Home » Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Kekurangan Sel Darah Merah

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Kekurangan Sel Darah Merah

by Siti Choerunnisa
0 comment

Anda sering merasa pusing dan Lelah? Hati-hati, bisa jadi itu adalah gejala anemia atau kekurangan sel darah merah.

Mungkin kita masih asing dan kurang waspada terhadap penyakit ini, karena gejalanya umum dan mirip dengan gejala kelelahan.

Namun, jangan anggap sepele penyakit ini karena jika didiamkan bisa berakibat fatal dalam jangka panjang.

Untuk itu, yuk kenali lebih dalam tentang penyakit anemia atau kekurangan sel darah merah ini. Kenali gejala, penyebab, dan cara mengatasinya pada artikel berikut ini:

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Kekurangan Sel Darah Merah

Apa itu Anemia?

kekurangan sel darah merah

sumber : google/bersosial

Anemia adalah kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau sel darah merah tidak berfungsi dengan baik.

Akibatnya, organ tubuh tidak mendapat cukup oksigen, sehingga membuat penderita pucat dan mudah lelah.

Anemia merupakan gangguan darah atau kelainan yang terjadi ketika kadar haemoglobin (bagian utama dari sel darah merah yang mengikat oksigen) berada di bawah normal. Sehingga darah tidak bisa mengikat oksigen sesuai kebutuhan.

Orang dewasa dikatakan menderita anemia bila kadar hemoglobinnya di bawah 14 gram per desiliter untuk laki-laki, dan di bawah 12 gram per desiliter untuk wanita.

Baca Juga : Vertigo: Pengertian, Jenis, Penyebab, Gejala, Ciri-Ciri dan Cara Mengatasi Vertigo

Penyebab Kekurangan Sel Darah Merah (Anemia)

kekurangan sel darah merah

sumber google/bersosial

Secara umum, anemia terjadi karena tiga kondisi berikut ini:

  • Produksi sel darah merah berkurang
  • Kehilangan darah secara berlebihan.
  • Hancurnya sel darah merah yang terlalu cepat.

Lantas, mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut adalah penyebabnya:

1. Anemia karena kekurangan zat besi

Kekurangan zat besi membuat tubuh tidak mampu menghasilkan hemoglobin (Hb). Kondisi ini bisa terjadi karena kurangnya asupan zat besi dalam makanan, atau karena tubuh tidak mampu menyerap zat besi.

2. Anemia pada masa kehamilan

Kehamilan juga menjadi salah satu penyebab anemia, karena Ibu hamil memiliki nilai hemoglobin yang lebih rendah. Namun tenang saja hal ini adalah normal.

Meskipun demikian, kebutuhan hemoglobin meningkat saat hamil, sehingga dibutuhkan lebih banyak zat pembentuk haemoglobin seperti zat besi, vitamin B12, dan asam folat.

Kita harus memperhatikan asupan gizi tersebut karena jika tidak dapat terjadi anemia yang bisa membahayakan ibu hamil maupun janin.

3. Anemia akibat perdarahan

Anemia dapat disebabkan oleh perdarahan berat yang terjadi dalam waktu lama atau terjadi seketika.

Penyebabnya bisa cedera, gangguan menstruasi, wasir, peradangan pada lambung, kanker usus, atau efek samping obat.

Waspada! anemia juga bisa merupakan gejala cacingan akibat infeksi cacing tambang yang menghisap darah dari dinding usus.

4. Anemia akibat penyakit kronis

Beberapa penyakit dapat memengaruhi proses pembentukan sel darah merah, terutama bila berlangsung sudah lama. Di antaranya seperti penyakit ginjal, kanker, rheumatoid arthritis, dan  HIV/AIDS.

5. Anemia aplastik

Anemia jenis ini terjadi ketika ada kerusakan pada sumsum tulang membuat tubuh tidak mampu menghasilkan sel darah merah dengan optimal.

Kondisi ini dipicu oleh infeksi, penyakit autoimun, paparan zat kimia beracun, serta efek samping obat antibiotik.

Baca Juga : Rempah Paling Mahal di Dunia! Inilah 10 Manfaat Saffron Untuk Kesehatan

Gejala Anemia

kekurangan sel darah merah

sumber : google/bersosial

Banyak orang yang masih belum menyadari bahwa dirinya mengalami kurang darah dan menganggap gejala-gejala tersebut hanyalah kelalahan biasa.

Untuk itu, berikut kami ulas mengenai gejala-gejala yang ditimbulkan dari kurang darah.

1. Kelelahan

Kelelahan adalah gejala paling umum akibat kurang darah. Namun, kelelahannya sedikit berbeda dengan biasanya,

Kelelahan anemia ini terjadi karena tubuh Anda kekurangan hemoglobin.

Hemoglobin merupakan protein khusus yang berfungsi untuk mengikat oksigen dan mengangkutnya ke seluruh tubuh.

Ketika tubuh kekurangan hemoglobin, maka semua sel tubuh akan kekurangan oksigen.

Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan sel darah merah beroksigen ke seluruh tubuh. Inilah sebabnya, Anda jadi merasa cepat lelah.

2. Kulit pucat

Pucat adalah salah satu ciri-ciri umum dari anemia. Mengapa demikian? Karena hemoglobin adalah pemberi warna merah pada darah.

Jaringan kulit memiliki banyak pembuluh darah kecil. Kika haemoglobin cukup rona kulit kita akan berwarna merah. Maka dari itu kulit jadi berwarna pucat ketika kekurangan haemoglobin.

Area yang biasanya tampak lebih pucat adalah wajah, gusi, bagian dalam bibir dan kelopak mata bawah.

Jika sampai kulit tubuhnya ikut pucat maka artinya sudah mengalami gejala anemia berat.

3. Pusing dan Sakit Kepala

Sensasi pusing seperti terasa berputar yang muncul tiba-tiba bisa menjadi gejala kurang darah.

Penyebabnya pun sama, yaitu karena tubuh kekurangan persediaan hemoglobin yang cukup.

Ketika kadar hemoglobin rendah, pasokan oksigen mungkin tidak dapat sampai ke otak. Itu sebabnya, Anda merasakan pusing, terutama saat berdiri dari duduk atau berbaring.

Selain itu, kekurangan oksigen juga membuat pembuluh darah di otak bengkak dan menekan bagian lainnya sehingga menyebabkan sakit kepala.

Makanan Untuk Mengatasi Kekurangan Sel Darah Merah

Kekurangan sel darah merah ini dapat diatasi dengan cara meningkatkan kadar haemoglobin. Karena bisa disebabkan oleh banyak hal, maka penyakit ini sebaiknya diperiksakan ke dokter lebih lanjut.

Namun, Anda juga bisa mengonsumsi berbagai makanan ini untuk meningkatkan kadar haemoglobin. Berikut adalah daftar makanan untuk meningkatkan kadar hemoglobin:

1. Mengonsumsi Daging Merah
kekurangan sel darah merah

sumber : pexels.com

Daging merah sudah terkenal menjadi penyembuh kurang darah karena kandungan B12 nya.

Vitamin B12 dapat meningkatkan fungsi sumsum tulang belakang sehingga dapat memproduksi sel darah merah yang normal.

Daging merah juga memiliki kadar mineral yang tinggi, seperti zat besi dan zinc.

Tapi, daging merah juga bisa meningkatkan kolesterol. Jadi cek kondisi kolesterol Anda terlebih dahulu.

2. Mengonsumsi Daging Unggas
kekurangan sel darah merah

sumber : unsplash.com

Daging unggas atau ayam mengandung vitamin B6 dan vitamin B12.  Bagi penderita anemia, vitamin B6 bisa membantu memproduksi sel darah merah.

3. Biji-bijian dan Kacang-kacangan
kekurangan sel darah merah

sumber : unsplash.com

Jika Anda seorang vegetarian, jangan khawatir karena Anda tetap bisa mendapatkan kadar haemoglobin dari tanaman dan biji-bijian salah satunya adalah kacang hijau.

Kacang hijau mengandung asam folat atau vitanin B9 yang tinggi yang juga bisa meningkatkan jumlah haemoglobin.

Selain kacang hijau, kandungan pada kacang polong dan kacang merah pun memiliki nutrisi yang sama bagusnya.

4. Tomat dan Wortel
kekurangan sel darah merah

sumber : unsplash.com

Tomat dan wortel  sumber vitamin A nabati yang baik untuk membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Bagi orang yang mengalami difiensi zat besi, maka baik untuk diberikan vitamin A.

Karena sangat disayangkan jika sudah banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan zinc, namun tubuh tidak mampu menyerapnya dengan baik.

5. Stroberi
kekurangan sel darah merah

sumber : unsplash.com

Siapa sangka ternyata stroberi bisa menjadi solusi untuk kekurangan darah.

Stroberi ternyata kaya akan vitamin C dan asupan vitamin C ini baik untuk membantu proses penyerapan zat besi dalam tubuh.

Selain stroberi, vitamin C juga bisa Anda temukan pada paprika, jeruk, nanas, brokoli atau mangga.

Kurma sudah terkena mengandung banyak mineral yang sangat baik untuk kesehatan.

6. Kurma
kekurangan sel darah merah

sumber : pexels.com

Menurut pengobatan islami, kurma memiliki banyak khasiat. Termasuk bisa mengatasi anemia. Selain kaya akan mineral, kurma juga mengandung serat, protein, zinc, zat besi, dan vitamin B6.

Untuk mendapatkan khasiat dari Kurma, Anda bisa menemukannya di Evermos. Di Evermos menyediakan 58 produk kurma yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan.

kekurangan sel darah merah

Cara menggunakannya adalah dengan mengonsumsi 2 sendok kurma sehari bisa membantu memperbaiki kondisi anemia dan menjaga tubuh tetap fit sepanjang hari.

Jika dirasa masih ada gejala, ada baiknya Anda mengonsultasikan diri ke dokter.

Selain dengan makanan, mungkin dokter akan memberikan suplemen yang mengandung zat besi, folat, dan vitamin B12 untuk menambah jumlah hemoglobin dalam tubuh.

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Kekurangan Sel Darah Merah

Demikianlah ulasan mengenai Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Kekurangan sel darah merah. Semoga dengan adanya artikel ini bisa menambah pengetahuan Anda.

Yang terpenting, Anda bisa lebih waspada terhadap gejala anemia sehingga bisa menanganinya dengan baik.

Jangan lewatkan artikel kesehatan menarik lainnya hanya di situs Blog Evermos.

Related Posts