Ketahui Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya Serta Cara Mengatasinya

Penyakit yang seringkali dialami oleh setiap orang adalah sakit kepala. Kita perlu mengetahui jenis sakit kepala yang berbahaya, agar kita dapat mengetahui penyebabnya dan cara mengatasinya.

Sakit kepala ternyata ada berbagai macam tingkatannya. Mulai dari sakit kepala ringan hingga jenis sakit kepala yang berbahaya.

Mungkin bagi sebagian orang ada yang menganggap sepele terhadap sakit kepala ini. Walaupun sakit kepala hanya merupakan gejala, kondisi ini ternyata dapat merenggut nyawa, terlebih pada jenis sakit kepala yang berbahaya.

Yuk, ketahui jenis sakit kepala yang berbahaya dan tanda-tandanya hingga cara mengatasinya pada ulasan artikel berikut ini.

Baca juga: Inilah 7 Ciri Ciri Kolesterol Tinggi dan Asam Urat. Jangan Disepelekan!

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya

1. Tumor Otak

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya
Sumber: shutterstock.com

Jenis sakit kepala yang berbahaya pertama tumor. Sakit kepala akibat tumor otak termasuk sakit kepala yang berbahaya, apalagi jika tumor yang terbentuk bersifat ganas.

Selain itu, massa yang terbentuk dalam tengkorak juga dapat mendesak struktur otak normal, sehingga dapat mengganggu fungsi dan kinerja otak secara berkelanjutan.

Adapun gejala yang terjadi akibat tumor otak ini sangat bervariasi, mulai sakit kepala yang hilang timbul, terasa berat, dan berdenyut.

Biasanya sakit kepala akibat tumor akan bertambah berat pada malam dan pagi hari.

2. Stroke

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya
Sumber: shutterstock.com

Penyakit stroke menyebabkan keluhan yang berupa sakit kepala. Maka, penyakit stroke ini termasuk ke dalam jenis sakit kepala yang berbahaya.

Pada keadaan ini, sakit kepala terjadi bersama intensitas nyeri yang hebat, mendadak, terasa kesemutan dan disertai demam.

Sakit kepala akibat stroke juga sering disertai perdarahan di dalam tengkorak, kesulitan berbicara, kelemahan pada satu sisi tubuh, kesulitan melihat dengan dua mata, dan kesulitan berjalan karena kehilangan kesimbangan.

3. Sakit Kepala Sinusitis

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya
Sumber: shutterstock.com

Sakit kepala sinusitis terjadi akibat proses peradangan pada area wajah, tempat sinus berada.

Sinus merupakan rongga antar tulang yang terdapat di sekitar dahi, tulang pipi, dan antara dua mata.

Sakit kepala sinusitis akan merasakan rasa nyeri kepala terutama pada bagian dahi, mata terasa gatal dan berair, kepala terasa sakit ketika bergerak, dan nyeri pada bagian belakang mata atau pelipis.

4. Meningitis

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya
Sumber: shutterstock.com

Jenis sakit kepala yang berbahaya berikutnya adalah meningitis. Meningitis merupakan infeksi pada selaput otak, yang terjadi akibat infeksi bakteri maupun virus.

Seseorang yang mengalami penyakit meningitis akan mengeluhkan sakit kepala hebat, leher terasa kaku, penurunan kesadaran, demam tinggi, nafsu makan hilang, muntah, dan kejang.

Gejala sakit kepala akibat meningitis infeksi virus memiliki intensitas yang sangat tinggi.

Oleh karena itu, seseorang yang mengalami meningitis khususnya akibat infeksi virus dan memiliki status kekebalan tubuh yang rendah berisiko lebih tinggi untuk kehilangan nyawa.

5. Sakit Kepala Tegang atau Tension

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya
Sumber: shutterstock.com

Sakit kepala tegang atau tension merupakan yang paling sering terjadi. Seseorang yang menderitanya akan merasakan keluhan sakit kepala secara tiba-tiba di kedua bagian kepala, belakang mata, atau leher.

Sakit kepala ini biasanya menyebabkan keluhan seperti tertimba beban yang berat dan seperti kepala yang diikat kencang.

Sakit kepala jenis ini tergolong tidak terlalu berbahaya. Nah, untuk mengatasinya, Anda hanya perlu cukup tidur, makan, atau mengonsumsi obat-obatan untuk menghilangkan nyeri.

6. Sakit Kepala Sebelah atau Migran

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya
Sumber: shutterstock.com

Migran merupakan keluhan berupa sakit kepala sebelah yang berdenyut.

Apalabila Anda terserang migran, maka Anda akan merasakan nyeri pada sebelah kepala.

Penderita migran biasanya mengalami keluhan berupa mual dan muntah dan sensitif terhadap paparan cahaya terang maupun suara keras.

Penderita migran juga dapat mengalami aura yang merupakan sensasi seperti penglihatan yang memburam.

Migran termasuk jenis sakit kepala yang tidak terlalu berbahaya. Anda bisa mengatasinya dengan memejamkan mata di tempat yang sepi dan gelap.

Selain itu, Anda juga dapat mengompres es atau air hangat di bagian kepala yang nyeri.

Tapi, janganlah khawatir. Anda dapat mengatasi sakit kepala dengan memperhatikan asupan yang Anda konsumsi.

Untuk menjaga kesehatan Anda, tak ada salahnya untuk mengonsumsi madu. Madu bisa Anda campurkan dengan air jeruk lemon dan minyak lavender. Bahan tersebut sangat efektif untuk mengurangi sakit kepala bahkan hanya dalam hitungan jam.

Untuk mendapatkan produk madu asli berkualitas, silahkan untuk klik rekomendasi produk di bawah ini.

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya

Baca juga: 7 Makanan Penurun Kolesterol Alami yang Mudah Didapatkan

Apa Saja Tanda Sakit Kepala yang Berbahaya?

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya
Sumber: shutterstock.com

Setelah mengenal jenis sakit kepala yang berbahaya, Anda harus segera mengunjungi dokter jika merasakan sakit kepala dengan ciri-ciri tertentu.

Ingat, jangan pernah menganggap sepele sakit kepala yang menyerang Anda.

Segera kunjungi dokter, apalagi jika keluhan terjadi secara berulang dan berkelanjutan.

Berikut ini tanda-tanda sakit kepala yang berbahaya, penting untuk Anda ketahui:

1. Sakit Kepala Muncul Secara Tiba-tiba

Apabila Anda merasakan sakit kepala datang secara mendakak dan terasa sangat nyeri, tentu Anda perlu mewaspadainya.

Bisa jadi hal ini menandakan pecahnya pembuluh darah pada otak, seperti pada penderita stroke.

2. Sakit Kepala Disertai Gangguan Penglihatan

Sakit kepala yang disertai gangguan penglihatan secara tiba-tiba bisa menjadi pertanda adanya penekanan pada bola mata.

Kondisi ini biasanya terjadi pada kasus glaucoma akut, yang dapat menyebabkan kebutaan permanen.

3. Sakit Kepala Disertai Kaku Leher dan Demam

Sakit kepala yang datang beserta dengan demam dan kaku pada tengkuk leher merupakan gejala dari radang otak (ensefalitis) atau radang selaput otak (meningitis).

Nah, kedua kondisi tersebut sangat berbahaya, karena dapat mengancam nyawa jika tidak segera mengatasinya dengan cara yang tepat.

4. Sakit Kepala Berulang

Sakit kepala akibat terjatuh atau terbentur hebat yang terjadi secara berulang dan berkelanjutan dapat menjadi pertanda adanya kerusakan saraf di otak.

Kondisi ini perlu segera ditangani oleh dokter ahli saraf, agar penanganannya benar.

5. Sakit Kepala Disertai Baal

Sakit kepala yang disertai dengan baal atau melemahnya satu sisi tubuh dapat menjadi tanda adanya jaringan otak yang rusak.

Tertu saja kondisi ini perlu mendapatkan penanganan segera dan tepat, karena bisa menyebabkan kerusakan jaringan secara permanen.

6. Sakit Kepala Tak Kunjung Membaik

Sakit kepala yang tak kunjung membaik setelah mengonsumsi obat-obatan dan beristirahat cukup dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berbahaya.

Untuk memastikan hal tersebut, Anda perlu menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Bagaimana Cara Mengatasi Sakit Kepala?

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya
Sumber: shutterstock.com

Untuk mengatasi sakit kepala yang tidak kunjung sembuh, tentu Anda harus mengatasi akar penyebabnya terlebih dahulu.

Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit kepala, antara lain:

  1. Kurangi penggunaan obat sakit kepala. Sebaiknya, hindari meminum obat lebih dari 15 hari setiap bulannya.
  2. Cari tahu, catat dan hindari pemicu sakit kepala. Catat pula detail setiap serangan sakit kepala, seperti kapan dimulai, apa yang sedang dilakukan saat itu, dan berapa lama berlangsungnya.
  3. Lakukan terapi pijat. Hal ini untuk mengurangi tegangan pada otot-otot kepala, leher dan pundak yang bisa memicu sakit kepala.
  4. Jangan melewatkan waktu makan. Konsumsilah makanan sehat di waktu yang kurang lebih sama setiap harinya. Hindari pula makanan atau minuman yang mengandung kafein. Apabila berat badan Anda berlebih, upayakan untuk melakukan diet.
  5. Tidur yang cukup. Orang dewasa rata-rata butuh tidur 7-8 jam sehari. Selain itu, usahakan pola tidur yang relatif teratur, yakni dengan tidur dan bangun di jam yang kurang lebih sama setiap harinya.
  6. Rutin berolahraga. Aktivitas fisik yang bersifat aerobik dan rutin dapat memperbaiki kondisi fisik dan menyegarkan jiwa. Pilih olahraga yang Anda sukai dan mampu lakukan, contohnya berjalan, berenang, dan bersepeda.
  7. Kelola stres. Stres sering menjadi pemicu sakit kepala yang berkepanjangan. Umumnya, hal ini terjadi karena kehidupan atau aktivitas Anda kurang terorganisir, lalu sederhanakan jadwal harian dan buat perencanaan. Jangan lupa juga untuk selalu berpikiran positif. Stres juga bisa kita atasi dengan melakukan terapi relaksasi seperti yoga dan meditasi.

Sakit kepala yang tidak kunjung sembuh dengan minum obat, pada umumnya tidak berbahaya. Namun, tentu ini tidak nyaman karena memengaruhi produktivitas Anda sehari-hari.

Apabla Anda masih merasakan sakit kepala meskipun sudah melakukan upaya-upaya di atas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Dengan Anda mengetahui penyebabnya, pengobatan akan tepat sasaran dan Anda dapat kembali menjalani akitivitas sehari-hari seperti biasanya tanpa adanya gangguan.

Rekomendasi Produk Buah-Buahan Terbaik dan Berkualitas yang Tersedia di Evermos

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya

Ada beberapa buah-buahan yang bisa Anda konsumsi untuk meredakan sakit kepala, seperti buah nanas, pisang, dan melon.

Buah nanas ternyata juga bisa menjadi pereda sakit kepala, khususnya karena diakibatkan infeksi sinus atau sinusitis. Di dalam buah nanas, terdapat kandungan bromelain.

Kandungan ini merupakan campuran enzim yang diekstrak dari buah atau batang buah nanas. Bromelain sendiri berpotensi untuk mengurangi durasi sinusitis serta dapat memperlancar dan mengurangi masalah peradangan pada saluran pernapasan.

Buah pisang tidak hanya kita konsumsi buahnya saja, kulit buah ini juga memiliki manfaat yang sama. Caranya, yaitu dengan menempelkan kulit pisang di bagian dahi. Sensasi dingin pada kulit pisang bisa membantu mengurangi rasa sakit karena peradangan di sekitar area kepala.

Buah melon memiliki kadar air yang tinggi, sehingga cocok untuk membantu memulihkan kondisi tubuh akibat kekurangan cairan. Karena salah satu penyebab sakit kepala ialah ketika tubuh terjadi dehidrasi.

Nah, bagi Anda yang ingin mengonsumsi buah-buahan ini atau ingin menjualnya, Anda dapat menjadi reseller Evermos.

Tidak Punya Modal untuk Memulai Usaha? Tenang, Evermos Punya Solusinya!

Persoalan modal sebenarnya bisa teratasi. Banyak orang yang sulit memulai untuk berbisnis karena terkendala dengan hal modal.

Apakah Anda salah satunya? Seringkali pusing sendiri mencari modal dan akhirnya bingung bagaimana cara untuk memulai usaha?

Tenang, bagi Anda yang ingin memiliki bisnis, namun belum memiliki cukup modal, menjadi seorang reseller Evermos merupakan pilihan yang tepat.

Banyak kemudahan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menjadi reseller Evermos, antara lain:

  • Bisnis tanpa modal
  • Memiliki toko online sendiri
  • Tidak perlu pusing cari supplier
  • Tidak perlu memikirkan stok dan pengiriman
  • Mendapatkan pelatihan bisnis online dari ahlinya
  • Berkesempatan bergabung dengan komunitas reseller dari berbagai daerah

Bagaimana? Menarik bukan? Mari raih potensi untuk mendapatkan penghasilan sesuai keinginan dengan menjadi reseller Evermos.

Yuk, segera daftarkan diri Anda dengan menjadi reseller hebat di Evermos. Silahkan untuk klik di bawah ini!

Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya

Demikianlah informasi mengenai jenis sakit kepala yang berbahaya serta cara mengatasinya yang dapat Anda ketahui.

Jangan lupa juga untuk join menjadi reseller Evermos untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Untuk membaca artikel atau informasi menarik lainnya, silahkan untuk mengunjungi situs blog Evermos. 

×