Peraturan & Sanksi Larangan Mudik Lebaran 2022. Masih Mau Mudik?

Saat ini santer terdengar kabar bahwa pemerintah mengeluarkan imbauan larangan mudik lebaran mulai tanggal 06-17 Mei 2022. Hal ini menimbulkan polemik dan perbincangan di tengah masyarakat mengenai kejelasan aturan ini. Banyak masyarakat yang berdalih bahwa mereka bisa mudik pada waktu sebelum ataupun sesudah larangan tersebut diberlakukan.

Namun, hingga saat ini pemerintah terus memperbaharui peraturan dan menyatakan bahwa tetap ada larangan pulang kampung pada hari sebelum ataupun sesudah larangan mudik lebaran tersebut diberlakukan. Pemerintah akan memberlakukan beberapa sanksi dan ketentuan pada masyarakat yang bersikeras mudik.

Bagaimana sajakah peraturan dan denda dari larangan mudik lebaran 2022 ini? Selengkapnya, mari kita simak pada ulasan berikut ini.

Peraturan Larangan Mudik Lebaran 2022

larangan mudik lebaran
sumber : google/bersosial

Saat ini banyak masyarakat yang bersikeras untuk tetap melaksanakan pulang kampung yakni dengan menyiasatinya sebelum tanggal diberlakukan larangan mudik. Hal ini menyebabkan pemerintah perlu memberikan peraturan tegas bagi para warga yang terbukti melanggarnya.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengingatkan, warga yang ketahuan mencuri start untuk mudik sebelum 6 Mei 2022 akan diberlakukan karantina lima hari.

Karantina ini tidak akan dilakukan di rumah masing-masing, namun di tempat yang sudah disediakan oleh Pemda setempat.

Untuk menjalankan peraturan ini, nantinya pihak dari kepolisian akan menempatkan anggota pada setiap pos pengamanan guna menyeleksi kendaraan yang keluar masuk. Petugas akan berjaga 24 jam selama 14 hari selama larangan mudik.

Pada setiap kendaraan melewati pos , semua yang lewat akan polisi periksa, jika tidak memiliki SIKM maka akan diberlakukan putar balik.

Baca Juga : Cara Membuat SIKM 2021 Untuk Perjalanan Darurat Lebaran

Titik Penyekatan dan Pos Penjagaan Larangan Mudik Lebaran 2022

larangan mudik lebaran
sumber : google/bersosial

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memetakan sedikitnya 31 titik penyekatan selama permberlakuan pelarangan mudik lebaran tahun ini.

Titik penjagaan ini nantinya akan tersebar di jalan arteri, ruas jalan tol, hingga jalur tikus yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yaitu Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), termasuk tingkat Kabupaten Bekasi sampai Tangerang Selatan.

31 titik ini akan terdiri dari 14 titik penyekatan dan 17 pos check point. Adapun Berikut Sebaran 31 pos titik penyekatan dari Polda Metro Jaya selama larangan mudik Lebaran 6-17 Mei 2022.

Wilayah Polres Metro Jakarta Barat:

  1. Kalideres
  2. Joglo

Wilayah Polres Metro Jakarta Timur:

  1. Lampiri
  2. Panasonik

Wilayah Polres Metro Jakarta Utara:

  1. Perintis Kemerdekaan

Wilayah Polres Metro Jakarta Selatan:

  1. Pasar Jumat
  2. Budi Luhur

Wilayah Polres Metro Bekasi Kota:

  1. Gerbang Tol Bekasi Barat
  2. Gerbang Tol Bekasi Timur
  3. Sumber Arta
  4. Harapan Indah

Wilayah Polres Metro Bekasi Kabupaten:

  1. Kedung Waringin
  2. Cibeet
  3. Kalimalang Tambun
  4. Pintu Tol Tambun
  5. Gerbang Tol Cibitung
  6. Gerbang Tol Cikarang Pusat
  7. Cibarusah

Wilayah Polres Metro Depok:

  1. Jalan Raya Ciputat/Bogor
  2. Jalan Raya Bogor SPBU Cilangkap
  3. Gerbang Tol Kukusan
  4. Gerbang Tol Brigif
  5. Simpang Bambu Kuning BI Gede

Wilayah Polres Tangerang Kota:

  1. Kebon Nanas
  2. Jatiuwung

Wilayah Polres Tangerang Selatan:

  1. Gerbang Tol Bitung
  2. Pos Bitung

Wilayah Polda Metro Jaya:

  1. Penyekatan Cikarang Barat
  2. Putaran Gerbang Tol Cikarang Barat
  3. Cikupa

Sejumlah otoritas daerah pun telah mengeluarkan kebijakan guna mendukung keputusan pemerintah pusat. Termasuk Polda Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat yang juga akan melakukan penyekatan di sejumlah titik.

Baca Juga : Larangan Mudik Lebaran 2021, Ini Jenis Perjalanan yang Diperbolehkan

Sanksi Pelanggar Aturan Mudik Lebaran 2022

larangan mudik lebaran
sumber : google/bersosial

Kemudian kelak, jika Ada masyarakat sanksi yang dijatuhi kepada pelanggar akan berbeda-beda. Kendaraan pribadi akan diputar balik, sedangkan kendaraan pribadi yang disalahgunakan akan dikandangkan.

Kendaraan pribadi yang digunakan dengan memungut bayaran berarti itu namanya travel gelap. Jika didapati ada kasus seperti ini, terkena pasal 308 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kemudian jika ada kendaraan yang tidak digunakan untuk peruntukannya seperti kendaraan truk pengangkut barang namun digunakan untuk mengangkut orang, maka akan dikenakan Pasal 303 UU Lalu Angkutan Jalan.

Dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus ini disebutkan juga masyarakat yang tetap nekat melakukan mudik akan diberikan sanksi. Sanksi ini berpatokan pada Undang-Undang (UU) tentang Kekarantinaan Kesehatan. Khususnya Pasal 93 yang menyebutkam bahwa hukuman kurungan paling lama adalah setahun dan denda maksimal hingga Rp 100 juta.

Pasal 93 tersebut berbunyi

“Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100.000.000.”

Kebijakan larangan mudik lebaran 2022 ini nantinya berlaku bagi semua kalangan masyarakat baik itu karyawan BUMN, karyawan swasta, pegawai negeri sipil, anggota TNI-Polri, pekerja formal maupun informal, hingga masyarakat umum.

Masyarakat yang nekat mudik bisa disanksi sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Ada pula sanksi tegas bagi para PNS yang melanggar aturan mudik ini. Berikut adalah rincian peraturannya

Sanksi Untuk PNS yang Mudik

larangan mudik lebaran
sumber : google/bersosial

Larangan mudik untuk PNS ini nantinya ditegaskan dalam sebuah Surat Edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang juga membahas kebijakan sanksinya.

Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2021.

Dalam aturan ini, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dilarang mengambil cuti dan mudik Lebaran selama periode waktu 6-17 Mei 2022.

PNS atau PPPK yang nekat mudik akan mendapat hukuman sanksi seperti yang tertera dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Merujuk pada regulasi tersebut, sanksi terberat yang bisa diterima seorang abdi negara yakni dipecat secara tak hormat sebagai PNS.

Mengacu pada Bab III PP Nomor 53/2010 tentang Hukuman Disiplin, sanksi yang dapat diberikan kepada PNS terbagi dalam tiga level.

Peraturan Sanksi PNS

Pertama, jenis hukuman disiplin ringan yang terdiri dari teguran lisan, teguran tertulis, dan pernyataan tidak puas secara tertulis.

Kedua yakni sanksi tingkat sedang yang terdiri dari penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun, penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun, dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun.

Jenis hukuman ketiga yakni disiplin berat terdiri dari penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.

Demikianlah keterangan mengenai peraturan dan sanksi larangan mudik lebaran 2022. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membuat kita lebih aware terhadap situasi dan peraturan yang sedang terjadi di sekitar kita.

Jangan khawatir dan jangan bersedih bila kita tidak bisa mudik mengunjungi keluarga dan sanak saudara. Hal yang terpenting dari semuanya adalah kiriman doa yang tulus untuk menyambut hari suci idul fitri.

Anda juga bisa mengirimi bingkisan untuk sanak saudara dengan berbagai produk muslim unggulan terlengkap di Evermos.

Selain untuk mengirim ke sanak saudara, Anda pun bisa menjadikan produk-produk ini sebagai ide usaha dalam berbisnis. Bagaimana caranya? caranya adalah dengan bergabung menjadi reseller Evermos.

Evermos menawarkan Anda peluang bisnis untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Anda bisa menemukan beragam produk kebutuhan sehari-hari terlengkap dari ratusan brand ternama di Indonesia. Selain untuk penggunaan pribadi, Anda juga bisa menjual berbagai barang ini dengan menjadi reseller Evermos.

Reseller Evermos adalah peluang bisnis menjanjikan karena Anda bisa terhubung dengan ratusan brand ternama dan menjual ribuan produk kebutuhan sehari-hari terlengkap.

Tidak Punya Modal untuk Memulai Usaha? Tenang, Evermos Punya Solusinya!

Persoalan modal sebenarnya bisa teratasi. Banyak orang yang sulit memulai untuk berbisnis karena terkendala dengan hal modal.

Apakah Anda salah satunya? Seringkali pusing sendiri mencari modal dan akhirnya bingung bagaimana cara untuk memulai usaha.

Tenang, bagi Anda yang ingin memiliki bisnis, namun belum memiliki cukup modal, menjadi seorang reseller Evermos merupakan pilihan yang tepat.

Banyak kemudahan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menjadi reseller Evermos, antara lain:

  • Bisnis tanpa modal
  • Memiliki toko online sendiri
  • Tidak perlu pusing cari supplier
  • Tidak perlu memikirkan stok dan pengiriman
  • Mendapatkan pelatihan bisnis online dari ahlinya
  • Berkesempatan bergabung dengan komunitas reseller dari berbagai daerah

Bagaimana? Menarik bukan? Mari raih potensi untuk mendapatkan penghasilan sesuai keinginan dengan menjadi reseller Evermos.

Yuk, segera daftarkan diri Anda dengan menjadi reseller hebat di Evermos. Dengan cara klik tombol di bawah ini!

Cara Menghindari lapar

Loyalty Program Reseller Evermos

Setelah mendaftar jadi reseller, khusus pendaftaran dari blog akan langsung mendapatkan subsidi transaksi pertama, lho!

Anda akan mendapatkan potongan langsung dari transaksi pertama, dengan rincian sebagai berikut:

Belanja Rp100.000 akan dapat Rp50.000, gunakan KODE PROMO: TRANSAKSIPERTAMA100

Belanja Rp50.000 akan dapat Rp20.000, gunakan KODE PROMO: TRANSAKSIPERTAMA50

Sedangkan khusus untuk produk digital jika berbelanja Rp100.000 maka akan dapat Rp5.000, gunakan KODE PROMO: TRANSAKSIPERTAMADG

Yuk, mulai ikhtiar dari sekarang dan langsung lakukan transaksi pertama! Siap-siap untuk dapat penghasilan tambahan dengan menjadi reseller sukses di Evermos!

Sekian artikel mengenai Peraturan larangan mudik lebaran ini. Jangan lupa sebarkan pada keluarga, teman, dan kerabat yang membutuhkan ya! Semoga bermanfaat.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya hanya di situs Blog Evermos

×