Pahami Konsep Perencanaan Bisnis yang Efektif | Tujuan & Komponen

Perencanaan Bisnis

Apakah kamu ingin menjalani sebuah bisnis? Suatu keputusan yang tepat untukmu membaca artikel tentang konsep perencanaan bisnis yang efektif lengkap dengan tujuan dan komponennya.

Apa Itu Perencanaan Bisnis?

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Perencanaan bisnis merupakan langkah awal dalam memulai sebuah bisnis. Langkah ini bisa dibilang penting untuk dilakukan berkaitan dengan tujuan demi kelangsungan bisnismu kedepannya.

Itulah kenapa para pebisnis tidak pernah ketinggalan untuk menyusun perencanaan bisnisnya. Sama halnya seperti dengan kegiatan lainnya, bisnis yang memiliki perencanaan pasti jauh lebih jelas arahnya, dibandingkan dengan suatu bisnis tanpa perencanaan. Jadi, pastikan kamu punya perencanaan bisnis yang matang ya.

Baca juga: Simak! 3 Strategi Bisnis Online dan Offline yang Terbukti Menguntungkan

Tujuan Perencanaan Bisnis

1. Bisa Lebih Fokus

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Sesuatu yang telah direncanakan tentu memiliki kelebihan tersendiri, jika dibandingkan dengan sesuatu yang belum terencana.

Begitu pula dengan bisnis, sebuah bisnis apapun itu bentuknya, ketika sudah memiliki tujuan dari perencanaan bisnis dari awal tentu akan jauh lebih mudah dijalankan.

Kamu pun akan dimudahkan dan bisa fokus pada rencana bisnis yang telah dirancang.

2. Sebagai Sarana Komunikasi dengan Pihak Lain

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Di dalam sebuah lini bisnis biasanya akan muncul para investor, distributor atau pun pihak lain dari luar yang akan berperan dalam pengembangan bisnis.

Mereka tentu hanya akan memilih para pebisnis yang serius dengan bisnisnya dan memiliki tujuan dari perencanaan bisnis yang jelas.

Pebisnis yang serius maksudnya mampu memprediksi langkah bisnis yang dapat dikembangkan di masa depan. Tentu saja kamu akan tertolong dengan perencanaan bisnis.

Alasannya karena salah satu keseriusanmu akan terlihat dari program yangs sudah dirancang dengan sebaik mungkin.

3. Dapat Mengetahui Estimasi Modal

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Modal merupakan salah satu elemen yang penting dalam sebuah bisnis. Modal yang besar identik dengan bisnis yang besar pula, begitupun sebaliknya.

Salah satu faktor internal yang harus dimiliki oleh para pebisnis tentu saja modal, demi merealisasikan suatu gagasan. Modal tersebut akan terekam dengan baik dan jelas, ketika kamu memutuskan untuk membuat perencanaan bisnis.

Dengan begitu, kamu akan mengetahui seberapa besar keuntungan bisnis yang diperoleh.

4. Dapat Mempermudah Pengawasan

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Tujuan perencanaan bisnis selanjutnya adalah adanya kemudahan dalam melakukan pengawasan. Pengawasan perlu dilakukan karena hal apapun bisa terjadi dengan bisnis yang masih kamu jalankan. Baik itu sesuatu hal yang baik ataupun buruk.

Jangan menunggu rugi, baru mau melakukan pengawasan. Semakin dini kamu menanggulangi kesalahan dalam bisnis, maka akan kecil kerugian yang akan kamu terima.

Jadi, pastikan untuk melakukan pengawasan bisnis secara berkala agar hal yang salah dalam bisnis bisa segera diperbaiki.

Komponen Perencanaan Bisnis

1. Membuat Deskripsi Bisnis

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Deskripsi bisnis ini bertujuan untuk menjelaskan secara singkat tentang bidang usaha yang akan dijalankan. Selain itu tujuannya untuk mengetahui potensi produk dan kemungkinannya untuk bertahan dan berkembang di masa depan.

Harapannya dalam membuat deskripsi bisnis ini, orang yang nantinya terlibat dalam bisnis akan mengetahui potensi dan arah pengembangan dari bisnis tersebut.

Baca juga: Pahami 6 Strategi Pemasaran Online yang Paling Efektif dan Efisien

2. Melakukan Strategi Pemasaran

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Komponen perencanaan bisnis yang tidak kalah penting adalah melakukan strategi pemasaran. Strategi pemasaran yang akan dijalankan harus merupakan hasil analisa pasar yang telah dilakukan dengan tepat dan cermat.

Mengapa harus melakukan analisa pasar terlebih dahulu? Karena analisa pasar merupakan kekuatan yang harus digunakan untuk menciptakan target pembeli.

Ketika merumuskan strategi ini, tentu saja kamu membutuhkan suatu analisa yang tepat sehingga dapat memanfaatkan kesempatan yang ada.

Contoh analisa yang dapat kamu gunakan adalah analisa SWOT. Dengan analisa SWOT ini, kamu dapat mengetahui keunggulan/kelebihan, kekurangan/kelemahan, peluang dan ancaman bagi suatu produk.

Jadi, pastikan strategi pemasaran yang kamu gunakan harus tepat dengan target pasar.

3. Membuat Analisa Pesaing

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Dalam perencanaan bisnis, tentu perlu membuat analisa pesaing. Analisa pesaing digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing di dalam satu pasar yang sama.

Setelah menemukan kekuatan dan kelemahan dari produk pesaing tersebut, kemudian kamu dapat mencari strategi untuk memasarkan produk dengan cara yang berbeda dengan pesaing.

Pastikan strategi tersebut memiliki nilai yang lebih dan mempunyai daya tarik yang tinggi.

4. Desain Pengembangan

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Untuk rencana desain dan pengembangan sangat diperlukan untuk menunjukkan tahap perencanaan produk, grafik pengembangan dalam konteks produksi dan penjualan.

Desain pengembangan berguna untuk mengetahui rencana usaha ke depan akan memengaruhi perencanaan pembiayaan usaha juga.

Jadi, pastikan rencana desain dan pengembangan ini teratasi dengan baik ya.

5. Rencana Operasional dan Manajemen

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Rencana operasional dan manajemen ini dibuat untuk menjelaskan bagaimana usaha akan berjalan dan berkelanjutan.

Hal ini akan berfokus pada kebutuhan logistik perusahaan, misalnya tugas dan tanggung jawab tim manajemen.

Selain itu, tentang bagaimana prosedur penugasan antar divisi dalam perusahaan, serta kebutuhan anggaran dan pengeluaran yang berkaitan dengan operasional perusahaan.

6. Menghitung Pembiayaan

Perencanaan Bisnis

Sumber: pexels.com

Komponen yang terakhir yaitu dari segi pembiayaan. Dari mana sumber dana berasal, bagaimana mengatur anggaran agar efisien dan usaha dapat berjalan lancar adalah tugas penting yang harus direncanakan dalam komponen pembiayaan.

Adapun beberapa dokumen keuangan yang dibutuhkan untuk menyusun faktor pembiayaan diantaranya laporan keuangan perencanaan, laporan arus kas perencanaan, laporan neraca perencanaan, dan analisis pengembalian modal.

Demikianlah informasi seputar perencanaan bisnis, mulai dari pengertian, tujuan hingga komponen penting yang harus ada dalam perencanaan bisnis.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan dapat membantumu untuk bisa menjalankan perencanaan bisnis dengan sebaik mungkin.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya pada situs blog Evermos.

Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
×