Inilah 10 Panduan Jitu Untuk Menjadi Reseller Fashion

0

Bekerja memang diperlukan untuk mendapatkan uang, tetapi sebagian orang ada yang menyukai bekerja secara fisik dan otak. Bagi yang suka bekerja secara fisik, itu berarti memanfaatkan fisiknya untuk bekerja. Sedangkan untuk bekerja dengan otak, maka otaknya yang akan bekerja untuk mencetuskan ide baru. Salah satu bekerja dengan otak adalah dengan berbisnis.

Ada banyak cara untuk berbisnis, mulai dari bisnis yang berskala kecil sampai yang besar. Bidang yang bisa dipilih untuk berbisnis juga luas, dan ada yang jual produk sampai jasa. Jika Anda melihat peluang usaha di pasaran, maka bisnis fashion menjadi salah satu yang menjanjikan. Karena pakaian juga merupakan salah satu kebutuhan pokok, membuat bisnis ini berpotensi tinggi untuk bisa berkembang.

Namun jika Anda seorang mahasiswa atau ibu rumah tangga, maka bisnis fashion bisa Anda gunakan sebagai usaha sampingan. Tentunya Anda tidak memiliki banyak modal untuk  berbisnis, jadi Anda bisa menjadi reseller terlebih dahulu. Menjadi sorang reseller Anda harus pintar memasarkan barang supaya mendapatkan keuntungan. Makanya Anda bisa perhatikan info berikut ini mengenai reseller dan panduannya.

Pengertian dan Cara Kerja Sistem Reseller

Mungkin sebagian Anda tidak tahu pasti apa itu reseller, maka Anda simak dulu informasi ini. Reseller adalah sistem penjualan yang dilakukan dengan menjual produk atau brand milik orang lain. Anda tinggal menambah harga jualnya untukm mengambil keuntungan, kemudian Anda promosikan dan buka pesana. Biasanya banyak orang melakukan bisnis reseller sebagai usaha sampingan.

Sepuluh Panduan Untuk Menjadi Reseller Fashion  

  • Memilih Pemasok atau Konveksi Baju yang Tepat dan Berkualitas

Menjadi seorang reseller tentunya membutuhkan pemasok, Anda cari saja konveksi sebagai pembuat bajunya. Namun, pemilihan konveksi yang tepat memang sangat berpengaruh untuk penentuan kualitas produk pakaian. Jadi Anda perlu selektif dalam memilih konveksi baju, dan cari dahulu informasinya melalui fanpage brand atau website resmi.

Ini perlu Anda lakukan supaya Anda tidek tertipu dengan website palsu yang berkedok konveksi baju. Kemudian Anda pastikan testimoni dari pelanggan konveksi tersebut, jika sesuai dengan harapan Anda, bisa dipilih. Apalagi dengan mengambil produk dari konveksi akan membuat Anda lebih banyak untuk, karena harga yang dipatok adalah harga grosir.

  • Mengenali Semua Produk dari Konveksi Baju Online

Sebelum Anda memilih konveksi baju, tentunya perlu dilihat setiap produk dari konveksi baju yang berbeda. Ini supaya Anda bisa membedakan antara satu dengan yang lain dan bisa memilih mana yang cocok. Anda lihat juga baju dari konveksi mana yang kira-kira akan digandrugi dan berpeluang besar di pasaran.

Jika Anda sudah menentukan konveksi, maka selanjutnya Anda bisa memulai promosi Anda sebagai reseller. Promosi dan penjualan bisa Anda lakukan secara online, dengan membuat grup chat, kemudian Anda tawarkan baju yang sedang digandrugi dahulu. Model baju yang Anda jual juga bisa Anda variasikan dan sediakan juga yang modelnya unik.

  • Pilih Pemasok atau Supplier yang Punya Pelayanan Terbaik

Berbisnis pakaian sebagai reseller tentu Anda mengambil barang dari pemasok atau supplier. Pastinya setiap supplier memiliki pelayanan dan juga sistem yang berbeda untuk reseller. Jadi Anda bisa memilih supplier dengan pelayanan yang paling cepat dan mudah. Ini sangat penting, mengingat bahwa Anda sebagai reseller perlu dengan cepat menyediakan barang kepada konsumen.

Terlebih lagi jika Anda mau menyetok barang sendiri sedangkan stok Anda habis, pasti membutuhkan pelayanan cepat dari supplier. Selain pelayanan yang cepat, supplier yang komunikatif juga sangat diperlukan. Sehingga jika sewaktu-waktu Anda menghubungi supplier maka pesan Anda akan cepat ditanggapi.

  • Melakukan Penjualan dan Promosi dengan Website

Sekarang adalah zaman digital, jadi memanfaatkan perkembangan teknologi dalam bisnis juga perlu. Maka Anda bisa membuat website resmi untuk penjualan produk baju Anda. Meskipun Anda bukan official store, tapi Anda adalah reseller resmi, jadi tidak ada salahnya. Dan konten produknya bisa Anda unggah secara berkala dan beri kolom komentar maupun saran, supaya lebih komunikatif dengan konsumen.

Selain bisa mereview dan mengetahui informasi mengenai produk, Anda juga perlu menambahkan belanja online pada website. Bisa Anda jual sekitar sepuluh sampai dua puluh pakaian dengan jenis dan model berbeda.

BACA JUGA: 10 Tips Sukses Dalam Bisnis Fashion Untuk Pemula

  • Manfaatkan Media Sosial sebagai Media Promosi

Media sosial memang banyak dipakai masyarakat,dan sudah banyak yang memanfaatkan sebagai ladang bisnis. Sebagai reseller pasti Anda bisa memanfaatkan peluang usaha ini dengan membuat akun bisnis pada media sosial. Dengan begitu Anda bisa melakukan promosi produk dan menggaet banyak konsumen. Bisa Anda posting info produk, testimoni, harga, dan kontak untuk pemesanan.

  • Pilih Supplier yang Jarak Dekat dengan Anda

Reseller pasti akan menerima produk dari supplier, dan itu memang harus melalui jasa kurir. Mengingat Anda melakukan bisnis sebagai usaha sampingan pasti akan butuh banyak modal untuk jasa kirim. Jadi lebih baik jika Anda memilih supplier yang dekat saja. Sehingga bisa meminimalisir pengeluaran dan harga jual barang tidak terlalu tinggi.

  • Pilih Supplier yang Menanggung Kirim Produk ke Reseller

Jika Anda tidak menemukan supplier yang dekat, maka Anda bisa memilih supplier yang menanggung ongkos kirim barang. Sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk jasa kirim. Selain itu jika ada kerusakan barang ketika pengiriman juga bisa menjadi tanggung jawab supplier. Biasanya memang sistem ini sengaja diterapkan oleh supplier supaya lebih banyak yang tertarik dengan produknya.

  • Memperhitungkan Pesaing di Pasar

Pesaing di pasar memang perlu diperhatikan ketika menjalankan bisnis, terlebih lagi sebagai reseller. Karena Anda bermodalkan memasarkan, jadi perlu Anda waspadai pesaing yang sama dan harus bisa melihat peluang usaha. Misalkan saja sama-sama reseller dari satu supplier, pastinya akan sulit untuk Anda. Makanya sekarang banyak supplier yang tidak mau mengambil reseller dari wilayaha pemasaran yang sama.

  • Memanfaatkan Relasi dalam Pemasaran

Selain memanfaatkan internet dan media sosial, Anda bisa memanfaatkan relasi dengan orang lain ketika mempromosikan produk. Karena biasanya orang akan lebih percaya dengan suatu produk jika diberitahu secara langsung informasinya. Jadi, Anda bisa meminta bantuan teman dan kenalan Anda untuk mempromosikan produk yang Anda jual.

Biasanya promosi dari mulut ke mulut itu lebih efektif untuk menggaet pelanggan. Mungkin Anda bisa juga meminta pelanggan mempromosikan setelah membeli. Tetapi Anda berikan juga reward kepada pelanggan tersebut.

  • Layani Konsumen dengan Sebaik Mungkin

Menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan pelanggan memang diperlukan supaya pelanggan lebih percaya. Komunikasi yang baik akan terjalin jika Anda Anda memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Misalnya jika Anda membuka online shop, maka jika Anda yang bertanya mengenai produk Anda bisa merespon dengan cepat.

Selain itu Anda bisa memberikan pelayanan terbaik dengan pengemasan dan pengiriman barang yang cepat kepada pelanggan. Dengan begitu pelanggan akan puas dan nyaman berbelanja di toko Anda.

Itulah sepuluh panduan untuk Anda yang mau menjadi reseller fashion dengan modal yang kecil.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!