Niat Puasa Idul Adha Hari Pertama dan Kedua, Simak di Sini!

Niat puasa idul adha hari pertama dan kedua – Sudah tau keutamaan menjalankan puasa tarwiyah dan arafah? Belum?! Kalau gitu simak artikel ini sampai selesai, ya.

Menteri Agama, H. Yaqut Cholil Qoumas telah menetapkan bahwasanya hari raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah jatuh pada hari Minggu, 10 Juli 2022.

Itu artinya sebentar lagi akan dilaksanakan hari raya Idul Adha atau sering disebut dengan hari raya qurban.

Sebelum tanggal 10 Dzulhijjah, ada amalan penting dan sangat luar biasa keutamaannya, yakni puasa Dzulhijjah, puasa tarwiyah, dan arafah.

Puasa Dzulhijjah dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah, sedangkan puasa tarwiyah dan arafah dilaksanakan pada 8 dan 9 Dzulhijjah. 

Sebelum membahas keutamaan melaksanakan puasa hari pertama dan kedua sebelum hari raya idul adha atau puasa tarwiyah dan arafah, sebaiknya harus tahu terlebih dahulu niat puasa idul adha hari pertama dan kedua berikut ini.

Niat Puasa Idul Adha Hari Pertama dan Kedua (Tarwiyah dan Arafah)

niat puasa idul adha hari pertama dan kedua
Sumber: shutterstock.com

Sebelum melakukan sesuatu tentu harus selalu diawali dengan niat, begitu pun dengan ibadah puasa. 

Jika dilakukan tanpa niat maka hasilnya pun tidak akan maksimal. Berikut ini adalah niat puasa Idul Adha hari pertama dan kedua (tarwiyah dan arafah).

1. Niat puasa Idul Adha hari pertama dan kedua (Tarwiyah)

Puasa tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, pada tahun ini berarti jatuh pada tanggal 8 Juli 2022.

Berikut ini adalah bacaan niat puasa tarwiyah: 

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Latin: Nawaitu shaumat tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat berpuasa sunah Tarwiyah karena Allah SWT

Itulah bacaan niat puasa Idul Adha hari pertama atau puasa tarwiyah.

2. Niat puasa Idul Adha hari pertama dan kedua (Arafah)

Kemudian pada hari berikutnya yakni tanggal 9 Dzulhijjah, ada amalan yang tak kalah penting yaitu puasa arafah.

Puasa arafah tahun ini dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2022. Berikut ini adalah bacaan niat puasa arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati yauma Arafah lillahi ta‘ala.

Artinya: Saya berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah SWT.

Itulah bacaan niat puasa Idul Adha hari pertama dan kedua atau puasa tarwiyah dan arafah yang mudah untuk dihafalkan.

Niat Buka Puasa Idul Adha Hari Pertama dan Kedua

niat puasa idul adha hari pertama dan kedua
Sumber: shutterstock.com

Setelah seharian penuh menjalankan puasa tarwiyah dan arafah. Ketika adzan magrib berkumandang adalah waktu berbuka puasa.

Adapun berikut ini bacaan niat buka puasa Idul Adha hari pertama dan kedua:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: “Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.”

Selain itu doa yang bisa diucapkan ketika berbuka puasa lainnya yaitu sebagai berikut:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Latin: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.”

Hadits Tentang Puasa Idul Adha

hadits puasa idul adha
Sumber: pexels.com

Adapun hadits atau dalil yang menjadi landasan untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Dzulhijjah seperti yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam An Nasa’i berikut ini:

عَنْ حَفْصَةَ قَالَتْ أَرْبَعٌ لَمْ يَكُنْ يَدَعُهُنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَ عَاشُورَاءَ وَالْعَشْرَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ

Artinya: Dari Hafshah RA, ia berkata, “Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW yaitu, puasa Asyura, puasa sepuluh hari di bulan Dzulhijjah, puasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat sebelum Subuh.” (HR Ahmad dan An Nasa’i).

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

keutamaan puasa arafah
sumber : shutterstock.com

Ibadah puasa sunnah tarwiyah dan arafah memiliki keutamaan yang sangat luar biasa, seperti yang disebutkan dalam hadits riwayat At Tirmidzi dan Ibnu Majah.

“Tidak ada hari yang amal sholeh, lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 hari pertama bulan Dzulhijjah).’ Sesungguhnya berpuasa satu hari di dalamnya membandingi berpuasa satu tahun. 

Melakukan Sholat malam di dalamnya membandingi sholat malam pada malam Lailatul Qadar. Salah seorang sahabat bertanya ‘Apakah lebih baik daripada jihad fisabilillah?’ 

Beliau bersabda, ‘Iya. Lebih baik daripada jihad fisabilillah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid)’.” (HR At Tirmidzi dan Ibnu Majah).

1. Keutamaan puasa tarwiyah

Puasa tarwiyah memiliki keutamaan yang luar biasa yaitu barangsiapa yang menjalankan ibadah puasa sunnah tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah, akan dihapuskan dosa-dosa di tahun lalu.

2. Keutamaan puasa arafah

Kemudian keutamaan yang didapat ketika menjalankan puasa arafah yaitu mendapatkan kemuliaan oleh Allah SWT. 

Jadi, sebelum Idul Adha berlalu, mari kita jalankan sunnah-sunnah yang ada dan dapatkan kemuliaan yang sangat luar biasa ini.

Demikianlah ulasan mengenai niat puasa Idul Adha hari pertama dan kedua serta keutamaan yang didapatkannya. Semoga bermanfaat!

Jika Anda ingin membaca artikel islami menarik lainnya, silahkan kunjungi situs Blog Evermos. Selamat membaca!

Dan bagi Anda yang mau dapat uang hanya modal Hp, langsung saja bergabung menjadi reseller Evermos di sini.

×