Pandangan Islam Tentang Hari Ibu | Amalkan Doa Untuk Ibu Ini Setiap Hari

Hari ibu biasanya diperingati pada tanggal 22 Desember. Setiap orang begitu menganggap berarti terhadap momen ini. Tapi, bagaimana padangan islam tentang hari ibu? Simak artikel ulasan berikut ini ya. Ada juga doa untuk ibu yang bisa kita amalkan setiap hari.

Memperingati hari ibu identik dengan kegiatan-kegiatan dimana kita membebastugaskan ibu dari tugas sehari-harinya. Seperti dalam mengurus rumah tangga serta melakukan hal-hal yang dianggap bisa menyenangkan hati sang ibu.

Lalu, bagaimana pandangan perayaan Hari Ibu dalam Islam?

Baca juga: Kumpulan Doa Untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal | Beserta Artinya

Pandangan Perayaan Hari Ibu dalam Islam 

Doa Untuk Ibu
Sumber: google/bersosial

Dalam hal ini, ada seorang ulama mengeluarkan pendapatnya tentang perayaan hari ibu tersebut.

Fatwa Syaikh Dr. Sholih bin Fauzan Al Fauzan hafizhohullah yang menyatakan bahwa peringatan hari kelahiran (termasuk pula peringatan hari Ibu), semuanya hanyalah membuang-buang waktu dan harta.

Selain itu, hanya menghidupkan amalan yang tidak dianjurkan dalam Islam. Sebenarnya ini semua hanya akan membuat umat Islam berpaling dari ajaran Islam yang dituntunkan.

Menurut pandangan islam, tidak perlu ada hari ibu (secara khusus), terutama jika dikaitkan dengan masalah menyayangi, menghormati, dan seterusnya, jika ternyata ibu hanya diperlakukan secara istimewa di 1 (satu) hari itu saja.

Perlu kita ketahui pula bahwa Islam mengajarkan kepada kita untuk berbuat baik seperti menyayangi, menghormati dan sebagainya pada orang tua (terutama ibu) setiap hari.

Jadi, hendaknya kita berbakti pada ibu itu setiap waktu, bukan setahun sekali. 

Dalil Tentang Berbakti Kepada Orang Tua

Doa Untuk Ibu
Sumber: google/bersosial

Hal ini sebagaimana didukung oleh dalil berikut:

Allah Ta’ala berfirman,

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Artinya: “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu” (QS. Lukman: 14).

Jadi, sudah jelas bahwa perintah berbakti di sini bukan hanya berlaku pada bulan Desember saja, namun setiap waktu.

Oleh karena itu, kita sebagai anak yang berbakti kepada orang tua, terutama ibu sudah seharusnya mendoakan orang tua setiap harinya bukan hanya di saat hari ibu saja.

Tak hanya itu,  Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata tentang dalil berbakti kepada orang tua, termasuk ibu itu adalah hal yang utama, sebagaiman hadits berikut ini:

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَقُّ بِحُسْنِ صَحَابَتِى قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « ثُمَّ أَبُوكَ »

Artinya: “Seorang pria pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Siapa dari kerabatku yang paling berhak aku berbuat baik?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ibumu’. Dia berkata lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ibumu.’ Dia berkata lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ibumu’. Dia berkata lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ayahmu’.” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)

Baca juga: 7 Doa Untuk Keluarga Agar Hidup Bahagia, Harmonis, dan Diberkahi

Doa Untuk Orang Tua (Terutama Ibu) yang Bisa Kita Panjatkan

Doa Untuk Ibu
Sumber: google/bersosial

Adapun doa untuk hari ibu dalam islam sebaiknya tidak hanya dipanjatkan pada hari ibu saja, melainkan pada waktu setelah melaksanakan shalat lima waktu atau shalat fardhu.

Doanya sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Artinya:”Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.

Selain itu, cara memuliakan orang tua menurut islam bisa juga dengan doa berikut ini:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذُنُوْبِىْ وَلِوَالِدَىَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِىْ صَغِيْرًا. وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ،اَلْاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ، رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْنَ، وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Artinya : “Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya sebagaimana beliau berdua merawatku ketika aku masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. Ya Allah, berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu.”

Demikianlah artikel tentang pandangan perayaan hari Ibu dalam Islam. Jadi, kesimpulannya dalam sikap menyayangi dan menghormati ibu itu hendaknya setiap hari, setiap waktu dan setiap saat.

Tidak ada hari khusus dalam menyayangi ibu. Lakukanlah setiap saat.

Jangan lupa juga untuk mendoakan ibu setiap saat. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Untuk membaca artikel lainnya, Anda bisa mengunjungi situs blog Evermos. 

 

×