Contoh Jual Beli yang Batil adalah? Ternyata Banyak yang Tidak Disadari!

Contoh Jual Beli yang Batil adalah

Contoh jual beli yang batil adalah– Berbisnis atau berdagang adalah sesuatu yang sangat disenangi oleh Nabi Muhammad SAW.

Hal itu karena dahulu pun Rasulullah SAW hijrah ke berbagai tempat sambil berdagang, dan beliau mengatakan sebaik-baiknya sumber rezeki adalah hasil dari berdagang.

Namun tak jarang banyak sekali orang-orang yang tidak berjualan dengan semestinya, atau dengan kata lain tidak sesuai dengan syariat Islam. 

Hal seperti itulah yang disebut dengan jual beli yang batil atau jual beli yang tidak memenuhi rukun dan syarat jual beli sesuai dengan ajaran Islam.

Maka sejatinya jual beli seperti itu adalah salah satu perbuatan dosa yang harus ditinggalkan. 

Arti Batil dan Contoh Jual Beli yang Batil adalah

Contoh Jual beli yang batil adalah

Sumber: google.com/bersosial

Kata batil mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda, kata ini dalam ajaran Islam sering digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang dilarang oleh agama.

1. Arti batil menurut bahasa

Mengutip dari republika.co.id batil menurut bahasa adalah tidak terpakai, tidak berfaedah, rusak, dan sia-sia.

2. Arti batil menurut istilah

Sedangkan arti batil menurut istilah adalah segala sesuatu yang terlepas atau gugur dari syariat yang seharusnya, dan perbuatan tersebut tidak berpengaruh terhadap ketentuan syariat.

Di dalam kitab suci Al-quran kata batil disebutkan sebanyak 26 kali, salah satunya ada pada surat Al-Baqarah ayat 42.

وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: “Dan janganlah engkau mencampur adukkan yang hak dengan yang batil…” (Q.S Al-Baqarah: 42).

Jadi, yang dimaksud dengan batil adalah suatu perbuatan yang tidak sesuai atau terlepas dari syariat Islam.

Contoh Jual Beli yang Batil adalah?

jual beli

Sumber: google.com/bersosial

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan batil, selanjutnya adalah contoh jual beli yang batil tanpa disadari oleh seseorang.

Memang terkadang sesuatu yang batil sering tidak disadari, meskipun begitu Anda tidak boleh terus-menerus melakukan hal yang batil itu.

Apalagi dalam melakukan transaksi jual beli. Dalam Islam sangat dilarang melakukan jual beli yang batil.

Dilansir dari kumparan.com ada beberapa contoh jual beli yang batil, berikut ini contoh jual beli yang batil.

1. Terdapat unsur tipuan

Berdasarkan buku Fikih Kontemporer karya Gibtiah, jual beli yang batil adalah jual beli yang tidak memenuhi syariat atau ada sifat yang tidak disyariatkan.

Salah satu contoh jual beli yang batil adalah objek jual beli yang tidak jelas dan di dalamnya terdapat unsur penipuan.

Penipuan bisa sangat jelas terlihat bahkan ada yang sangat sulit dilihat. Namun bagaimanapun penipuan adalah sebuah pembohongan dan sangat dilarang dalam Islam.

2. Akad yang tidak sejalan dengan syariah

Kemudian contoh jual beli yang batil adalah jual beli yang akadnya tidak sesuai dengan syariat, baik secara hukum dan sifat dasarnya.

Menurut pendapat mazhab Al-hanafiyah sesuai dengan maksud di atas contoh jual beli yang batil adalah proses jual beli yang akadnya tidak sesuai dengan hukum syariat yang berlaku.

3. Jual beli yang dilarang

Banyak sekali jual beli yang dilarang, dan di dalam jual beli yang dilarang itu adalah jual beli yang batil.

Berikut ini adalah beberapa contoh jual beli yang dilarang dalam Islam:

  • Jual beli sperma
  • Jual beli hewan yang masih ada di dalam perut induknya
  • Menjual barang milik orang lain
  • Jual beli air tanpa mengetahui ukurannya
  • Menjual beras yang masih berbentuk padi, atau belum panen
  • Menjual buah yang belum matang, kecuali dengan pohonnya
  • Menjual barang yang tidak pasti bentuk, jumlah, dan wujudnya. Misalnya menjual burung yang ada di udara dan ikan yang ada di laut. Ini disebut dengan Bai’ gharar.

Contoh Jual Beli yang Diharamkan dalam Islam

contoh jual beli haram

Sumber: google.com/bersosial

Selain contoh jual beli yang batil, ada juga jual beli yang diharamkan. Dalam agama Islam banyak sekali hal-hal yang dilarang atau diharamkan ketika berdagang atau melakukan jual beli.

Terkadang hal tersebut jarang disadari oleh orang-orang, bahkan jika tidak segera menyadarinya bisa menimbulkan kerugian untuk dirinya maupun orang lain.

Inilah jual beli yang dilarang dalam Islam:

1. Najasy

Jual beli yang dilarang dalam Islam yang pertama adalah najasy atau berpura-pura membeli dagangan sendiri dengan harga tertentu.

Tujuan dari najasy ini adalah agar orang lain membeli dengan harga tersebut, dan hal itu adalah hal yang dilarang dalam Islam, bahkan diharamkan karena termasuk unsur penipuan.

2. Menjual sapi perah

Tidak ada salahnya untuk menjual sapi perah, namun hal ini bisa menjadi haram jika membiarkan sapi tersebut tidak diperah berhari-hari agar sapi tersebut terlihat banyak susunya dengan tujuan agar calon pembeli tergiur.

3. Menjual barang cacat

Hal ini adalah hal yang diharamkan dalam Islam, karena menjual barang cacat dengan menutupinya agar pembeli tidak mengetahuinya bisa merugikan si pembeli.

4. Menjual barang untuk kemaksiatan

Jual beli yang diharamkan dalam Islam yang terakhir adalah menjual barang yang akan digunakan si pembeli untuk melakukan kejahatan atau kemaksiatan. 

Contohnya adalah jual beli minuman keras, senjata tajam kepada perampok, dan masih banyak lagi.

Itulah contoh jual beli yang batil dan haram, jika Anda adalah orang yang tidak sengaja melakukan hal-hal tersebut tanpa sepengetahuan Anda, segeralah berhenti melakukannya dan bertaubat kepada Allah SWT.

Karena hal itu tidak akan memberikan keberkahan pada diri Anda dan akan menimbulkan kerugian bagi pelanggan Anda. Dan sebaiknya berdaganglah sesuai dengan ketentuan dan syariat Islam.

Demikianlah ulasan mengenai contoh jual beli yang batil dan yang haram, semoga bermanfaat.

Jika Anda ingin membaca artikel islami menarik lainnya, silahkan kunjungi situs Blog Evermos, selamat membaca!

Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
×