Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan | Perusahaan Dihimbau Bayar THR Tepat Waktu

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan – Inilah ketentuan mengenai pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR)  keagamaan 2021, termasuk ada denda dan sanksi bagi perusahaan tidak bayar THR.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah menerbitkan Surat Edaran pemberian THR keagamaan pada Senin lalu (12/4/2021).

Menurut Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, THR wajib dibayarkan penuh kepada pekerja dan buruh.

Melansir dari Tribunnews.com, Ida menambahkan pemberian THR Keagamaan bagi pekerja/buruh merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan pekerja/buruh dan keluarganya dalam merayakan hari raya keagamaan.

“Secara khusus, dalam masa pemulihan ekonomi ini, THR tentu dapat menstimulus konsumsi masyarkat yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkap beliau.

Baca juga: Beginilah Peraturan THR 2021 dari Menteri Ketenagakerjaan

Dalam surat edaran tersebut, Menaker Ida menyatakan, SE pelaksanaan THR berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021.

Peraturan tersebut menjelaskan Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Bagi perusahaan yang telat atau bahkan tidak membayarkan THR kepada para pekerja, maka akan mendapatkan sanksi atau denda.

Berikut informasi yang diambil dari Instagram Kemenaker:

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Sumber: Instagram.com

Apa Saja Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan?

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Sumber: shutterstock.com

Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait denda, pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan pada pekerja/buruh dikenai denda sebesar 5% dari total THR.

Total THR tersebut yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar.

Pengenaan denda tersebut, tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR keagamaan kepada pekerja/buruh.

Sementara itu, pengusaha yang tidak membayar THR keagamaan kepada pekerja/buruh dalam waktu yang ditentukan, paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan dikenakan sanksi administratif.

Sanksi administratif sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yakni Pasal 9 ayat 1 dan ayat 2 dan Permenaker 6 tahun 2016, antara lain:

  • Teguran tertulis
  • Pembatasan kegiatan usaha
  • Penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi
  • Pembekuan kegiatan usaha

Pengenaan sanksi administratif tidak menghilangkan kewajiban pengusaha atas denda keterlambatan membayar THR keagamaan.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam peraturan perundang – undangan.

“Pengusaha yang tidak membayar THR keagamaan dikenai sanksi administratif berupa, teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi dan pembekuan kegiatan usaha.” jelas Menaker Ida.

Lalu Ida mengatakan, pada tahun 2020 pemerintah telah memberikan kelonggaran bagi perusahaan yang tidak mampu membayar THR.

Pembayaran THR tersebut ditentukan pada waktu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Kapan Waktu Pemberian THR bagi Pekerja?

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Sumber: shutterstock.com

Menaker Ida meminta perusahaan agar waktu pembayaran THR Keagamaan paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

Adapun dalam pelaksanannya,  pekerja/buruh yang mendapatkan THR dengan syarat telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih.

Selain itu, pekerja/buruh yang mendapatkan THR yakni mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.

Berhubung akan menghadapi momen lebaran, memakai baju baru merupakan hal yang sering orang lakukan. Apakah termasuk Anda?

Yuk, segera miliki baju special lebaran dengan memakai baju Sarimbit. Terlihat sangat kompak kan sekeluarga?

Ciptakan momen Hari Raya bersama orang-orang tercinta menjadi lebih bermakna dan menyenangkan dengan baju Sarimbit yang tersedia di Evermos.

Bagi Anda yang ingin memiliki produk baju Sarimbit, silahkan untuk klik Rekomendasi Produk di bawah ini! 

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Siapa Pekerja yang Berhak dapat THR?

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Sumber: shutterstock.com 

Berikut ini ada beberapa kategori pekerja yang berhak untuk mendapatkan THR, antara lain:

  • Pekerja/buruh berdasarkan PKWT atau PKWTT yang mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus
  • Pekerja/buruh berdasarkan PKWTT yang mengalami PHK terhitung sejak H-30 hari sebelum hari raya keagamaan
  • Buruh/pekerja yang dipindahkan ke perusahaan lain dengan masa kerja berlanjut, apabila dari perusahaan lama belum mendapat THR.

Baca juga: Cara Mengecek Penerima Bantuan UMKM Serta Cara Daftar dan Pencarian BPUM 2021

Berapa Besaran THR 2021?

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Sumber: shutterstock.com

Bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih. Pekerja akan mendapatkan THR dengan ketentuan sebesar 1 bulan upah.

Sementara bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus, tetapi kurang dari 12 bulan. Mereka akan mendapatkan THR secara proporsional sesuai perhitungan masa kerja dibagi 12 bulan kemudian dikali 1 bulan upah.

Adapun bagi pekerja/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih. upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima selama 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

Kemudian, bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

Ketentuan Pemberian THR Bagi Perusahaan yang Masih Terdampak Pandemi Covid-19

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Sumber: shutterstock.com

Bagi perusahaan yang masih terdampak pandemi Covid-19 dan berakibat tidak mampu memberikan THR Keagamaan tahun 2021.

Menaker Ida meminta Gubernur dan Bupati/Wali kota agar memberikan solusi dengan mewajibkan pengusaha melakukan dialog dengan pekerja/buruh.

Dengan tujuan untuk mencapai kesepakatan yang dilaksanakan secara kekeluargaan dan dengan itikad baik.

Kesepakatan mengenai waktu pembayaran THR keagamaan itu harus dipastikan tidak sampai menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR keagamaan tahun 2021.

Di mana besarannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Perusahaan yang melakukan kesepakatan dengan pekerja atau buruh agar melaporkan hasil kesepakatan kepada dinas yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Ketenagakerjaan setempat,” ujar Ida.

Menaker Ida meminta kepada perusahaan agar dapat membuktikan ketidakmampuan untuk membayar THR Keagamaan tahun 2021 sesuai waktu yang ditentukan berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan secara transparan.

Ia juga meminta Gubernur beserta Bupati/Wali kota untuk menegakkan hukum sesuai kewenangannya terhadap pelanggaran pemberian THR Keagamaan tahun 2021 dengan memperhatikan rekomendasi dari hasil pemeriksaan pengawas ketenagakerjaan.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya keluhan dalam pelaksanaan pembayaran THR Keagamaan tahun 2021 dan pelaksanaan koordinasi yang efektif antara pemerintah pusat dan daerah.

Gubernur dan Bupati/Wali kota juga diminta untuk membentuk Pos Komando Pelaksanaan Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 (Posko THR) dengan tetap memperhatikan prosedur/protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Rekomendasi Hampers Lebaran yang Tersedia di Evermos

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Salah satu tradisi lebaran adalah berbagi paket hampers lebaran pada keluarga, saudara dan kerabat tercinta.

Tujuan berbagi hampers ini antara lain memenuhi tradisi berbagi, sebagai pengganti THR, dan yang paling utama adalah sebagai ucapan lebaran.

Nah, bagi Anda yang ingin berbagi paket hampers, Anda bisa order paket hampers di Evermos. Berikut contoh produknya:

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Produk untuk parcel atau hampers ini bisa terdiri dari peralatan ibadah, baju, kue lebaran, makanan, dan masih banyak variasi lainnya.

Mumpung banyak promo produk-produk yang tersedia di Evermos, yakin mau melewatkan kesempatan yang insya Allah penuh berkah ini?

Selain untuk berbagi, Anda pun dapat menjual hampers ini kepada yang membutuhkan. Tentu saja Anda dapat menjadi reseller Evermos.

Lumayan sambil nunggu THR cair, mending usaha cari penghasilan tambahan dengan berjualan online. 

Tidak Punya Modal untuk Memulai Usaha? Tenang, Evermos Punya Solusinya!

Persoalan modal sebenarnya bisa teratasi. Banyak orang yang sulit memulai untuk berbisnis karena terkendala dengan hal modal.

Apakah Anda salah satunya? Seringkali pusing sendiri mencari modal dan akhirnya bingung bagaimana cara untuk memulai usaha?

Tenang, bagi Anda yang ingin memiliki bisnis, namun belum memiliki cukup modal, menjadi seorang reseller Evermos merupakan pilihan yang tepat.

Banyak kemudahan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menjadi reseller Evermos, antara lain:

  • Bisnis tanpa modal
  • Memiliki toko online sendiri
  • Tidak perlu pusing cari supplier
  • Bisa COD (Cash on Delivery)
  • Tidak perlu memikirkan stok dan pengiriman
  • Mendapatkan pelatihan bisnis online dari ahlinya
  • Berkesempatan bergabung dengan komunitas reseller dari berbagai daerah

Bagaimana? Menarik bukan? Mari raih potensi untuk mendapatkan penghasilan sesuai keinginan dengan menjadi reseller Evermos.

Yuk, segera daftarkan diri Anda dengan menjadi reseller hebat di Evermos. Semakin banyak produk yang Anda jual, maka semakin banyak pula komisi yang akan Anda dapatkan.

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Sanksi Pelanggaran Pembayaran THR Keagamaan

Setelah mendaftar jadi reseller, khusus pendaftaran dari blog akan langsung mendapatkan subsidi transaksi pertama, lho!

Anda akan mendapatkan potongan langsung dari transaksi pertama, dengan rincian sebagai berikut:

Belanja Rp100.000 akan dapat Rp50.000, gunakan KODE PROMO: TRANSAKSIPERTAMA100

Belanja Rp50.000 akan dapat Rp20.000, gunakan KODE PROMO: TRANSAKSIPERTAMA50

Sedangkan khusus untuk produk digital jika berbelanja Rp100.000 maka akan dapat Rp5.000, gunakan KODE PROMO: TRANSAKSIPERTAMADG

Yuk, mulai ikhtiar dari sekarang dan langsung lakukan transaksi pertama! Siap-siap untuk dapat penghasilan tambahan dengan menjadi reseller sukses di Evermos!

Demikianlah informasi mengenai sanksi pelanggaran pembayaran THR keagamaan yang dapat Anda ketahui.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat, boleh share artikel ini agar yang lain mendapat manfaat pula.

Jika Anda ingin membaca seputar artikel terkini lainnya, silahkan untuk mengunjungi situs Blog Evermos. 

Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
×