Doa Adus Haid dan Tata Cara Mandi Wajib setelah Haid

Doa Adus Haid – Setiap perempuan dewasa pasti akan merasakan haid atau menstruasi. Biasanya periode haid akan terjadi satu sampai dua kali dalam sebulan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, haid atau menstruasi adalah keluarnya darah dari rahim wanita yang sudah dewasa setiap bulan sebagai dari siklus hidup biologisnya.

Perempuan yang baru selesai dari haid, terutama seorang muslim, maka diwajibkan untuk mandi wajib setelah haid. Namun, apakah Kamu sudah mengetahui doa adus haid atau doa mandi wajib setelah haid?

Jika belum, maka simak artikel berikut ini tentang doa adus haid dan tata cara mandi setelah haid yang benar:

Doa Adus Haid

Doa Adus Haid
Sumber : pexels.com

Bagi setiap perempuan yang selesai dari haid, maka wajib untuk mandi setelah haid. Sebelum mandi, tentu ada doa yang harus diucapkan agar lebih afdhal.

Doa yang bisa diucapkan sebelum mandi wajib adalah sebagai berikut: 

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Latin : Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari fardhan lillahi ta’aalaa

Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah Ta’ala.

Doa di atas selain sebagai doa adus haid yang diucapkan atau dibaca di hari terakhir haid, juga menjadi doa untuk mengawali mandi wajib atau mandi setelah haid.

Maka bagi seorang perempuan muslim harus mengucapkan doa adus haid tersebut sebelum melakukan mandi wajib.

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Doa Adus Haid
Sumber: pexels.com

Dilansir dari katadata.co.id ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mandi wajib setelah haid.

1. Membaca basmallah dan doa adus haid

Bagi umat Islam, sebelum melakukan sesuatu tentu baiknya membaca basmallah terlebih dahulu. Kemudian jika akan mandi setelah haid,  maka harus membaca doa setelah haid atau niat seperti yang sudah dijelaskan di atas.

2. Membersihkan kedua tangan sebanyak tiga kali

Setelah membaca bismillah dan membaca niat mandi wajib, maka yang dilakukan selanjutnya adalah membersihkan kedua tangan sebanyak tiga kali.

3. Membersihkan seluruh anggita tubuh yang kotor dengan tangan kiri

Setelah membersihkan kedua tangan, kemudian membersihkan bagian tubuh yang kotor. Lakuklanlah dengan memegang air dengan gayung di tangan kanan, kemudian siram ke bagian tubuh yang kotor sembari diusap sampai bersih dengan tangan kiri.

4. Mengulangi mencuci tangan

Selanjutnya adalah mengulangi mencuci tangan, selain sebagai cara, mencuci tangan juga untuk memastikan bahwa tangan kita sudah bersih setelah mengusap bagian tubuh yang kotor tadi.

5. Berwudhu dan membaca niat wudhu

Jika sudah melakukan langkah 1-4, maka selanjutnya adalah berwudhu dengan membaca niat wudhu. Boleh dilakukan dengan wudhu cara singkat maupun cara lengkap.

6. Membasuh kepala sebanyak tiga kali

Membasuh kepala ini dalam artian harus sampai ke pangkal rambut. Artinya tidak hanya sekadar disiram permukaannya saja.

8. Memisahkan rambut dengan menggunakan jari

Langkah ini dilakukan setelah membasuh kepala, hal itu bertujuan untuk memastikan bahwa kepala dan rambut sudah bersih.

9. Mengguyur seluruh bagian tubuh 

Selanjutnya adalah mengguyur seluruh bagian tubuh secara merata dengan air yang bersih. Lakukan dengan teliti agar setiap detail bagian tubuh dapat dipastikan terkena air. Lakukanlah seperti mandi pada biasanya. Kamu bisa menggunakan sampo dan sabun agar badan lebih segar dan wangi.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Mandi Wajib setelah Haid

Doa Adus Haid
Sumber: pexels.com

 

Selain tata cara dan doa adus haid yang benar, Kamu juga harus memerhatikan hal-hal yang berikut ketika mandi wajib:

1. Menggunakan air yang suci atau bersih

Hal ini penting, karena dalam Islam kesucian atau bersuci sangat-sangat diperhatikan. Maka ketika mandi wajib perlu menggunakan air yang sudah dipastikan kesucian airnya. Hal itu bertujuan agar mandi wajib dapat dianggap sah. 

2. Seluruh bagian tubuh harus terkena air 

Salah satu hal wajib yang harus dilakukan ketika mandi wajib yaitu mengguyur seluruh bagian tubuh dengan air secara merata. Pastikan agar tidak ada bagian yang terlewat agar mandi wajib dikatakan sah sesuai syariat.

3. Tidak menggunakan penutup kepala

Jika kita mandi wajib, tidak boleh menggunakan penutup kepala. Hal itu agar kepala terkena air dan dapat dibersihkan sampai ujung pangkalnya.

Jadi bagi perempuan muslim ketika selesai dari haid, wajib hukumnya untuk membaca doa adus haid dan mandi wajib. Hal itu agar Kamu bisa melakukan ibadah shalat, puasa, dan yang lainnya seperti sediakala.

Itulah ulasan mengenai doa adus haid dan tata cara mandi setelah haid yang benar. Untuk membaca artikel islami menarik lainnya, Kamu bisa mengunjungi situs blog Evermos.

×