5 Tips Mempersiapkan Dana Darurat Agar Keuangan Anda Selamat

Memiliki dana darurat menjadi hal yang penting, mengingat kondisi ekonomi yang tak menentu. Apalagi kondisi pandemi seperti sekarang ini.

Sesuai dengan namanya, dana darurat merupakan dana tunai yang Anda miliki untuk menangkal risiko kejadian yang tak terduga. Misalnya, kehilangan pekerjaan, harus merenovasi rumah, atau membayar biaya rumah sakit dan lain sebagainya.

Akan tetapi, mengumpulkan uang untuk mempersiapkannya memang tidaklah mudah. Bahkan bisa dibilang lumayan rumit, terutama karena banyaknya pengeluaran lain yang harus dipenuhi.

Baca juga: Pekerja Wajib Pahami Dana Pensiun dan Manfaatnya Untuk Masa Depan

Alasan Perlu Mempersiapkan Dana Darurat?

Dana Darurat
Sumber: pexels.com

Ada kalanya kebutuhan mendadak harus dipenuhi, sementara budget yang Anda miliki saat ini terbatas untuk kebutuhan lainnya.

Jika terjadi sesuatu dan Anda membutuhkan dana segar untuk menghadapinya, maka dana darurat menjadi solusinya.

Anda bisa memanfaatkannya sebagai solusi atas permasalahan yang Anda alami.

Oleh karena itu, jika Anda sudah memantapkan diri untuk mulai mempersiapkannya, berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan dari sekarang.

5 Tips Mempersiapkan Dana Darurat

1. Memahami Kondisi Keuangan Anda

Dana Darurat
Sumber: pexels.com

Anda harus tahu pasti berapa jumlah pendapatan dan pengeluaran setiap bulannya.

Dengan begitu, Anda akan tahu berapa jumlah uang yang bisa Anda sisihkan untuk berbagai keperluan, seperti menabung, berinvestasi, serta mempersiapkan dana darurat.

Nah, agar lebih mudah, jangan lupa untuk mencatat cashflow Anda.

Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan membuat buku khusus untuk keuangan Anda.

Selain berguna untuk memantau pengeluaran yang sebenarnya tidak penting dan bisa dikurangi, hal ini akan memudahkan Anda dalam menyisihkan uang.

2. Menentukan Jumlah Dana Darurat yang Harus Anda Siapkan 

Dana Darurat
Sumber: pexels.com

Katakanlah, dalam satu bulan, Anda harus mempersiapkan 5% sampai 10% dari total pendapatan Anda.

Anda bisa melakukan perhitungan prediktif untuk hal-hal yang mungkin terjadi nantinya.

Sebagai contoh, biaya perbaikan mobil atau motor Anda jika mogok dan perlu diperbaiki adalah Rp3.000.000.

Belum lagi, jika rumah Anda kebanjiran sehingga akan mengalami kerugian sebesar Rp5.000.000, misalnya.

Dalam dua kasus tersebut, artinya Anda harus mempersiapkan dana darurat sebesar Rp8.000.000 untuk bulan ini atau bulan depan.

Itulah target yang harus Anda siapkan demi mengatasi berbagai persoalan darurat yang ada.

Berbagai perhitungan prediktif atas berbagai permasalahan seperti dua contoh di atas bisa Anda jadikan acuan.

Anda juga bisa menambah beberapa contoh kasus seperti biaya berobat, keperluan sekolah anak, hingga ekspansi bisnis.

Jika Anda sudah memiliki target, maka Anda bisa mengetahui harus mempersiapkannya mulai dari mana.

3. Membuka Rekening Baru Khusus Untuk Dana Darurat

Dana Darurat
Sumber: pexels.com

Setelah menentukan jumlah yang sekiranya harus dikumpulkan beberapa waktu ke depan, hal yang harus Anda lakukan berikutnya yaitu membuka akun rekening baru yang dikhususkan untuk tabungan dana darurat.

Tujuan membuka akun baru yaitu agar uang Anda lebih teratur pembagiannya, sehingga budget Anda tidak akan teralihkan untuk membiayai keperluan lain.

Pertimbangkan pula untuk membuka rekening di institusi perbankan yang tidak membutuhkan saldo awal yang besar saat pertama kali membuka rekening, serta mematok biaya administrasi bulanan yang lebih murah.

Membuka akun rekening baru juga bisa Anda manfaatkan untuk menabung.

Jadi, tabungan Anda pun tidak terganggu dan tidak teralihkan untuk membayar keperluan Anda yang lainnya.

Baca juga: Terkena PHK? Inilah 5 Cara Mengatur Keuangan Agar Bisa Bertahan

4. Memulai Secara Perlahan

Dana Darurat
Sumber: pexels.com

Tips selanjutnya yaitu dengan memulainya secara perlahan. Untuk memulainya, Anda tidak perlu mengalokasikan dengan budget yang besar.

Sebab, bukan berarti Anda harus mengalokasikan sebagian besar uang yang Anda miliki langsung untuk dana darurat.

Mulailah secara perlahan asalkan rutin dan memiliki konsistensi.

Persiapan ini sifatnya jangka panjang, serta bukanlah sesuatu yang bisa Anda kerjakan dengan cepat dan langsung bisa diselesaikan.

Walaupun pelan, asalkan konsisten dan membuat Anda termotivasi untuk mengumpulkannya lebih banyak lagi.

5. Menekan Pengeluaran

Dana Darurat
Sumber: pexels.com

Untuk tips yang terakhir yaitu menekan pengeluaran Anda. Sebaiknya kurangi pengeluaran untuk sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu mendesak, apalagi sesuatu itu tidak termasuk golongan ‘penting’.

Anda  bisa mencari alternatif untuk produk tertentu yang lebih murah harganya, namun menawarkan fungsi dan manfaat yang sama.

Semakin Anda menekan pengeluaran, maka semakin banyak uang yang tersisa untuk kemudian dialokasikan khusus untuk dana darurat.

Selain itu, Anda juga bisa mempengaruhi diri Anda sendiri untuk bersikap tidak konsumtif demi membantu menekan pengeluaran.

Sudah Siapkah Anda Menyiapkan Dana Darurat? 

Setelah menerapkan tips mempersiapkan dana darurat di atas, sekarang rutinlah mengumpulkan dana darurat dengan cara menyisihkan uang Anda secara perlahan khusus untuk kebutuhan tersebut, sama seperti halnya ketika Anda menabung.

Hanya saja, ketika Anda mengumpulkan dana darurat, dana tersebutlah yang akan Anda gunakan untuk berbagai kebutuhan tak terduga yang mendesak.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat. Mulai sekarang lebih bijak lagi dalam mengatur keuangan ya, agar keuangan Anda bisa selamat.

Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya di situs blog Evermos. 

 

×