Apa Hukum Merayakan Tahun Baru dalam Islam? Begini Cara Terbaik Umat Islam dalam Pergantian Tahun

Sebentar lagi memasuki pergantian tahun dari tahun 2020 menuju 2021. Suatu hal yang masih sering keliru dalam memaknai tahun baru ini adalah dengan cara merayakannya. Nah, bagaimana hukum merayakan tahun baru dalam pandangan islam? Untuk mengetahuinya, simak artikel berikut ini hingga tuntas ya!

Jika kita bertanya kepada setiap orang: “Siapakah yang paling meramaikan tahun baru masehi? Apakah orang Nasrani, yang tahun baru tersebut merupakan hari raya mereka? Ataukah kaum muslimin, yang sebenarnya tidak ada sangkut paut apapun pada acara tersebut?”

Jawabannya tentu kaum muslimin yang paling banyak berperan pada acara tersebut. Artinya, orang-orang kafir telah berhasil memasukkan budaya dan faham mereka kepada kaum muslimin dan hal itu tanpa disadari oleh kaum muslimin.

Akibatnya, kaum muslimin semakin lupa diri dan melakukan hal-hal yang dilarang dalam islam.

Pertanyaannya, bolehkah kita merayakan tahun baru Masehi? Yuk, langsung baca penjelasan di bawah ini agar Anda tak salah memaknai tahun baru Masehi.

Baca juga: Amalkan Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Ini Agar Diberkahi Allah

Bolehkah Kita Ikut Merayakan Tahun Baru?

Hukum Merayakan Tahun Baru
Sumber: shutterstock.com

Pada setiap malam tahun baru Masehi, identik dengan menyalakan kembang api, sejalan dengan pengagungan api yang menjadi tradisi Kaum Majusi (penyembah api).

Selain itu, kegiatan meniup terompet yang disebut menjadi tradisi Yahudi dan membunyikan lonceng sebagai tradisi Nasrani.

Tentu saja hal tersebut kegiatan yang tidak perlu kita lakukan. Perayaan momen pergantian tahun baru Masehi harus dalam bentuk berbagai kegiatan positif yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Lakukanlah secara wajar. Tidak berlebihan atau hura-hura belaka dan tidak ada unsur maksiat.

Sementara itu, yang tidak boleh dilakukan oleh umat Islam dalam merayakan momen pergantian tahun baru Masehi adalah menghambur-hamburkan harta untuk hal-hal yang tidak perlu dan sia-sia belaka.

Agar waktu Anda produktif, lebih baik lakukan hal yang bermanfaat, tentunya bisa mendapatkan penghasilan walau dari rumah aja.

Yuk, jadi reseller Evermos! Anda dapat menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari.

Jadi Reseller Gratis

Hadits yang Menerangkan Larangan Merayakan Tahun Baru 

Hukum Merayakan Tahun Baru
Sumber: shutterstock.com

Rasulullah SAW pernah bersabda:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Artinya: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Daud no. 4031, dishahihkan oleh Al Albani)

Selain itu dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَأْخُذَ أُمَّتِى بِأَخْذِ الْقُرُونِ قَبْلَهَا ، شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ » . فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَفَارِسَ وَالرُّومِ . فَقَالَ « وَمَنِ النَّاسُ إِلاَّ أُولَئِكَ

Artinya: “Kiamat tidak akan terjadi hingga umatku mengikuti jalan generasi sebelumnya sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta.” Lalu ada yang menanyakan pada Rasulullah SAW, Apakah mereka itu mengikuti seperti Persia dan Romawi? Beliau menjawab, Selain mereka lantas siapa lagi?” (HR. Bukhari No. 7319)

Selain hadist tentang larangan merayakan tahun baru. Allah juga melarang kita menghadiri atau mengikuti perayaan hari raya orang musyrik.

Allah SWT  berfirman:

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا

Artinya: “Dan orang-orang yang tidak menyaksikan kepalsuan, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.” (QS Al-Furqan : 72)

Keburukan yang Ditimbulkan Jika Merayakan Tahun Baru dengan Kegiatan Negatif 

Hukum Merayakan Tahun Baru
Sumber: shutterstock.com

Seorang muslim yang ikut-ikutan merayakan tahun baru akan tertimpa banyak keburukan, antara lain:

  1. Merupakan salah satu bentuk tasyabbuh (menyerupai) dengan orang-orang kafir yang telah dilarang oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.
  2. Ikhtilath (campur baur) antara pria dan wanita seperti yang kita lihat pada hampir seluruh perayaan malam tahun baru, bahkan sampai terjerumus pada perbuatan zina, Na’udzubillahi min dzaalik. 
  3. Pemborosan harta kaum muslimin, karena uang yang mereka keluarkan untuk merayakannya (membeli makanan, bagi-bagi kado, meniup terompet dan lain sebagainya) adalah sia-sia di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Serta masih banyak keburukan lainnya baik berupa kemaksiatan bahkan kesyirikan kepada Allah.

Baca juga: 7 Cara Mendekatkan Diri Kepada Allah | Selamat Dunia Akhirat

Cara Umat Muslim Menghadapi Pergantian Tahun

1. Senantiasa Bersyukur

Hukum Merayakan Tahun Baru
Sumber: shutterstock.com

Cara menghadapi pergantian tahun baru yang pertama yaitu penting untuk mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah kepada kita.

Terutama untuk umat Islam sepanjang satu tahun ini, karena masih diberi umur panjang dan kesehatan.

Wujud rasa syukur itu adalah dengan memperbanyak melakukan ibadah dalam merayakan momen pergantian tahun baru Masehi.

Sekaligus memohonkan doa untuk keselamatan keluarga, bangsa, dan negara dari berbagai bentuk musibah dan bencana.

2. Muhasabah (Introspeksi Diri)

Hukum Merayakan Tahun Baru
Sumber: shutterstock.com

Muhasabah dapat diartikan sebagai upaya dalam melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap diri sendiri dalam melihat aspek kebaikan dan keburukan.

Dalam Islam, muhasabah ini bertujuan untuk memperbaiki hubungan kepada Allah (habluminallah), hubungan kepada sesama manusia (habluminannas), serta hubungan dengan diri sendiri (habluminannafsi).

Bagi seorang muslim, muhasabah adalah hal penting dan sebisa mungkin tak boleh dilewatkan. Sebab, hidup di dunia itu sangat singkat. Jauh berbeda dengan kehidupan akhirat yang kekal.

Kehidupan yang kita jalani saat ini pun akan menentukan bagaimana kehidupan di akhirat kelak.

Jadi, jangan lupa untuk bermuhasabah diri ya!

Jika masih merasa hidup Anda begitu begitu saja, sulit untuk mencapai sesuatu misalnya, coba bermuhasabah diri. Barangkali ikhtiar Anda yang kurang.

Untuk menjemput rezeki, Anda bisa berikhtiar dengan menjadi reseller Evermos.

daftar disini sekarang

3. Muatabah (Membersihkan Diri)

Hukum Merayakan Tahun Baru
Sumber: shutterstock.com

Dalam pergantian tahun baru Masehi, sebagai umat muslim hendaknya kita membersihkan diri selama satu tahun ini dari berbagai peristiwa telah terjadi. Baik itu pristiwa bahagia, menyedihkan, kehidupan atau kematian.

Persiapkan di tahun yang baru ini menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam sebelumnya.

4. Berdoa dan Berdzikir

Hukum Merayakan Tahun Baru
Sumber: shutterstock.com

Dua amalan ini termujarab bagi seorang manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan rutin berzikir, apalagi saat pergantian tahun baru, insya Allah bagi yang mengamalkannya akan mendapatkan ganjaran yang luar biasa. Allah akan mengijabah setiap doa-doa hamba-Nya.

Selain itu, Allah akan melancarkan dan memudahkan segala urusan kita maupun berbagai kebaikan demi kebaikan.

Sebenarnya, berdoa dan berdzikir perlu kita amalkan tanpa memandang momen. Lakukanlah setiap hari atau setiap waktu.

Bagi Anda yang mengharapkan mendapatkan kemudahan, misalkan dari segi rezeki pekerjaan, bisa Anda ikhtiarkan juga dengan menjadi reseller Evermos.

Banyak kemudahan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menjadi reseller Evermos, antara lain:

  • Bisnis tanpa modal
  • Memiliki toko online sendiri
  • Tidak perlu pusing cari supplier
  • Bisa COD (Cash on Delivery)
  • Tidak perlu memikirkan stok dan pengiriman
  • Mendapatkan pelatihan bisnis online dari ahlinya
  • Berkesempatan bergabung dengan komunitas reseller dari berbagai daerah

Bagaimana? Menarik bukan? Mari raih potensi untuk mendapatkan penghasilan sesuai keinginan dengan menjadi reseller Evermos.

Yuk, mulai ikhtiar dari sekarang dan langsung lakukan transaksi pertama! Siap-siap untuk dapat penghasilan tambahan dengan menjadi reseller sukses di Evermos!

Silahkan klik di bawah ini untuk bergabung menjadi reseller Evermos dan langsung bisa mulai berjualan!

mulai jualan sekarang

Nah, demikianlah informasi mengenai hukum merayakan tahun baru masehi serta cara terbaik yang bisa umat muslim lakukan dalam momen pergantian tahun.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Semoga kita termasuk pada golongan orang yang menghadapi pergantian tahun dengan kegiatan yang positif.

Selamat memasuki tahun yang baru, semoga Allah selalu memberkahi karunia serta kasih sayang yang melimpah pada hamba-Nya.

Maknai pergantian tahun ini dengan terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita dihadapan Allah SWT.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya dengan mengunjungi situs blog Evermos. 

 

×