Home » Doa Mandi Wajib Serta Adab dan Tata Cara yang Benar | Bagi Pria & Wanita

Doa Mandi Wajib Serta Adab dan Tata Cara yang Benar | Bagi Pria & Wanita

by Risma Novianti
0 comment

Doa mandi wajib atau mandi junub harus dipahami oleh setiap muslim. Selain doa, perlu juga mengetahui adab dan tata cara yang benar. Dikarenakan seorang muslim harus bisa membersihkan atau menyucikan diri mereka dari hadas besar.

Junub merupakan situasi ketika seseorang mengalami satu dari dua hal. Hal yang pertama adalah keluarnya air mani dari organ intim laki-laki atau perempuan, baik dikeluarkan secara sengaja atau tidak. Kedua adalah jimak atau berhubungan badan, walaupun tidak mengeluarkan air mandi.

Berikut akan dijelaskan mengenai doa mandi wajib serta adab dan tata cara yang benar.

Baca juga: Inilah Doa Untuk Pengantin Baru Lengkap Dengan Maknanya

Niat dan Doa Mandi Wajib atau Mandi Junub

Doa Mandi Wajib

Sumber: google/bersosia

1. Niat dan Doa secara Umum

Sudah sepatutnya kita memanjatkan niat dan doa sebelum melakukan sesuatu, termasuk untuk perkara yang satu ini.

Berikut niat dan doa yang dapat menghilangkan hadast besar bagi pria dan wanita:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf ‘il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta’aala.

Artinya:

“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta’ala.”

2. Niat dan Doa Setelah Menstruasi

Setiap wanita yang sudah dewasa pasti mengalami menstruasi atau haid setiap bulannya. Rata-rata wanita mengalami haid yang pertama kali antara usia 11 dan 14 tahun.

Berikutnya, haid akan terjadi setiap bulan hingga waktunya menopause atau sekitar usia 51 tahun.

Setiap masa haid berakhir, setiap wanita harus melakukan mandi besar atau mandi junub agar dapat kembali beribadah.

Berikut adalah niat dan doa setelah haid:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’i hadatsil haidil lillahi Ta’aala.

“Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.”

3. Niat dan Doa setelah Nifas

Nifas adalah darah yang keluar dari rahim yang disebabkan melahirkan atau setelah melahirkan.

Selama kurang lebih 40 hari, masa di mana darah nifas keluar, perempuan dilarang untuk melaksanakan shalat dan puasa.

Berikut adalah niat dan doa setelah nifas:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

 

Nawaitul ghusla liraf’i hadatsin nifaasi lillahi Ta’aala.

Artinya:

“Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta’ala.”

Kondisi yang Mewajibkan Seseorang Mandi (Junub)

Doa Mandi Wajib

Sumber: pexels.com

  • Ejakulasi
  • Berhubungan seksual
  • Melahirkan
  • Berhentinya darah nifas
  • Selesainya masa haid (menstruasi)

Adab dan Tata Cara Mandi Wajib (Junub)

Doa Mandi Wajib

Sumber: google/bersosial

Tata cara mandi wajib pun sudah ada kaidahnya sendiri, jadi harus dilakukan dengan benar.

Allah SWT berfirman:

“Dan jika kamu junub, maka mandilah.” (QS. Al Maidah: 6)

Karena tidak ada manusia yang terbebas dari hadas besar, maka sudah sewajarnya jika kita mengetahui tata cara mandi wajib yang benar.

Baca juga: Doa Shalat Istikharah | Lengkap dengan Niat, Tata Cara, Waktu, Manfaat

Berikut ini tata cara mandi wajib lengkap sesuai urutannya yang perlu Anda ketahui.

  1. Bacalah niat mandi wajib atau mandi junub terlebih dahulu.
  2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian lanjutkan dengan membersihkan dubur dan alat kemaluan.
  3. Bersihkan kemaluan berikut kotoran yang menempel di sekitarnya dengan tangan kiri.
  4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun.
  5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan salat, dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
  6. Masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Jika sudah, guyur kepala dengan air sebanyak 3 kali. Pastikan pangkal rambut juga terkena air.
  7. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.
  8. Saat menjalankan tata cara mandi wajib, pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.

Tata Cara Mandi Wajib Pria

Ada hadits dan beberapa anjuran yang berbeda mengenai tata cara mandi wajib untuk pria dan wanita.

Menurut HR. Tirmidzi, menyela pangkal rambut hanya khusus bagi laki-laki. Sedangkan wanita tidak perlu melakukan hal ini.

Berikut ini adalah urutan tata cara mandi junub yang menurut hadits Al-Bukhari:

  1. Basuh tangan.
  2. Pancurkan air dengan tangan kanan ke atas tangan sebelahnya, lalu basuh kemaluan.
  3. Berwudu seperti saat akan salat.
  4. Basuh rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga menyeluruh.
  5. Basuh kepala 3 kali.
  6. Jangan lupa juga untuk basuh semua anggota badan.
  7. Basuh kedua kaki.

Tata Cara Mandi Wajib Wanita

Tata cara untuk perempuan sebenarnya sama saja, bahkan jalinan rambut pun tidak perlu dibuka.

Hal tersebut sesuai dengan rujukan HR. Tirmidzi yang berbunyi:

“Aku bertanya, wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku ini perempuan yang sangat kuat jalinan rambut kepalanya, apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub? Maka Rasulullah menjawab, ‘Jangan, sebetulnya cukup bagimu mengguyurkan air pada kepalamu 3 kali guyuran.’”

Sesuai dengan riwayat tersebut, berikut adalah tata cara mandi junub untuk wanita:

  1. Bacalah niat mandi wajib atau mandi junub terlebih dahulu.
  2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian lanjutkan dengan membersihkan dubur dan alat kemaluan.
  3. Bersihkan kemaluan berikut kotoran yang menempel di sekitarnya dengan tangan kiri.
  4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun.
  5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan salat, mulailah dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
  6. Bilas kepala dengan mengguyurkan air sebanyak 3 kali.
  7. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri. Pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.

Demikianlah niat, doa, adab dan tata cara mandi wajib (junub) yang perlu setiap muslim ketahui.

Semoga informasi ini bermanfaat dan mudah untuk Anda pahami.

Ingin menemukan informasi yang bermanfaat lainnya? Anda bisa menemukannya pada artikel di situs blog Evermos.

Related Posts