Demikianlah ulasan mengenai Sidang Isbat 2021 Ini. Semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat untuk hari raya Anda. Minal aidin Wal Faidzin. Selamat lebaran.

Anda bisa menemukan berbagai persiapan lebaran ini di Aplikasi Evermos. Mulai dari pakaian, kue kering, hingga hampers lebaran.

Selain untuk penggunaan pribadi, produk ini pun bisa Anda gunakan sebagai modal usaha.

Evermos menawarkan Anda peluang bisnis untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Anda bisa menemukan beragam produk kebutuhan sehari-hari terlengkap dari ratusan brand ternama di Indonesia. Selain untuk penggunaan pribadi, Anda juga bisa menjual berbagai barang ini dengan menjadi reseller Evermos.

Reseller Evermos adalah peluang bisnis menjanjikan karena Anda bisa terhubung dengan ratusan brand ternama dan menjual ribuan produk kebutuhan sehari-hari terlengkap.

Jadi, Untuk Anda yang ini Memulai Usaha Tapi Terkendala modal, Tenang. Evermos Punya Solusinya!

Persoalan modal sebenarnya bisa teratasi. Banyak orang yang sulit memulai untuk berbisnis karena terkendala dengan hal modal.

Apakah Anda salah satunya? Seringkali pusing sendiri mencari modal dan akhirnya bingung bagaimana cara untuk memulai usaha.

Tenang, bagi Anda yang ingin memiliki bisnis, namun belum memiliki cukup modal, menjadi seorang reseller Evermos merupakan pilihan yang tepat.

Banyak kemudahan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menjadi reseller Evermos, antara lain:

  • Bisnis tanpa modal
  • Memiliki toko online sendiri
  • Tidak perlu pusing cari supplier
  • Tidak perlu memikirkan stok dan pengiriman
  • Mendapatkan pelatihan bisnis online dari ahlinya
  • Berkesempatan bergabung dengan komunitas reseller dari berbagai daerah

Bagaimana? Menarik bukan? Mari raih potensi untuk mendapatkan penghasilan sesuai keinginan dengan menjadi reseller Evermos.

Yuk, segera daftarkan diri Anda dengan menjadi reseller hebat di Evermos. Dengan cara klik tombol di bawah ini!

DAFTAR DISINI SEKARANG

Sekian artikel mengenai Sidang Isbat 2021 ini. Jangan lupa sebarkan pada keluarga, teman, dan kerabat yang membutuhkan ya! Semoga bermanfaat.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya hanya di situs blog Evermos

×