Ketahuilah Penyebab Demam Berdarah Berikut Ini Agar Lebih Waspada

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Virus dengue ini ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti. Supaya kamu bisa lebih waspada terhadap penyakit ini, yuk ketahui terlebih dahulu penyebab demam berdarah, gejala, hingga pencegahannya pada ulasan artikel berikut ini.

Penyebab Demam Berdarah

Penyebab Demam Berdarah
Sumber: pexels.com

Demam berdarah dapat membuat penderitanya mengalami nyeri hebat seakan-akan tulangnya patah. Pada sejumlah pasien, demam berdarah dengue dapat menjadi penyakit yang sangat mengancam jiwa.

Lalu apa penyebab dari penyakit demam berdarah ini? Penyebab demam bedarah adalah virus dengue yang ditularkan kepada manusia melalui nyamuk Aedes aegypti.

Saat virus dengue menginfeksi nyamuk, dan nyamuk menggigit manusia, maka bisa mengantarkan virus tersebut ke dalam tubuh.

Pada umumnya Aedes aegypti berukuran lebih kecil, badannya berwarna hitam pekat dengan dua garis vertikal putih di punggung dan garis-garis putih horizontal pada kaki.

Nyamuk tersebut biasanya ada dari pagi hingga sore hari, meskipun terkadang juga menggigit pada malam hari.

Selain itu, ia juga menyukai tempat gelap dan sejuk, sehingga lebih banyak ditemukan di dalam rumah dibandingkan di luar rumah yang panas.

Selain penyebab, kamu juga perlu mengetahui gejala dari penyakit demam berdarah ini seperti apa.

Baca juga: Penting! Lakukan 10 Cara Menjaga Kesehatan yang Baik di Musim Hujan

Gejala Demam Berdarah

Penyebab Demam Berdarah
Sumber: pexels.com

Gejala utama dari demam berdarah dengue ini adalah demam yang mendadak tinggi hingga 39°C. Demam tersebut akan berlangsung terus-menerus selama 2-7 hari.

Setelah itu, turun dengan cepat dan biasanya diikuti gejala demam berdarah sebagai berikut ini:

  • Nyeri kepala
  • Menggigil dan lemas
  • Ruam kulit hingga kemerahan
  • Kesulitan menelan makanan dan minuman
  • Mual dan muntah
  • Nyeri di belakang mata, otot, dan tulang

Kemiudian gejala demam berdarah di atas akan diikuti oleh tanda perdarahan, seperti berikut:

  • Gusi berdarah
  • Mimisan
  • Timbul bintik-bintik merah pada kulit
  • Muntah darah
  • Buang air besar berwarna hitam

Nah, untuk fase demam berdarah dengue biasanya diikuti oleh fase kritis selama 2-3 hari. Pada fase kritis inilah suhu tubuh menurun, hingga bagian tubuh seperti tangan dan kaki dingin dan biasanya merasa seperti sudah sembuh.

Padahal, pada fase ini kamu harus sangat waspada, sebab bisa terjadi sindrom syok dengue yang dapat mengancam jiwa.

Diagnosis Demam Berdarah

Penyebab Demam Berdarah
Sumber: pexels.com

Dalam pemeriksaan laboratorium pada awal fase demam, akan dijumpai jumlah sel darah putih yang normal. Kemudian, jumlah tersebut akan menurun selama fase demam.

Jumlah sel darah merah pada awal demam pada umumnya juga akan tetap normal. Namun, penurunan jumlah biasanya ditemukan antara hari ketiga sampai ketujuh.

Oleh karena itu, pemeriksaan sel darah merah ini perlu diulang.

Perlu diketahui juga bahwa peningkatan sel darah merah selalu dijumpai pada demam berdarah dengue.

Hal tersebut merupakan indikator terjadinya kebocoran plasma, yang di mana seharusnya sel darah tersimpan. Pemeriksaan rontgen dada juga bisa dilakukan untuk melihat adanya kebocoran cairan ke dalam rongga dada.

Pengobatan Demam Berdarah

Penyebab Demam Berdarah
Sumber: pexels.com

Dalam penanganan awal dari demam berdarah dengue bisa dilakukan di rumah. Pada pinsipnya adalah pasien harus mengonsumsi banyak cairan untuk mencegah dehidrasi, yang berujung ke penurunan trombosit dan syok.

Diwajibkan untuk mengonsumsi 2-3 liter air, karena dehidrasi bisa timbul akibat demam tinggi, kesulitan menelan makanan dan minuman, serta muntah.

Selain itu, ada jenis minuman yang dianjurkan yaitu jus buah, teh manis, sirop, susu, serta larutan oralit. Apabila cairan oral tidak dapat diberikan, sebaiknya pasien dirawat untuk diberikan cairan infus.

Pasien diharapkan untuk beristirahat total selama masih demam maupun fase syok. Sangat penting juga untuk selalu memonitor kadar trombosit dan kadar sel darah merah dalam darah sampai mencapai batas normal kembali.

Apabila masih demam, bisa dilakukan kompres seluruh badan terutama di bagian ketiak dan selangkangan.

Obat parasetamol juga dapat membantu untuk mengurangi demam. Setelah semua hal tersebut dilakukan, segeralah bawa penderita ke rumah sakit untuk mencegah timbulnya komplikasi.

Baca juga: 7 Manfaat Donor Darah Untuk Kesehatan Tubuh

Pencegahan Demam Berdarah

Penyebab Demam Berdarah
Sumber: pexels.com

Langkah pencegahan ini tentu wajib kita lakukan. Pada dasarnya, upaya pencegahan demam berdarah dengue dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan rumah.

Selain itu, pastikan kamu juga menjaga kebersihan lingkungan di sekitarmu.

Adapun cara terbaik untuk mengendalikan nyamuk Aedes aegypti adalah dengan menyingkirkan habitatnya.

Maka, kamu harus harus mengosongkan wadah air yang terbuka, sehingga nyamuk tidak dapat bertelur di dalam wadah-wadah terbuka tersebut.

Sedangkan untuk mencegah gigitan nyamuk, kamu dapat mengenakan pakaian yang menutupi kulit sepenuhnya.

Dengan menggunakan losion antinyamuk dan kelambu pun ketika beristirahat juga bisa membantu.

Demikianlah informasi seputar penyebab demam berdarah serta gejala hingga cara pencegahannya.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan dapat membantumu untuk terus selalu berwaspada terhadap penyakit demam berdarah.

Jangan lupa untuk selalu jaga kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan tubuhmu agar terhindar dari segala penyakit, terutama penyakit yang mematikan.

Ingin membaca informasi menarik lainnya? Bisa kamu dapatkan di situs blog Evermos.

×