Evermos Pendanaan Seri B: Miliki Visi Berdayakan Satu Juta Pengusaha Mikro dalam Waktu Kurun 5 Tahun

Berdayakan Satu Juta Pengusaha Mikro – Sebagai salah satu perusahaan start-up bidang social commerce berbasis syariah yang sedang berkembang pesat saat ini, Evermos telah mengumumkan penutupan pendanaan seri B senilai $30 juta dolar atau senilai 427,3 milliar rupiah pada Selasa (24/8) lalu.

Mengutip dari laman Daily Social, dalam putaran pendanaan ini dipimpin oleh UOB Venture Management melalui Asia Impact Investment Fund II. Investor lain yang terlibat juga termasuk MDI Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi, Future Shape.

Serta mitra investor sebelumnya Jungle Ventures dan Shunwei Capital yang turut aktif berkontribusi sejak 2019 silam.

Baca juga Semangat Meningkatkan Potensi Dengan Strategi Manajemen yang Baik Bersama Reseller

Platform Reseller Nomor Satu di Indonesia

Berdayakan Satu Juta Pengusaha
Sumber: pexels.com

Sebagaimana dari hasil wawancara bersama investor Jungle Ventures, Yash Sankrityayan  mengungkapkan tanggapannya,

“Evermos merupakan sebuah platform bisnis yang berbentuk social commerce buatan Indonesia saat ini menempati posisi nomor satu sebagai platform social commerce reseller.

Evermos menguasai pasar reseller di Indonesia dengan memiliki ribuan reseller serta channel distribusi yang tersebar ke seluruh Indonesia melalui komunitas-komunitasnya. Platform ini sekarang memiliki ribuan reseller dan memiliki tujuan untuk mencapai angka 1 juta reseller”, Ujar Yash Sankrityayan pada Kamis (2/9) lalu.

Evermos telah berdiri pada November 2018 silam oleh Ghufron Mustaqim, Iqbal Muslimin, Ilham Taufiq, dan Arip Tirta. Melatarbelakangi oleh banyaknya ketidakpuasan praktik ritel di Indonesia, membuat Ghufron Mustaqim ingin mendirikan social commerce tersebut.

Banyak masalah yang terjadi seperti banyaknya lapisan distribusi yang menaikkan harga dan menjamurnya produk palsu secara online, telah berdampak kepada masyarakat untuk khawatir membeli di pasar e-commerce.

Kemudian menanggapi hal tersebut. Ghufron Mustaqim selaku Deputy CEO & Co-Founder Evermos, menegaskan hal berikut melalui wawancaranya dari TechCrunch,

“Kami mencoba memecahkan masalah ini berinovasi dengan model social commerce,

sehingga reseller dapat membantu pelanggan memilih produk yang tepat dengan cara yang lebih efisien,” kata Mustaqim.

Visi Memberdayakan Satu Juta Pengusaha 

Berdayakan Satu Juta Pengusaha
Sumber: pexels.com

Dalam pendanaan putaran seri B Evermos kali ini, akan Evermos manfaatkan  memperkuat tim kepemimpinan. kemudian melakukan ekspansi, serta sebagai dana pengembangan teknologi dari segala sisi.

Dari segi persediaan, Evermos sudah bekerjasama lebih dari 500 brand dalam hal ini terutama usaha menengah kecil (UMK) di Indonesia. Produk-produk tersebut diantaranya adalah fashion, kesehatan dan kecantikan yang halal, serta makanan dan minuman. 

Adapun untuk total volume transaksi telah meningkat lebih dari 60 kali selama dua tahun terakhir ini, luar biasa bukan.

Terkait visi yang akan Evermos jalin selama lima tahun kedepan, tersampaikan  oleh Co-Founder President Evermos Arip Tirta,

“Visi kami adalah memberdayakan satu juta pengusaha mikro dalam lima tahun ke depan. Salah satu faktor utama yang memengaruhi cara kami menjalankan bisnis adalah dengan mengukur keberlanjutan dan dampak sosial dari platform kami,” ujar Co-Founder & President Evermos Arip Tirta.

Co-Founder tersebut menambahkan, selama ini pendapatan yang perusahaan miliki juga banyak mendapatkan sokongan dari individu serta UMKM di kota untuk tier-2 dan tier-3. 

Saat ini Evermos tengah menjalankan percontohan program “Desa Evermos” yang mana dalam kegiatan tersebut melibatkan hampir 100 desa. 

Program tersebut memiliki tujuan agar warga lokal yang kurang produktif agar mau Evermos berdayakan sebagai mitra reseller, yang mana tidak hanya itu saja tetapi melakukan pelatihan dengan prinsip kewirausahaan.

Konsep kerja Evermos sendiri tidak memerlukan reseller untuk memasok persediaan barang.

Kemudian reseller memasarkan barang yang diambil dari katalog Evermos ke lingkaran sosialnya, termasuk keluarga, teman, dan tetangga, dll.

Kemudian mereka dapat mempromosikannya melalui WhatsApp, Facebook, dan aplikasi lainnya.

Reseller memiliki halaman online yang dibuat di aplikasi Evermos untuk mengirim tautan produk ke pelanggan, sehingga berjualan jauh lebih mudah.

Reseller Berperan Penting Dalam Keberjalanan Usaha

Berdayakan Satu Juta Pengusaha
Sumber: pexels.com

Evermos memungkinkan bagi seluruh pengguna dari berbagai latar belakang pendidikan atau pekerjaan apapun dimanapun berada tetap memiliki kesempatan mendapatkan penghasilan.

Tanpa khawatir akan adanya keterbatasan lowongan pekerjaan, keadaan, dan sumber daya, Evermos bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dengan adanya sistem ini tidak hanya pihak reseller saja yang akan terbantu, namun juga para pemilik brand lokal yang penjualannya meningkat karena produknya yang terjual dan didistribusikan ke seluruh Indonesia.

Sebagaimana yang masyarakat tahu pada umumnya, UMKM merupakan pendukung ekonomi terbesar di Indonesia.

Adanya hal ini, diharapkan Evermos bisa menjadi pasar untuk brand lokal terbesar di Indonesia. 

Reseller merupakan ujung tombak dari bisnis Evermos sehingga fokus Evermos saat ini ialah bisa terus memajukan reseller dan merekrut jumlah reseller yang banyak untuk membentuk suatu kekuatan penjualan.

Ghufron dan seluruh tim Evermos mengharapkan dapat berkembang dan berikhtiar semuanya dengan brand lokal dan reseller di Indonesia.

Semoga dapat meraih angka 1 juta reseller dan akan terus bisa meningkatkan perekonomian di Indonesia.

DAFTAR DISINI SEKARANG

Strategi Menjangkau Satu Juta Reseller

Berdayakan Satu Juta Pengusaha
Sumber: pexels.com

Sampai saat ini, Evermos masih berfokus pada wilayah jawa dan berencana untuk memperluas hingga ke wilayah lain yang ada di Indonesia.

Adapun untuk strategi menjangkau satu juta reseller dalam lima tahun, beberapa yang akan Evermos lakukan yaitu menjalankan iklan serta program mendapatkan komisi satu kali bagi reseller yang mengajak reseller baru ke platform.

Mustaqim menambahkan, penetrasi yang berlebihan justru tidak akan menjadi masalah sebab reseller biasanya fokus hanya pada beberapa kategori produk.

Oleh karena itu, orang lain yang berada dalam komunitas sama belum tentu bersaing satu sama lain.

Itulah ulasan berita mengenai kegiatan pendanaan seri B yang Evermos lakukan, semoga dapat bermanfaat bagi Anda, jangan lupa share informasi ini kepada keluarga, teman dan kenalan Anda, ya!

Yuk baca artikel menarik dan informatif lainnya, kunjungi blog Evermos.

×