Mengapa Nabi Muhammad SAW Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar?

Mengapa Nabi Muhammad SAW mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar – Saat Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, beliau berhasil mempertemukan Kaum Muhajirin dan Anshar menjadi dua kaum yang bersaudara.

Terkadang pertanyaan mengapa Nabi Muhammad SAW membuat dua kaum tersebut bersaudara terlintas di kepala.

Lalu bagaimana kisahnya sehingga Rasulullah berhasil mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar?

Simak artikelnya sampai selesai, ya.

Mengapa Nabi Muhammad SAW Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar?

Mengapa Nabi Muhammad SAW Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar
Sumber: google.com/bersosial

Awal kisah dari persaudaraan dua kaum ini adalah ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah bersama dengan orang-orang Muhajirin.

Kemudian di Madinah sudah menunggu orang-orang Anshar yang siap menyambut Nabi Muhammad SAW dan orang-orang Muhajirin.

Hal itu menjadi awal pertemuan antara Kaum Anshar dan Kaum Muhajirin di Madinah, dan saat itu juga Nabi Muhammad mempersaudarakan keduanya.

Lalu mengapa Nabi Muhammad SAW mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar? 

Alasan Rasulullah mempersaudarakan kaum Anshar dan Muhajirin adalah karena orang-orang Anshar menganggap orang-orang Muhajirin adalah saudaranya sendiri.

Selain itu Rasulullah ingin martabat umat Islam juga semakin tinggi dan persaudaraan semakin erat. Oleh karena itu kedua kaum tersebut bersaudara.

Persaudaraan Kaum Muhajirin dan Anshar Dimulai sejak Tahun 622 M

Mengapa Nabi Muhammad SAW Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar
Sumber: google.com/bersosial

Peristiwa hijrah Rasulullah dari Mekkah ke Madinah bersama kaum Muhajirin didorong oleh kekejaman yang mereka terima dari kaum kafir Quraisy. Oleh karena itu, pada 622, Nabi Muhammad dan kaum Muhajirin meninggalkan Mekah untuk hijrah ke Madinah. 

Sesampainya di Madinah, kedatangan Nabi Muhammad dan para sahabat disambut dengan sangat baik oleh penduduk di sana. Mereka disebut sebagai Kaum Anshar, yaitu kaum yang berbaik hati dan menerima Nabi Muhammad sekaligus pengikutnya, kaum Muhajirin, di Madinah. 

Hal pertama yang dilakukan oleh Nabi Muhammad adalah menyatukan kaum Anshar dengan kaum Muhajirin dalam ikatan persaudaraan. Yang menjadi dasar dalam persaudaraan antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar adalah persamaan iman, yakni iman kepada Allah SWT.

Tujuan Rasulullah Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar

Mengapa Nabi Muhammad SAW Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar
Sumber: google.com/bersosial

Tujuan Rasulullah SAW mempersaudarakan kaum Anshar dengan kaum Muhajirin adalah supaya tercipta rasa persaudaraan dan kekeluargaan, sehingga terbina saling tolong-menolong dan saling mewarisi satu sama lain. 

Nabi Muhammad memimpin pertemuan di rumah Anas bin Malik yang dihadiri oleh 90 orang Anshar dan Muhajirin. 

Lewat pertemuan ini, Nabi mempersaudarakan mereka untuk saling menolong dan mewarisi. Bahkan, persaudaraan kaum Muhajirin dan Anshar dikukuhkan dengan dibangunnya Masjid Nabawi di Madinah.

Apa yang Dibantu oleh Kaum Anshar kepada Kaum Muhajirin?

Muhajirin
Sumber: google.com/bersosial

Berbagai hal dilakukan oleh kaum Anshar untuk membantu kaum Muhajirin yang baru tiba di Madinah. Sedari awal, kaum Anshar menerima kedatangan kaum Muhajirin dengan penuh sukacita. 

Kemudian, cara kaum Anshar membantu kaum Muhajirin adalah dengan bantuan materi, baik berupa harta hingga tempat tinggal. Untuk menjamin tempat tinggal para Muhajirin pada masa awal perjuangan Islam, kaum Anshar menghibahkan tanah mereka. 

Tanah itu kemudian oleh Rasulullah dibangun tempat tinggal untuk kaum Muhajirin. Di samping itu, kaum Anshar juga dengan senang hati menampung para Muhajirin di rumahnya.

Dalam sebuah riwayat, diceritakan bahwa kaum Anshar hendak membagi setengah hasil panen kurma mereka kepada Muhajirin. 

Namun, Rasulullah menyarankan agar memberikan panen tersebut seperlunya, kepada para Muhajirin. Kaum Anshar menyediakan tempat tinggal dan membagikan hartanya secara adil. Dengan demikian, perjalanan Nabi Muhammad untuk melaksanakan dakwah Islam di Madinah pun berjalan dengan lebih mudah.

Orang-orang yang Menjadi Saudara dari Kaum Anshar dan Muhajirin

Anshar
Sumber: google.com/bersosial

Berikut ini adalah beberapa orang dari kaum Muhajirin dan Anshar yang menjadi saudara:

  1. Abu Bakar – Kharijah bin Zubair.
  2. Umar bin Khattab – Itban bin Malik.
  3. Usman bin Affan – Aus bin Tsabit.
  4. Abu Hudzaifah bin Utbah – Utbah bin Bisyr.
  5. Abdul Rahman bin Auf – Sa’ad bin Rabi’.
  6. Zubair bin Awwam – Salamah bin salamah.
  7. Amir bin Abdillah – Sa’ad bin Muadz.
  8. Ammar bin Yasir – Hudzaifah bin Al Yaman.
  9. Thalhah bin Ubaidillah – Ka’ab bin Malik.
  10. Bilal bin Rabah – Abu Ruwaihah

Itu adalah orang-orang yang menjadi saudara dari kaum Anshar dan Muhajirin.

Itulah jawaban lengkap dari pertanyaan mengapa Nabi Muhammad SAW mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar.

Jika Anda ingin membaca dan mendapatkan artikel islami menarik lainnya, jangan lupa untuk selalu mengunjungi situs Blog Evermos.

Anda juga bisa mendapatkan penghasilan jutaan rupiah hanya dengan modal HP saja tanpa harus keluar rumah.

Caranya mudah, hanya cukup menjadi reseller Evermos dan daftar sekarang juga dengan menekan tombol di bawah ini.

DAFTAR DISINI SEKARANG

×
slot88