Home » Cerita Inspiratif Reseller Evermos | Pak Suaif Sang Apoteker, Gigih Jadi Reseller

Cerita Inspiratif Reseller Evermos | Pak Suaif Sang Apoteker, Gigih Jadi Reseller

by Risma Novianti
0 comment

Dengan menjadi profesi apapun, tidak menutup kemungkinan seseorang untuk bisa merambah dunia bisnis. Seperti halnya Pak Suaif, beliau berprofesi menjadi seorang apoteker sekaligus menjadi reseller Evermos. Nah, ingin tahu cerita inspiratif reseller Evermos dari Pak Suaif ini? Simak ulasan artikel berikut ini hingga tuntas!

Untuk sebagian orang, ada yang mencari kesibukan lain di luar pekerjaan utama mereka, salah satunya adalah dengan berbisnis sampingan menjadi reseller. Alasannya pasti bermacam-macam. Ada yang memang menyukai bisnis, menyibukkan waktu luang hingga ingin mendapatkan penghasilan tambahan.

Begitu pula dengan Pak Suaif, beliau bisa menjalani pekerjaan utamanya sekaligus menjadi reseller. Ingin tahu bagaimana kisah Pak Suaif selama menjadi reseller Evermos? Mari kita simak cerita inspiratif dari Pak Suaif berikut ini.

Baca juga: Kisah Inspiratif Evermos | Ibu Mona, Reseller dengan Omzet Belasan Juta

Kenalan dulu yuk!

Cerita Inspiratif Reseller Evermos

Nama    : Suaif

Usia       : 39 Tahun

Aktivitas : Apoteker

Moto Hidup : “Sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa bermanfaat bagi orang lain.”

Bagaimana biasanya Pak Suaif menawarkan produk?

  1. Melalui sharing produk di WhatsApp

  2. Menggunakan marketplace salah satunya Tokopedia

Bagaimana Pak Suaif berjualan di Tokopedia?

  1. Menentukan produk yang akan dijual.

  2. Bandingkan harga produk kita dengan harga pasaran di Tokopedia.

  3. Menentukan branding toko, Pak Suaif menjadikan tokonya sebagai toko yang berisi perlengkapan muslim dan herbal. Ini penting karena akan membentuk kredibilitas toko dan tidak membuat pelanggan pusing karena terlalu banyak produk (tidak lebih dari 10 item). Kalau spesifik akan membuat orang lebih ingat terhadap toko. Kalau mau beli perlengkapan muslim ke Suaif Toko.

  4. Verifikasi data ke Tokopedia (KTP & Foto).

Bagaimana agar produk di Tokopedia bisa laku terjual?

  1. Menyisihkan budget untuk iklan. Disini Pak Suaif menyisihkan 100rb untuk iklan (Alhamdulillah nutup dari hasil penjualan). Pak Suaif percaya bahwa harus ada modal dulu agar produk kita bisa dilihat oleh orang, karena ada ribuan barang yang ada di Tokopedia, maka harus ada alat yang membuat pembeli tahu bahwa kita berjualan barang tertentu.

  2. Pak Suaif mengisi kredit di Tokopedia sebesar 100rb, lalu akan berkurang setiap kali ada orang yang klik produk yang diiklankan.

  3. Dari iklan, pembeli bisa lihat barang kita di beranda, lalu kepo, dan jika tertarik mereka bisa langsung beli. Sedangkan jika tidak diiklankan, kemungkinan untuk pembeli tahu produk kita lebih kecil.

  4. Share link toko marketplace kita di status WA & FB.

  5. Dari marketplace pun cakupan pasarnya lebih besar ketimbang dengan di WhatsApp.

  6. Membeli produk promosi di Evermos, lalu jual lagi secara eceran di marketplace.

Produk apa saja yang dijual di marketplace?

Al Quran, susu mq nutrigoat, jilbab, dan lain-lain.

Apa aturan yang Tokopedia terapkan saat kita membuka toko?

  1. Barang yang sudah dipesan, akan hangus dalam 1 X 24 jam (kecuali weekend), jika tidak segera dikonfirmasi oleh penjual.

  2. Harus upload resi dalam waktu 2X24 jam.

Baca juga: Cerita Reseller Evermos | Yuk, Simak Berikhtiar Ala Bu Tinuk yang Inspiratif!

Bagaimana mengatasi masalah pengiriman & resi di Evermos?

  1. Stok barang sebelum dipromosikan di marketplace, agar tidak ada keterlambatan barang ke pembeli.

  2. Menggunakan jasa pengangkut, bisa kita yang bawa barangnya ke ekspedisi atau menggunakan fasilitas jemput barang ke rumah.

  3. Karena Pak Suaif bekerja, sehingga Pak Suaif menggunakan waktu di malam hari untuk packing dan mengirim barang.

Bagaimana agar tidak rugi saat menyetok barang?

  1. Memilih barang yang tidak mudah basi atau waktu expired nya panjang.

  2. Memastikan stok tidak pernah kosong.

  3. Menghitung berapa jumlah item yang biasanya terjual dalam 1 bulan. Contoh: Nutrigoat biasanya laku 10, maka Pak Suaif stok 15, kalau stok sudah menipis, langsung menambah stok lagi.

Apa kendala yang dialami dalam Berikhtiar saat ini?

Lumayan terganggu karena saya biasa stok barang, sedangkan sekaang keadaan gak bisa ke rumah karena dinas di RS Sulianti Saroso, sehingga untuk saat ini saya menggunakan jasa pengiriman langsung dari Evermos.

Bagaimana menyikapi Reseller yang kecewa/marah karena barang tak kunjung datang?

  1. Khusus untuk pembelian melalui status WA, Pak Suaif menerapkan kepercayaan kepada pelanggan, karena pelanggan dari WA biasanya teman atau saudara.

  2. Pembelian dari WA terjadi karena pelanggan percaya dengan kita dan memang butuh barang tersebut, sehingga Pak Suaif menerapkan bayar setelah barang sampai, atau untuk rekan kerjanya yang membeli, baru membayarnya saat gajian.

Nah, demikianlah kisah inspiratif seputar perjuangan dan strategi berjualan dari Pak Suaif. Dari ulasan tentang berikhtiar ala Pak Suaif di atas, semoga bisa menginspirasi kita semua ya.

Ada banyak pelajaran yang bisa kita petik lho, dari Pak Suaif di #LebihDekatDenganKORI kali ini.

Pak Suaif memiliki moto “Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.” Beliau percaya bahwa melalui berdagang kita bisa membantu orang lain, plus dapat bonus dari keuntungan berdagang.

Jangan lewatkan cerita dari reseller Evermos lainnya hanya di situs blog Evermos.

Boleh share artikel ini untuk menginspirasi orang-orang agar terus semangat dalam berikhtiar.

 

 

 

 

Related Posts