Hadits Tentang Menuntut Ilmu dan Keutamaanya, Simak di Sini!

Hadits Tentang Menuntut Ilmu

Hadits tentang menuntut ilmu – Sebagai manusia, tentu kita sangat memerlukan yang ilmu dalam bidang apapun.

Sejak kecil kita sudah diajari tentang berbagai macam hal. Misalnya cara berbicara, cara berjalan, dan yang lainnya, itulah yang disebut ilmu.

Kemudian setelah bertambahnya usia, ilmu yang kita pelajari tentu semakin banyak. Usia 5 sampai 6 tahun kita sudah disekolahkan di sekolah dasar.

Pada tahap ini kita mulai diajarkan ilmu tentang hidup seperti tata cara dan sopan santun. Semakin bertambah usia kita, ilmu yang kita pelajari semakin banyak.

Oleh karena itu Islam mewajibkan setiap pemeluknya untuk selalu menuntut ilmu dan jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang dimiliki.

Artikel kali ini akan membahas beberapa hadits tentang menuntut ilmu, simak artikelnya berikut ini.

Hadits Tentang Kewajiban Menuntut Ilmu

Kewajiban menuntut ilmu

Sumber: google.com/bersosial

Hadits ini diriwayatkan oleh Thabrani yang menjelaskan tentang kewajiban seseorang untuk menuntut ilmu dan menghormati guru yang mengajari.

Selain itu, haduts ini memberikan anjuran kepada kita untuk selalu berlaku naik terhadap orang yang mengajarkan kita (guru).

Berikut ini haditsnya: 

تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ ( رَواهُ الطَّبْرَانِيْ

Artinya: “Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu.” (HR Thabrani).

Menuntut Ilmu adalah Jalan Menuju Surga

Hadits tentang ilmu

Sumber: google.com/bersosial

Imam Muslim meriwayatkan hadits yang menyebutkan jika seseorang menuntut ilmu merupakan jalan menuju surga.

Hal itu karena Allah memudahkan siapapun orang yang menuntut ilmu untuk mencapai surga-Nya.

Berikut ini haditsnya: 

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Artinya: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR Muslim, no. 2699).

Berada di Jalan Allah

menuntut ilmu

Sumber: google.com/bersosial

Kemudian ada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi mengenai orang yang menuntut ilmu adalah mereka yang berada di jalan Allah.

Allah menjamin orang yang keluar rumah untuk menuntuk ilmu adalah orang yang ada di jalan-Nya sampai orang tersebut pulang ke rumah.

Ini bunyi haditsnya: 

مَنْخَرَجَفِىطَلَبُالْعِلْمِفَهُوَفِىسَبِيْلِاللهِحَتَّىيَرْجِعَ

Artinya: “Barangsiapa yang keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang,” (HR Tirmidzi).

Rendah Hati Terhadap yang Memberi Ilmu

Menuntut ilmu

Sumber: google.com/bersosial

Ada hadits lain yang diriwayatkan oleh Thabrani, yakni mengenai sikap rendah hati terhadap siapapun yang mengajari kita.

Berikut ini adalah haditsnya:

تَعَلّمُواالعِلْمَ وَتَعَلّمُوْا لِلْعِلْمِ السّكِيْنَةَ وَالْوَقَا رَ وَتَوَاضَعُوْا لِمَنْ تَتَعَلّمُوانَ مِنْهُ

Artinya: “Belajarlah kalian ilmu untuk ketentraman dan ketenangan serta rendah hatilah pada orang yang kamu belajar darinya.” (HR Thabrani).

Hadits Tentang Menuntut Ilmu sampai Meninggal

menuntut ilmu sampai meninggal

Sumber: google.com/bersosial

Kehebatan dari seseorang yang menuntut ilmu adalah ilmu yang ia pelajari akan menjadi amal meskipun ia sudah meninggal dunia.

Ada tiga hal yang tidak akan terputus amalnya meskipun seorang tersebut telah pulang ke rumah Allah, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shalih.

Inilah hadits tentang menuntut ilmu sampai meninggal dunia:

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: “Jika seorang manusia mati, maka terputuslah darinya semua amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR Muslim no. 1631).

Hadits Tentang Menuntut Ilmu adalah Kewajiban

Belajar

Sumber: google.com/bersosial

Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah adalah mengenai kewajiban seseorang untuk mencari ilmu. Selain itu wajib bagi mereka untuk mengajarkan ilmu yang ia miliki kepada siapa pun. 

Berikut ini adalah haditsnya:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَوَاضِعُ الْعِلْمِ عِنْدَ غَيْرِ أَهْلِهِ كَمُقَلِّدِ الْخَنَازِيرِ الْجَوْهَرَ وَاللُّؤْلُؤَ وَالذَّهَبَ

Artinya: “Mencari ilmu adalah kewajiban setiap muslim, dan siapa yang menanamkan ilmu kepada yang tidak layak seperti yang meletakkan kalung permata, mutiara, dan emas di sekitar leher hewan.” (HR Ibnu Majah).

Berilmulah sebelum Berbicara

Ilmu

Sumber: google.com/bersosial

Hadits yang diriwayatkan oleh Imam bukhari ini menjadi pengingat bagi manusia, yakni jika akan berbicara pastikan kita sudah memiliki ilmunya agar tidak terjadi ucapan yang bohong dan sesat.

Selain itu hadits ini juga mengajarkan jika ingin beramal dan beraktivitas maka harus memiliki ilmunya terlebih dahulu. 

Inilah haditsnya:

العلم قبل القول و العمل

Artinya: “Berilmulah sebelum kamu berbicara, beramal, atau beraktivitas.” (HR Bukhari).

Hadits Tentang Menuntut Ilmu agar bisa Mendapat Dunia dan Akhirat

Ilmu

Sumber: google.com/bersosial

Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad ini adalah hadits tentang menuntut ilmu yang betapa dahsyatnya.

Karena bagi siapapun yang ingin menginginkan dunia dan akhirat maka harus menuntut ilmu. 

Berikut ini adalah haditsnya:

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَهَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ

Artinya: “Barangsiapa yang hendak menginginkan dunia, maka hendaklah ia menguasai ilmu. Barangsiapa menginginkan akhirat hendaklah ia menguasai ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya (dunia dan akhirat) hendaklah ia menguasai ilmu,” (HR Ahmad).

Hadits Tentang Menuntut Ilmu Dapat Menghirup Harumnya Surga

mencari surga

Sumber: google.com/bersosial

Kemudian inilah hadits terakhir pada artikel ini tentang keutamaan menuntut ilmu. Hadits ini mengatakan orang yang menuntut ilmu akan mendapatkan harumnya surga dihari kiamat.

Meskipun orang tersebut mendapat ilmu tapi tidak mengamalkannya dan hanya untuk kesenangan dunia saja.

Inilah haditsnya:

مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya: “Barangsiapa yang mempelajari ilmu yang dengannya dapat memperoleh keridhoan Allah SWT, (tetapi) ia tidak mempelajarinya kecuali untuk mendapatkan kesenangan duniawi, maka ia tidak akan mendapatkan harumnya surga di hari kiamat nanti,” (HR Abu Daud).

Itulah beberapa hadits tentang menuntut ilmu dan keutamaan yang didapatkan. Maka kita sebagai umat Islam sudah diperingatkan oleh Allah bahwasanya menuntut ilmu adalah sesuatu yang wajib.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan uang dan mendapat ilmu, bergabunglah menjadi reseller Evermos! Selain bisa berjualan tanpa modal, Anda juga akan dibekali ilmu cara berjualan yang benar.

Jangan lupa untuk selalu kunjungi situs Blog Evermos untuk mendapatkan artikel islami menarik lainnya. Semoga bermanfaat!

Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
×