Kemendagri Ungkap e-Commerce Asing Bunuh UMKM, Begini Alasannya

E-Commerce Asing Bunuh UMKM – Melansir dari CNBC Indonesia, Menteri Perdagangan M. Lutfi membeberkan cerita bagaimana perusahaan multinasional di bidang perdagangan digital secara nyata telah membunuh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari dalam negeri.

Hal ini terungkap karena banyaknya UMKM yang kalah bersaing karena kelakuan curang para e-commerce asing dengan skema predatory pricing atau banting harga.

Fakta Mengenai e-Commerce Asing Bunuh UMKM 

Ada sebuah tulisan dari lembaga internasional dunia tentang cerita bagaimana hancurnya kegiatan UMKM terutama di fashion Islam yang terjadi di Indonesia.

E-Commerce Bunuh UMKM
Sumber: google/bersosial

Pada 2016-2018, sebuah industri rumah tangga mempunyai kemajuan yang luar biasa menjual hijab dan industri tersebut mempekerjakan 3.400 pekerja yang ongkosnya lebih dari US$ 650 ribu dollar/tahun,” kata Lutfi dalam Pernyataan Pers.

Kemajuan industri rumahan dalam negeri itu tidak lepas dari pantauan industri-industri asing. Besarnya pasar Indonesia dengan jumlah kaum muslim terbesar di dunia membuat negara asing, yakni China tertarik.

Naasnya, e-commerce yang seharusnya menjadi penengah justru membocorkan rahasia industri dalam negeri ini ke perusahaan China.

Pada tahun 2012 saat industrinya maju, kemudian tersadap oleh artificial inteligence. Hal ini perusahaan digital asing yang menggunakannya. Lalu tersedot informasinya dan kemudian dibuat industrinya di China. Setelah itu, barangnya diimpor ke Indnesia.

Mereka membayar US$ 44 ribu sebagai bea masuk tapi menghancurkan industri UMKM tersebut. UMKM ini biaya gajinya 1 tahun lebih dari US$ 650 ribu, sedangkan bea masuk mereka US$44 ribu dan hal tersebut jadi suatu tren,” paparnya.

Sehingga barang murah, jauh dari standar di platform e-commerce berkeliaran di Indonesia, yang bisa saja dari hasil dari kejadian-kejadian curang seperti yang Lutfi ungkapkan di atas. Apalagi dalam beberapa waktu lalu juga ada tagar #SellerAsingBunuhUMKM.

Begini Kata Menteri Perdagangan dan Presiden RI

“Ketika kita membuka platform digital di handphone, benar saja hijab yang dijual perusahaan tersebut Rp 1.900/pcs dan dengan begitu ini disebut predatory pricing. Kita nggak bersaing karena e-commerce itu subsidi atau anti dumping supaya harga turun, matinya kompetisi, matinya industri UMKM dan ini menyebabkan kebencian daripada produk asing yang diutarakan bapak Presiden, karena kejadian-kejadian pada perdagangan yang nggak adil, nggak menguntungkan dan nggak bermanfaat,” sebut Lutfi.

Bahkan Presiden Jokowi melontarkan pernyataan mengejutkan dengan menggaungkan ajakan benci produk asing.

“Produk-produk dalam negeri gaungkan, gaungkan juga benci produk-produk dari luar negeri, bukan hanya cinta tapi benci. Cintai barang kita, benci produk dari luar negeri sehingga betul-betul masyarakat kita menjadi konsumen yang loyal sekali lagi untuk produk-produk Indonesia,” katanya.

Baca juga: Semua Bisa Berikhtiar Bersama Evermos Untuk Membangun Ekonomi Umat

Solusi Agar UMKM Bangkit di Pasar Indonesia

Bagi para UMKM yang ingin bangkit untuk menjalankan usahanya, Anda dapat bergabung untuk berikhtiar bersama Evermos.

Sesuai dengan visi Evermos yaitu ingin membantu perekonomian umat, yang mana dalam hal ini kami siap membantu dan mendukung produk lokal yang berasal dari UMKM.

Selain memperluas distribusi penjualan, Evermos juga mendukung peningkatan awareness brand-brand lokal di masyarakat Indonesia.

Kami juga siap membantu para reseller untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjual produk-produk lokal.

Pada intinya, Evermos menjembatani pemilik UKM dan UMKM serta reseller di seluruh Indonesia melalui teknologi dan kami siap berkontribusi nyata mewujudkan kemandirian Ekonomi Umat.

Salah Satu UMKM yang Sukses Berikhtiar Bersama Evermos

E-Commerce Bunuh UMKM

Seperti yang dialami oleh salah satu Mitra unggulan di Evemos ini yakni Kyla Food, produsen penyedia makanan ringan dari Bandung.

Pendiri Kyla food, Mas Galih Ruslan mengatakan bahwa bisnisnya sangat terbantu oleh Evermos hingga bisnisnya bisa jadi sangat berkembang.

Mulai dari produk rumahan yang hanya 1 jenis produk saat ini bisa menjadi meluncurkan 10 jenis produk dengan lebih dari 40 varian rasa.

Owner dari kyla food ini berkata bahwa Evermos sangat membantu dalam keperluan channel distribusi. Karena dahulu kyla food berjualan hanya di sebatas ranah online dan hanya di marketplace yang notabene membutuhkan konsumen untuk mendatangi tokonya.

Namun, semenjak menemukan Evermos dengan bentuk keagenannya yang unik, awareness kyla food meningkat hingga produknya bisa Ada di seluruh Indonesia. Karena penyebarannya adalah melalui reseller daeri seluruh penjuru Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua.

Baca juga: Inilah Kisah Evermos Membantu Ekonomi Umat pada UMKM Kylafood

Contoh Produk Lokal dari Kylafood

E-Commerce Bunuh UMKM

Inilah salah satu produk lokal dari Kyla Food, mitra Evermos yang sukses dan terkenal di market Indonesia. Untuk mendapatkan atau menjual produk ini, silahkan klik daftar menjadi reseller di bawah ini.

daftar disini sekarang

Evermos Didukung oleh Ratusan Brand Lokal Ternama dan UMKM di Indonesia

Terdapat 580++ Brand & UMKM yang bergabung bersama Evermos. Adapun brand-brand ternama yang telah bergabung antara lain brand Wardah, Zoya, Rabbani, Kintakun, In.The.Box, dan masih banyak lagi.

 

Evermos Dukung UMKM

Tak hanya para UMKM, Reseller pun menjadi salah satu subjek yang paling banyak menerima manfaat akan hadirnya
Evermos.

Tak hanya keuntungan non materil, Reseller pun mendapatkan banyak keuntungan materil yang mampu menopang dan terbantukan perekonomiannya.

Testimoni Para Reseller yang Tergabung dengan Evermos

E-Commerce Bunuh UMKM

Nah, ingin mewujudkan perekonomian yang lebih baik? Mari bergabung bersama Evermos dalam rangka menyejahterakan ekonomi umat Indonesia.

Bagi Anda yang memiliki brand dan ingin bermitra dengan kami atau ingin menjadi reseller. Silahkan daftarkan diri Anda dan mulai berjualan, klik di bawah ini!

mulai jualan sekarang

Itulah informasi mengenai e-Commerce yang membunuh UMKM berdasarkan ungkapan Kemendagri.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, khususnya bagi Anda yang ingin berkiprah dalam dunia usaha atau bisnis.

Inilah kesempatan Anda untuk meraih penghasilan dengan modal minim bahkan tanpa modal alias GRATIS! Selamat bergabung dan berikhtiar bersama Evermos!

 

×