6 Fakta Bank Syariah Indonesia yang Mencengangkan, Wajib Tahu!

Bank Syariah Indonesia – Setelah mengetahui fakta tentang Bank Syariah kali Anda harus mengetahui tentang fakta dari Bank Syariah Indonesia atau BSI.

BSI termasuk salah satu bank yang baru dibentuk, dan ternyata ada beberapa fakta yang cukup menarik untuk dibahas tentang Bank Syariah Indonesia.

Apa saja fakta-fakta tersebut? Berikut ini adalah artikel yang akan membahas beberapa fakta tentang BSI.

Simak artikelnya sampai selesai.  

6 Fakta Menarik Tentang Bank Syariah Indonesia

Berikut adalah 6 fakta yang perlu Anda ketahui tentang BSI:

1. Sejarah Bank Syariah Indonesia

Bank Syariah Indonesia
Sumber: google.com/bersosial

BSI merupakan bank yang berasal dari tiga bank syariah milik BUMN, yakni Bank Mandiri Syariah, Bank BRI Syariah, dan Bank BNI Syariah.

Ketiga bank tersebut resmi digabung menjadi satu (Bank Syariah Indonesia) pada tanggal 1 Februari 2021.

Maka, sejak tanggal tersebut sudah tidak ada nama dari ketiga bank BUMN tersebut, yang ada hanya BSI.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi dari Istana Negara, Jakarta.

Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengeluarkan izin merger tiga usaha bank syariah tersebut pada 27 Januari 2021 melalui surat Nomor SR-3/PB.1/2021.

2. Persentase Pemegang Saham Bank Syariah Indonesia

Bank Syariah Indonesia
Sumber: google.com/bersosial

Hal yang jarang diketahui oleh banyak orang adalah persentase pemegang saham BSI. Berikut ini adalah persentase pemegang saham BSI:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 50,83%
  • Kemudian PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar 24,85%
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar 17,25%
  • Sisanya adalah pemegang saham yang hanya memegang di bawah 5 persen

Itulah para pemegang saham dari BSI.

3. Ada Pesan Penting dari Jokowi untuk BSI

Bank Syariah Indonesia
Sumber: google.com/bersosial

Pada peresmian BSI tanggal 1 Februari 2021, Presiden Jokowi memberikan pesan dan instruksi khusus kepada BSI. 

Pertama, Jokowi menginstruksikan agar BSI bisa menjadi bank syariah yang bersikap universal dan terbuka bagi seluruh nasabah. 

Kedua, BSI harus bisa memaksimalkan penggunaan teknologi digital dalam operasionalnya.

Instruksi ketiga yaitu BSI harus mampu menggaet minat generasi muda untuk menjadi nasabah bank syariah. 

Terakhir, BSI harus mampu menciptakan produk dan layanan keuangan syariah yang kompetitif.

4. Bank Syariah Indonesia Bakal Menjadi Bank Syariah Kelas Dunia

BSI
Sumber: google.com/bersosial

Fakta berikutnya mengatakan bahwa BSI bisa menjadi bank syariah yang memiliki kualitas kelas dunia.

Penggabungan bank syariah ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bank syariah di Indonesia. 

Penggabungan tersebut akan menciptakan bank syariah terbesar di negeri ini yang berdaya saing global dan memiliki potensi menjadi 10 bank syariah teratas secara global berdasarkan kapitalisasi pasar.

Bank syariah akan didukung dengan jaringan yang luas lebih dari 1.200 cabang di seluruh Nusantara. Bank syariah juga akan memiliki neraca dan kinerja keuangan yang baik, dengan target Rp 272 triliun pembiayaan pada 2025 dan pendanaan Rp 336 triliun pada 2025.

5. Meski Dibentuk saat Pandemi, BSI Memiliki Kinerja Positif

BSI
Sumber: google.com/bersosial

Meskipun BSI dibentuk pada saat pandemi Covid-19, namun memiliki kinerja yang sangat positif.

Kinerja ketiga bank syariah yang tergabung dalam BSI tercatat tetap stabil meski diterpa pandemi COVID-19. 

Bahkan sejumlah indikator menunjukkan kinerja ketiga bank syariah tersebut tumbuh lebih tinggi dibanding bank konvensional.

Dari sisi aset, bank syariah tumbuh 10,97 persen secara tahunan. Pertumbuhan itu melampaui aset bank konvensional yang tumbuh 7,7 persen secara tahunan. 

Kemudian, Dana Pihak Ketiga (DPK) bank syariah juga tercatat tumbuh 11,56 persen, sedikit lebih tinggi ketimbang bank konvensional yang tumbuh sebesar 11,49 persen.

Selanjutnya dari sisi pembiayaan, bank syariah juga tumbuh 9,42 persen secara tahunan. Angka ini lebih tinggi dibanding bank konvensional yang hanya tumbuh 0,55 persen yoy.

6. Bank Syariah Indonesia adalah Bank Terbesar ke 7 di Indonesia

BSI
Sumber: google.com/bersosial

Fakta terakhir dari BSI adalah menjadi bank terbesar ke 7 di Indonesia, sangat mengagumkan, bukan?

Seperti diketahui, hingga akhir 2020, total aset BSI tercatat sebesar Rp 239,56 triliun.

Jumlah aset tersebut menempatkan Bank Syariah Indonesia menjadi bank terbesar ketujuh secara nasional, di atas PT Bank Pan Indonesia Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, dan PT Bank BTPN Tbk. 

Sementara itu, modal tiga bank syariah milik negara itu tercatat senilai Rp 22,61 triliun dengan laba bersih yang dibukukan senilai total Rp 2,19 triliun. 

Per Desember 2020, tiga bank syariah BUMN peserta merger tersebut mencatat total pembiayaan mencapai Rp 156,51 triliun serta Dana Pihak Ketiga mencapai sebesar Rp 209,98 triliun.

Nah, itulah tadi 6 fakta tentang Bank Syariah Indonesia yang sangat perlu Anda ketahui, semoga bermanfaat!

Jika Anda ingin mendapatkan dan membaca artikel menarik lainnya, silahkan untuk kunjungi selalu situs Blog Evermos.

Anda juga bisa menambah pemasukan Anda setiap bulannya hanya dengan modal HP dan tanpa mengeluarkan uang sedikitpun. 

Caranya sangat mudah, Anda bisa bergabung menjadi reseller Evermos dan mendapatkan keuntungan serta keberkahan.

Penasaran dan tertarik untuk bergabung? Klik tombol di bawah ini, ya.

YUK, GABUNG DISINI!

×