Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi: Arti, Cara Membaca dan Contohnya

Dalam membaca Al-Quran umat Muslim wajib membacanya dengan tartil dan benar sesuai tajwid. Salah satu jenis hukum bacaan dalam ilmu tajwid yaitu mad lazim mutsaqqal kilmi. Simak lebih lanjut untuk pengertian dan contohnya ya!

Secara pengertian, ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari cara membaca Al-Quran secara benar dan sesuai kaidah.

Mad lazim mutsaqqal kilmi menjadi salah satu hukum bacaan Al-Quran yang wajib kita ketahui sebagai umat muslim.

Mari kita ketahui bersama-sama, pengertian, bagaimana cara membaca disertai contoh bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi berikut.

Pengertian Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi

Kata mad yang berasal dari bahasa Arab artinya adalah panjang, adapun lazim memiliki arti pasti, mutsaqqal artinya diberatkan, dan kilmi yaitu kalimat.

Sehingga jika digabung arti dari mad lazim mutsaqqal kilmi yaitu hukum bacaan yang terjadi apabila mad bertemu dengan tasydid dalam satu lafadz.

Penting kita tahu, mad lazim mutsaqqal kilmi yaitu ilmu tajwid yang tergolong dalam mad far’i dalam hukum bacaan mad.

Mad far’i adalah bacaan mad yang panjangnya lebih dari dua harakat atau lebih dari satu alif.

Macam Macam Mad dan Cara Membacanya

mad lazim mutsaqqal kilmi
Sumber: pexels.com

Sebelum lebih jauh membahas mad lazim mustaqqal kilmi, mari simak terlebih dahulu apa saja macam-macam hukum bacaan mad.

Mad secara bahasa memiliki arti yaitu panjang.

Apabila saat membaca Al Quran, kita bertemu dengan hukum bacaan mad, maka janganlah memendekkan bacaan terebut.

Berikut adalah penjelasan mengenai macam macam mad dan cara membacanya:

1. Mad Far’i

Hukum bacaan mad far’i yaitu merupakan hukum bacaan tambahan dari mad asli.

Berdasarkan istilahnya, mad far’i adalah cabang.

Untuk hukum membacanya yaitu di panjangkan dengan dua setengah alif atau sama dengan 2, 4 atau 6 ketukan.

Terkenanya mad far’i yaitu karena adanya hamzah, sukun, tasydid, maupun waqaf.

2. Mad Thabi’i

Hukum mad yang asli dan masih murni yaitu merupakan pengertian dari mad thabi’i.

Terkenanya hukum mad thobi’i yaitu jika huruf berharakat fathah yang bertemu dengan alif.

Kemudian huruf berharakat kasrah bertemu dengan ya sukun.

Dan huruf berharakat dhammah bertemu dengan waw sukun.

Cara membacanya yaitu harus panjang dua harakat disebut dengan satu alif.

3. Mad Wajib Muttasil

Kemudian ada mad wajib muttasil, yaitu mad thabi’i bertemu dengan hamzah di dalam satu kata atau kalimat.

Jadi cara membacanya yaitu wajib memanjangkan sampai 5 harakat atau setara dengan 2 setengah kali dari mad thabi’i yaitu dua setengah alif.

4. Mad Jaiz Munfasil

Selanjutnya ada mad jaiz munfasil yaitu hukum bacaan terjadi jika mad thabi’i bertemu dengan hamzah pada kalimat lain.

Jaiz artinya boleh, munfasil artinya yaitu terpisah.

Cara membacanya bisa seperti mad wajib muttasil, namun boleh juga jika membaca seperti hukum bacaan mad thabi’i.

Yaitu dengan panjang satu harakat atau dua alif.

5. Mad Lazim Mukhaffaf Kalimi

Mad lazim mukhaffaf kalimi adalah mad yang terjadi apabila mad thabi’i bertemu huruf mati atau huruf sukun.

Adapun cara membacanya yaitu dibaca sepanjang enam harakat.

6. Mad Lazim Muthaqqal Kilmi 

Hukum bacaan mad lazim muthaqqal kilmi terjadi jika ada mad thabi’i kemudian bertemu dengan tasydid dalam satu kata atau ayat.

Untuk cara membacanya yaitu harus panjang hingga tiga kali mad thabi’i atau sekitar 6 harakat.

Cara membaca Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi

Cara membacanya sendiri sebenarnya tidak sulit.

Jika diperhatikan dengan seksama, huruf mad terdiri dari ا dan .

Saat membaca, suara kita harus fokus pada huruf mad, yang disertai dengan vokal tasydid dalam sebuah kata.

Hukum bacaannya terjadi apabila bertemu dengan huruf bertasydid dalam satu kata.

Cara membaca mad ini adalah dibaca dengan panjang enam harakat.

Contoh Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi serta Cara Membacanya

mad lazim mutsaqqal kilmi
Sumber: pexels.com

1. Az-Zumar Ayat 64

قُلْ أَفَغَيْرَ اللَّهِ تَأْمُرُونِّي أَعْبُدُ أَيُّهَا الْجَاهِلُونَ

Cara membaca madnya: Ta’muruunni (pada bagian tengah).

2. Al-An’am Ayat 80

وَحَاجَّهُ قَوْمُهُ قَالَ أَتُحَاجُّونِّي فِي اللَّهِ

Cara membacanya: Wahaajjahu (di tengah) dan Atuhaajjuunnii (di akhir).

3. Al Baqarah ayat 139

قُلْ اَتُحَاۤجُّوْنَنَا

Cara membacanya: Qul Atuahaaaaaajjuunanaa.

4. Al Fathihah ayat 7

وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Dibaca: Waladh dhoooooolliiin.

5. Al-Baqarah Ayat 76

لِيُحَاجُّوكُمْ بِهِ عِنْدَ رَبِّكُمْ

Cara membaca: Liyuhaaajjuukum (di akhir).

6. Al-Mulk Ayat 19

فَوْقَهُمْ صَافَّاتٍ وَيَقْبِضْنَ

Cara membaca madnya: Shooffaatin (di tengah).

7. Al-Baqarah Ayat 164

وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ

Cara membaca: Daabbah (Pada awal ayat)

8. Surat An-Naaziat ayat 34

فَاِذَا جَاۤءَتِ الطَّاۤمَّةُ الْكُبْرٰىۖ

Cara membaca madnya: Faidzaa jaaaaaati thoommatul kubrooo.

Itulah penjelasan mengenai mad lazim mutsaqqal kilmi pengertian dan cara membaca disertai contohnya.

Semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang ingin memperdalam wawasan tentang ilmu tajwid dalam membaca Al Quran.

Sebarkan kebaikan ini kepada orang lain, orang terdekat Anda dengan salin link artikel dan membagikannya.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya kunjungi Blog Evermos.

Mau bisnis modal minim langsung dari HP? Yuk bergabung jadi reseller Evermos sekarang juga!

×
slot88