Doa Untuk Orang yang Zalim Kepada Kita Arab, Latin dan Terjemahannya

Doa Untuk Orang yang Zalim Kepada Kita Agar Bisa Ikhlas

Doa untuk orang yang zalim kepada kita – Perbuatan dzalim atau zalim merupakan salah satu sifat yang buruk dan dapat dimiliki oleh setiap manusia. Zalim merupakan sifat buruk, atau melakukan sesuatu yang tidak pada tempatnya sehingga melakukan sesuatu yang tidak semestinya dan berdampak kepada orang tersebut. Ketika kita dizalimi, tentu wajar ada perasaan seperti sakit hati, kemudian merasakan tidak adil. Namun, Islam juga tidak menganjurkan untuk melakukan perbuatan balas dendam yang nantinya akan merugikan oleh karena itu mari membaca doa berikut.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang bagaimana doa untuk orang yang zalim kepada kita, kita perlu mengetahui definisi dari perbuatan zalim itu sendiri serta apa upaya atau respon yang perlu kita lakukan.

Pengertian Kata Zalim dan Dizalimi

Setiap manusia tentunya menginginkan agar keberadaannya dihargai, dihormati dan diperlakukan selayaknya agar dapat hidup tentram dan damai.

Namun, pada kenyataannya terkadang manusia tidak dapat seratus persen berbuat adil kepada sekitarnya atau memiliki berbagai motif yang terkadang sulit dipahami.

Lalu apa itu zalim dan perbuatan zalim, sehingga dapat berdampak kepada orang yang dizalimi?

Zalim secara bahasa artinya yaitu meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya atau semestinya. 

Secara etimologi, zalim merupakan akhlak yang tercela dan sifat buruk dari seseorang yang dapat merusak agama, menghilangkan kebaikan dan mendatangkan keburukan, bahkan dapat memutus tali silaturahmi. 

Setiap diri manusia pada dasarnya memiliki tabiat dan watak zalim, namun tidak semua orang dapat disebut sebagai pelaku kezaliman.

Macam Macam Perilaku Zalim

Melansir dari kumparan.com dan mengutip dari buku Ensiklopedia Doa Muslimah oleh TIM GIP, secara garis besar zalim sendiri terbagi menjadi dua bentuk. Bentuk yang pertama adalah perilaku menzalimi diri sendiri, yang kedua adalah menzalimi orang lain.

Zalim terhadap diri sendiri berarti melakukan kesyirikan dan perbuatan dosa atau maksiat. Adapun menzalimi orang lain yaitu menyakiti perasaan atau tidak menunaikan hak orang lain.

Pertama, Zalim yang Paling Buruk yaitu Syirik

Disebutkan dalam buku Fikih Sosial Tuntunan dan Etika Hidup Bermasyarakat karya Abdul Aziz ibn Fauzan ibn Shalih yang pertama yaitu zalim yang paling buruk.

Zalim yang satu ini adalah zalim paling buruk yaitu menyekutukan Allah SWT atau syirik.

Seseorang apabila telah melakukan kemusyrikan, dengan begitu telah melakukan perbuatan dosa yang besar bagi Allah SWT.

Hal ini juga terdapat pada firman Allah SWT pada surat An-Nisa ayat 48, berikut ini. 

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.”

Kedua, Zalimnya Manusia Berbuat Maksiat kepada Allah SWT

Kemudian zalim berikutnya adalah perbuatan manusia yang zalim kepada Allah SWT dengan melakukan maksiat didalamnya.

Allah SWT memberikan firman dalam Surah Ath-Thalaq di ayat 1 yang berbunyi sebagai berikut.

“Itulah hukum-hukum Allah dan barang siapa yang melanggar hukum-hukum Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Engkau tidak mengetahui barangkali Allah mengadakan sesudah hal yang baru.”

Sehingga manusia yang berbuat zalim kepada Allah SWT dengan berbuat maksiat tentunya akan mendapatkan mudharat atau balasan sesuai ketentuan-Nya.

Ketiga, Zalim Seorang Manusia Kepada Sesama Manusia Lainnya

Berikutnya adalah sifat zalim manusia kepada sesama manusia lainnya, inilah poin yang menjadi pembahasan dalam artikel doa untuk orang yang zalim kepada kita. 

Berbuat zalim memiliki banyak bentuknya, mulai dari zalim terkecil seperti melakukan perbuatan bohong, ghibah, hingga zalim perbuatan yang menyakiti secara hati dan fisik manusia tersebut.

Salah satu riwayat hadits juga mengingatkan akan terlepasnya iman karena perbuatan zalim, 

“Perkara yang banyak menyebabkan terlepasnya iman dalam hati adalah berlaku zalim terhadap sesama manusia.”

Sebab, zalim terhadap manusia tentu lebih sulit untuk dihapuskan karena berkaitan dengan orang tersebut ketimbang meminta ampunan kepada Allah SWT.

Doa Untuk Orang yang Zalim Kepada Kita Arab, Latin dan Terjemahannya

Selengkapnya

×
slot88