Daftar Saham Syariah Terbaik 2022 dan Cara Berinvestasi Untuk Pemula

Daftar Saham Syariah

Menurut sumber pengamat dan analis dunia sekuritas, ada beberapa saham yang tergolong saham syariah terbaik karena harganya yang murah dan prediksi pertumbuhannya sebesar 100%. Pada artikel ini akan membahas daftar saham syariah terbaik serta cara investasi untuk pemula.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, saham syariah tersebut menunjukkan pertumbuhan di penjualan eceran mereka.

Saham-saham syariah ini bertahan di ISSI hingga periode review 31 Maret 2020.

Pada periode Desember 2019, terdapat 26 perusahaan yang keluar dari perhitungan ISSI. Ada 5 diantara mereka bahkan merupakan korporasi yang mempunyai likuiditas tinggi di pasar saham Indonesia dan termasuk blue chips.

Oleh karena itu, jika Anda ingin membeli saham, pastikan untuk berinvestasi sesuai kriteria dan perencanaan keuangan Anda.

Simak daftar saham syariah terbaik 2022 pada ulasan artikel ini, simak hingga tuntas ya!

Baca juga: 7 Deposito Syariah Terbaik dan Menguntungkan. Mari Berinvestasi!

Daftar Saham Syariah 2022

Daftar Saham Syariah

Sumber: pexels.com

1. Alam Sutera Realty tbk (ASRI)

Berdasarkan laporan tengah tahun 2016, ASRI membukukan penjualan sebesar Rp 1,28 triliun.

Dari kinerja tersebut, diperoleh laba bersih per saham Rp 28,40, nilai buku per saham Rp 363,85, rasio utang terhadap aset (DAR) 0,62 kali, dan rasio utang terhadap ekuitas (DER) 1,64 kali.

2. Surya semesta Internusa (SSIA)

Emiten properti SSIA mencetak pendapatan sebesar Rp 1,46 triliun pada semester I/2020.

Nilai buku emiten pengembang kawasan industri PT Surya Semesta Internusa Tbk. akan menembus Rp 950 per saham pada kuartal kedua tahun ini setelah resmi menjual porsi kepemilikan sahamnya pada tol Cikopo – Palimanan kepada PT Astratel Nusantara.

3. Ace Hardware Indonesia (ACES)

Dalam enam bulan 2020, Ace Hardware berhasil membukukan pendapatan Rp 3,65 triliun.

Secara konsensus target harga saham ACES diperkirakan mencapai 1.690,91 pada akhir tahun ini.

Adapun pada penutupan perdagangan per 5 Agustus 2020, harga saham mereka naik 0,30 persen atau 5 poin ke posisi 1.685. Dalam periode tahun berjalan, saham ACES sudah naik 12,71%, berlawanan dengan IHSG yang tergerus 18,61%

Bagi Anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan yang halal dan sesuai syariah islam maka Anda bisa bergabung menjadi reseller Evermos. Dengan menjadi reseller Evermos, Anda berkesempatan mendapatkan keunutngan hingga jutaan rupiah perbulannya.  Yuk segera daftar sekarang dengan klik tombol di bawah ini!

Yuk, Gabung Disini!

 

4. PT Impack Pratama Industri tbk (IMPC)

PT Impack Pratama Industri Tbk mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp 1,23 triliun selama Januari hingga September 2020.

Angka tersebut tumbuh 18% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 1,04 triliun.

Produsen material bangunan plastik ini mengantongi laba bersih Rp 87 miliar per akhir September 2020.

Jumlah tersebut meningkat 55,94% ketimbang akhir September 2019 sebesar Rp 56 miliar.

5. Ramayana Lestari Sentosa (RALS) 

Pendapatan RALS di sembilan bulan pertama 2020 mencapai Rp 1,9 triliun. Jumlah tersebut naik 57% secara YoY, tapi turun 23% secara kuartalan.

Prospek RALS masih tetap cerah karena manajemen terus bekerja keras untuk mengikuti perkembangan jaman serta perubahan cara belanja dan selera konsumen.

6. Bekasi Fajar Industrial Estate tbk (BEST)

Emiten lahan industri PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. mencatatkan pendapatan sebesar Rp 950,54 miliar dengan laba bersih Rp 380,15 miliar.

7. Lippo Cikarang tbk (LPCK) 

PT Lippo Cikarang Tbk. berhasil menghasilkan kinerja positif sepanjang kuartal I/2020.

Perseroan membukukan laba berkali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan interim yang ada di keterbukaan informasi BEI, emiten dengan sandi LPCK tersebut menorehkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan pada entitas induk sebesar Rp 793,58 miliar.

8. Mitra Adiperkasa (MAPI)

MAPI membukukan kinerja yang bersemangat sepanjang tahun 2019. Emiten ritel yang satu ini berhasil menumbuhkan penjualan bersih dan laba bersih hingga dua digit.

Penjualan mereka sepanjang tahun 2019 tumbuh 14,6% menjadi Rp 21,58 triliun dari tahun sebelumnya Rp 18,92 triliun.

Sementara laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 21,17% secara tahunan menjadi Rp 933,49 miliar.

Daftar Saham Syariah yang Terpercaya

Daftar Saham Syariah

Sumber: pexels.com

Salah satu indeks saham syariah yang sudah mendapatkan kepercayaan adalah emiten yang terdaftar dalam ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia).

Untuk saat ini, terdapat 443 saham Syariah yang terdaftar berdasarkan ISSI, meskipun demikian, kami mengacu pada indeks Jakarta Islamic Index (JII) yang terdiri dari 30 saham saja.

Saham-saham berikut ini dinilai sesuai pergerakan harga 5 tahun terkahir, pendapatan dan revenue tahunan, profit tahunan dan kapitalisasi pasar mereka.

Berikut ini adalah daftar emitennya:

  • Ace hardware Indonesia Tbk. (ACES)
  • Adaro energy Tbk (ADRO)
  • AKR Corporindo tbk (AKRA)
  • Aneka tambang tbk (ANTM)
  • Astra international tbk (ASII)
  • Barito pacific tbk (BRPT)
  • Bank BTPN Syariah tbk (BTPS)
  • Bukit Asam tbk (PTBA)
  • Chandra Asri Petrochemical tbk (TPIA)
  • Charoen Pokphand Indonesia tbk (CPIN)
  • Ciputra development tbk (CTRA)
  • Erajaya swasembada tbk (ERAA)
  • Indofood CBP Sukses Makmur tbk (ICBP)
  • Indofood sukses Makmur tbk (INDF)
  • Indocement tunggal prakarsa tbk (INTP)
  • Japfa Comefeed Indonesia tbk (JPFA)
  • Jasa Marga (persero) tbk (JSMR)
  • Kalbe Farma tbk (KLBF)
  • Merdeka copper gold tbk (MDKA)
  • Media nusantara citra tbk (MNCN)
  • Perusahaan gas Negara tbk (PGAS)
  • Pakuwon Jati tbk (PWON)
  • Surya Citra Media tbk (SCMA)
  • Semen Indonesia (persero) tbk (SMGR)
  • Telekomunikasi Indonesia (persero) tbk (TLKM)
  • United Tractors tbk (UNTR)
  • Unilever Indonesia tbk (UNVR)
  • Vale Indonesia tbk (INCO)
  • Wijaya Karya (persero) tbk (WIKA)
  • XL Axiata tbk (EXCL)

Bagi Anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan yang halal dan sesuai syariah islam maka Anda bisa bergabung menjadi reseller Evermos. Dengan menjadi reseller Evermos, Anda berkesempatan mendapatkan keunutngan hingga jutaan rupiah perbulannya.  Yuk segera daftar sekarang dengan klik tombol di bawah ini!

Daftar Saham Syariah Terbaru di Bursa Efek Indonesia

Daftar Saham Syariah

Sumber: google/bersosial

Daftar saham Syariah yang ada di BEI saat ini bisa berubah pada periode review berikutnya.

Berikut adalah daftar 100 saham syariah yang masuk kedalam ISSI dari sumber resmi BEI (untuk periode 31 Maret hingga review DES berikutnya):

  • Acset Indonusa Tbk. (ACST)
  • Adaro Energy Tbk. (ADRO)
  • Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI)
  • Akasha Wira International Tbk. (ADES)
  • Aneka Gas Industri Tbk. (AGII)
  • Anugerah Kagum Karya Utama Tbk. (AKKU)
  • Andira Agro Tbk. (ANDI)
  • Aneka Tambang Tbk. (ANTM)
  • Astra Agro Lestari Tbk. (AALI)
  • Asia Sejahtera Mina Tbk. (AGAR)
  • Arita Prima Indonesia Tbk (APII)
  • Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT)
  • Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk. (AMIN)
  • Makmur Berkah Amanda Tbk. (AMAN)
  • Alakasa Industrindo Tbk. (ALKA)
  • Alkindo Naratama Tbk. (ALDO)
  • Maming Enam Sembilan Mineral Tbk. (AKSI)
  • AKR Corporindo Tbk. (AKRA)
  • Argha Karya Prima Industry Tbk. (AKPI)
  • Asiaplast Industries Tbk. (APLI)
  • Astra International Tbk. (ASII)
  • Bali Bintang Sejahtera Tbk. (BOLA)
  • Bekasi Asri Pemula Tbk. (BAPA)
  • Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI)
  • Agro Yasa Lestari Tbk. (AYLS)
  • Astra Otoparts Tbk. (AUTO)
  • Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI)
  • Andalan Sakti Primaindo Tbk. (ASPI)
  • Astra Graphia Tbk. (ASGR)
  • Polychem Indonesia Tbk. (ADMG)
  • Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI)
  • Arwana Citramulia Tbk. (ARNA)
  • Armidian Karyatama Tbk. (ARMY)
  • Atlas Resources Tbk. (ARII)
  • Agung Podomoro Land Tbk. (APLN)
  • Bhakti Agung Propertindo Tbk. (BAPI)
  • Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF)
  • Bumi Citra Permai Tbk. (BCIP)
  • Bayu Buana Tbk. (BAYU)

Daftar Saham Syariah Lainnya

  • Bayan Resources Tbk. (BYAN)
  • Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA)
  • Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL)
  • Bukaka Teknik Utama Tbk. (BUKK)
  • Budi Starch & Sweetener Tbk. (BUDI)
  • Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk. (BTPS)
  • Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE)
  • Betonjaya Manunggal Tbk. (BTON)
  • Bumi Teknokultura Unggul Tbk. (BTEK)
  • Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR)
  • Barito Pacific Tbk. (BRPT)
  • Cardig aero services tbk (CASS)
  • Citatah tbk (CTTH)
  • Ciputra development tbk (CTRA)
  • Citra tubindo tbk (CTBN)
  • Cisadane sawit raya tbk (CSRA)
  • Cahayasakti investindo sukses tbk (CSIS)
  • Catur Sentosa adiprana tbk (CSAP)
  • Charoen pokphand Indonesia tbk (CPIN)
  • Wahana interfood nusantara tbk (COCO)
  • AirAsia Indonesia tbk (CMPP)
  • Citra marga nusaphala persada tbk (CMNP)
  • Colorpark Indonesia tbk (CLPI)
  • Sariguna primatirta tbk (CLEO)
  • Natura city developments tbk (CITY)
  • Cita mineral investindo tbk (CITA)
  • Chitose internasional tbk (CINT)
  • Centratama telekomunikasi Indonesia tbk (CENT)
  • Wilmar cahaya Indonesia tbk (CEKA)
  • Communication cable systems Indonesia tbk (CCSI)
  • Metro healthcare Indonesia (CARE)
  • Capitol nusantara Indonesia tbk (CANI)
  • Cahayaputra asa keramik tbk (CAKK)
  • Campina ice cream industry tbk (CAMP)
  • Diamond citra propertindo tbk (DADA)
  • Duta pertiwi tbk (DUTI)
  • Jaya Bersama Indo tbk (DUCK)
  • Dian swastatika Sentosa tbk (DSSA)
  • Dharma samudera fishing industries tbk (DSFI)
  • Dua putra utama Makmur tbk (DPUM)
  • Duta pertiwi nusantara tbk (DPNS)
  • Diamond food Indonesia tbk (DMND)
  • Puradelta lestari tbk (DMAS)
  • Central omega resources tbk (DKFT)
  • Distribusi voucher nusantara tbk (DIVA)
  • Intiland development tbk (DILD)
  • Arkadia digital media tbk (DIGI)
  • Duta intidaya tbk (DAYA)
  • Nusa konstruksi enjiniring tbk (DGIK)
  • Darma henwa tbk (DEWA)
  • Dewata freight international tbk (DEAL)
  • Darya-varia laboratoria tbk (DVLA)
  • Dyandra media international tbk (DYAN)
  • Dwi guna laksana tbk (DWGL)
  • Eastparc hotel tbk (EAST)
  • XL Axiata tbk (EXCL)
  • Fast food Indonesia (FAST)
  • Esta multi usaha tbk (ESTA)
  • Sinergi inti plastindo tbk (ESIP)
  • Erajaya swasembada tbk (ERAA)
  • Enseval putera megatrading tbk (EPMT)

Cara Berinvestasi Saham Syariah

Daftar Saham Syariah

Sumber: pexels.com

Jika Anda tertarik berinvestasi di saham Syariah, cara atau langkahnya cukup sederhana dan tidak berbeda jauh dengan investasi saham pada umumnya.

Berikut ini kami sajikan secara ringkas mengenai cara berinvestasi untuk pemula:

1. Rekening Efek atau Saham

Pastikan Anda mempunyai rekening efek atau saham untuk menyalurkan dana investasi.

Pembuatan rekening efek hanya bisa dilakukan di perusahaan sekuritas.

Berikut adalah beberapa korporasi sekuritas yang membuka pendaftaran via online:  Mandiri sekuritas, BNI sekuritas, MNC sekuritas, BCA Sekuritas, IndoPremier, Samuel sekuritas Indonesia dan Valbury sekuritas Indonesia.

Setelah registrasi, Anda akan diberikan akun RDN (rekening dana nasabah), SID (single investor identification), dan SRE (sub rekening efek).

Fungsi dari RDN Anda tidak hanya untuk berinvestasi saham, namun juga untuk investasi reksa dana, obligasi dan ETF.

2. Mencari Saham Syariah 

Lakukan deposit awal untuk berinvestasi. Saat ini, Anda harus mempelajari saham apa yang ingin dibeli.

Lakukan pengecekan indeks saham syariah dengan memeriksa BEI (bursa efek Indonesia), disana mereka menyediakan informasi indeks saham jenis terkait.

Melalui indeks tersebut, Anda dapat mengetahui saham syariah yang bisa dimiliki.

3. Membeli dengan Cermat

Belilah saham dengan melakukan analisis teknikal dan melihat fundamental dari saham tersebut.

Untuk dapat melihat fundamental, Anda bisa memeriksa menu ringkasan performa perusahaan tercatat di situs IDX.

Pastikan saham tersebut mempunyai kapitalisasi pasar yang besar.

Saham dengan market capitalization adalah saham yang tahan banting dan tidak mudah digoyang (saham blue chip).

Setelah itu, Anda dapat melakukan analisis teknikal dengan memeriksa harga saham pada chart yang disediakan RTI Infokom atau situs investing.com.

4. Studi dan Riset

Ketika berinvestasi, Anda dapat memperluas pengetahuan dengan membaca buku ataupun berpartisipasi dengan sekolah pasar modal yang diselenggarakan BEI (bursa efek Indonesia).

Jangan lupa untuk meluangkan waktu membaca situs-situs finansial yang kredibel dan terpercaya, agar Anda lebih mahir memahami investasi saham syariah.

Apakah Saham Syariah Halal?

Daftar Saham Syariah

Sumber: pexels.com

Saham ini sudah dalam penyelidikan oleh Lembaga yang berwenang seperti MUI. Majelis Ulama Indonesia memastikan korporasi terkait tidak melakukan praktik yang bertentangan dengan syariat Islam (riba) yang berkaitan dengan minuman keras, perjudian dan larangan lainnya.

Oleh karenanya, saham Syariah masuk ke dalam indeks saham yang halal tanpa riba.

Siapa yang Berwenang Menyeleksi Saham Syariah?

Proses penyaringan saham Syariah dilakukan secara berkala dan rutin. Pihak berwenang yang memutuskan saham apa yang sesuai dengan prinsip Syariah adalah DSN (dewan Syariah Nasional), MUI Bersama dengan OJK (otoritas jasa keuangan).

Hukum Saham Syariah di Indonesia dan Fatwanya 

Kriteria saham Syariah dan penetapan perdagangan saham Syariah sudah ditentukan dalam fatwa dewan Syariah nasional MUI no.40.

Salah satu hukum Syariah yang tercatat di dalam fatwa tersebut adalah: jenis usaha, produk barang, jasa yang ditawarkan dan akad serta pengelolaan perusahaan tidak boleh bertentangan dengan prinsip Syariah.

Kriteria saham Syariah menurut MUI adalah emiten dilarang melakukan kegiatan usaha yang bertentangan dengan prinisp Syariah.

Selain itu, emiten dan perusahaan harus memenuhi rasio keuangan tertentu.

Manfaat Investasi Saham Syariah

Daftar Saham Syariah

Sumber: pexels.com

1. Melakukan Investasi Sesuai Agama

Anda jangan khawatir untuk berinvestasi, pilihlah investasi saham Syariah. Karena saham Syariah telah terjamin halal oleh MUI (majelis ulama Islam).

Maka peluang untung berinvestasi tanpa riba ada di depan mata.

2. Saham Blue Chip yang Minim Risiko

Saham blue chip adalah kategori saham yang paling cocok untuk investasi pemula.

Saham-saham Syariah ada yang termasuk saham dengan kapitalisasi besar dan tergolong blue chip. Ini berarti risiko penurunan harga juga lebih kecil terjadi.

3. Saham Likuid yang Masuk ke Indeks LQ45

Terdapat beberapa saham LQ45 yang dikategorikan sebagai saham Syariah.

Hal ini berarti saham tersebut termasuk likuid alias aktif diperdagangkan.

4. Memperoleh Capital Gain atau Pembagian Dividen

Anda dapat memperoleh dengan capital gain maupun pembagian dividen.

Jika saham yang Anda miliki bertumbuh can mencapai target harga tertentu, Anda bisa menjualnya untuk mendapatkan keuntungan (capital gain).

Risiko Investasi Saham Syariah

Daftar Saham Syariah

Sumber: pexels.com

1. Tidak Mendapatkan Dividen

Pada kasus umum, korporasi membagi dividen saat performa sedang baik. Namun jika perusahaan mengalami penurunan kinerja atau sedang merugi, maka Anda tidak akan mendapatkan dividen.

2. Capital Loss

Capital loss adalah kebalikan dari capital gain, hal ini mengenai saham yang Anda jual memiliki nilai rendah dari harga beli.

Atau capital loss dapat diartikan sebagai kerugian modal adalah penurunan nilai investasi yang menimbulkan kerugian bagi investor.

Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan harga jual dengan harga beli suatu aset, di mana harga jual lebih rendah dibandingkan dengan harga beli atau harga dasarnya.

3. Saham Dikeluarkan dari DES

Perlu diperhatikan bahwa sewaktu-waktu, saham investasi Anda bisa dihapus dari DES (Daftar efek Syariah).

Penetapan DES memperhatikan kegiatan usaha emiten yang tidak diperbolehkan keluar dari prinsip syariah, termasuk jasa keuangan ribawi.

4. Risiko Likuidasi

Jika emiten bangkrut atau dilikuidasi, maka hak pemegang saham berada di prioritas terakhir, ini berarti hak Anda akan diberikan setelah seluruh kewajiban emiten dibayarkan.

Kemungkinan terburuk pemegang saham tidak mendapatkan apapun.

Nah, itulah informasi mengenai daftar saham syariah terbaik 2022 yang dapat Anda ketahui.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan selamat berinvestasi saham syariah. Boleh bagikan informasi ini agar yang lain dapat mengetahui mengenai daftar saham syariah terbaik.

Bagi Anda yang sedang mencari bisnis halal sesuai syariat islam. Ada rekomendasi bisnis yang bisa Anda jalankan tanpa modal dan berpotensi menghasilkan omset besar yaitu dengan menjadi reseller Evermos.

Bisnis Evermos ini sudah memiliki dean syariat islam sendiri yang bisa menjamin bahwa bisnis Evermos halal dan akan berjalan sesuai syariat Islam.

Dengan menjadi reseller Evermos, Anda akan menjalani bisnis dengan mudah dan meraih penghasilan sesuai dengan keinginan.

Adapun produk yang bisa Anda jual yaitu beraneka ragam mulai dari pakaian, makanan, hingga perlengkapan ibadah.

Adapun berbagai kemudahan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menjadi reseller Evermos, antara lain:

  • Bisnis tanpa modal
  • Memiliki toko online sendiri
  • Tidak perlu pusing cari supplier
  • Bisa COD (Cash on Delivery)
  • Tidak perlu memikirkan stok dan pengiriman
  • Mendapatkan pelatihan bisnis online dari ahlinya
  • Berkesempatan bergabung dengan komunitas reseller dari berbagai daerah

Bagaimana? Menarik bukan? Mari raih potensi untuk mendapatkan penghasilan sesuai keinginan dengan menjadi reseller Evermos.

Demikianlah informasi mengenai Daftar saham syariah yang perlu Anda ketahui.

Silahkan klik di bawah ini untuk mendaftar dan mulai berjualan menjadi reseller Evermos sekaligus Anda akan mendapatkan modal dari Evermos sebesar 50rb.

cara meningkatkan omset penjualan

Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi Anda. Share ke yang membutuhkan, ya.

Jangan lewatkan informasi menarik tentang tips bisnis lainnya hanya di situs Blog Evermos.

 

Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
×