Ayat Tentang Puasa dan Makna Patut Tahu Agar Puasa Lebih Semangat!

Ayat Tentang Puasa

Ingin menjalani ibadah puasa dengan semangat dan mendapat ridho Allah SWT? Pahalami dulu ayat tentang puasa pada ulasan artikel berikut ini sebagai penjelasan seputar puasa, baik itu tentang puasa wajib ataupun puasa sunnah. Ayat tentang puasa ini berlandaskan dari Al-Quran.

Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang ketiga dan sudah sepatutnya bagi umat Muslim untuk bertaqwa agar bisa menjalankannya.

Di dalam agama Islam, terdiri dari puasa wajib yang datang setiap tahun, yaitu puasa Ramadan.

Selain itu, ada juga puasa lainnya yang bisa umat Muslim kerjakan untuk menambah amalan semasa hidup seperti puasa daud, puasa ayyamul bidh, puasa pengganti Ramadan, dan puasa sunnah lainnya.

Sebentar lagi kita akan menghadapi bulan Ramadhan di tahun 2022 ini, sudah saatnya bagi Anda mengetahui makna ibadah puasa agar semangat dan khusyuk menjalaninya.

Nah, untuk membahas lebih jauh mengenai puasa, ada beberapa ayat tentang puasa baik Ramadhan ataupun sunnah yang berlandaskan dari Al-Quran. Simak ulasannya hingga tuntas ya!

Ayat Tentang Puasa dan Maknanya

1. Ayat Tentang Puasa QS. Al-Baqarah Ayat 183

Ayat Tentang Puasa

Sumber: shutterstock.com

Berikut adalah ayat ayat tentang puasa pertama yang seringkali kita dengar dalam ceramah atau kajian mengenai ibadah puasa,

Ayat puasa dalam QS. Al-Baqarah ayat 184 ini berbunyi:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Yā ayyuhallażīna āmanụ kutiba ‘alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba ‘alallażīna ming qablikum la’allakum tattaqụn. 

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Makna Ayat Al-Baqoroh ayat 183

Dalam ayat tersebut Allah telah mewajibkan berpuasa sebagaimana telah mewajibkan atas umat beriman terdahulu agar bertakwa.

Puasa juga sebelumnya telah di lakukan oleh para Nabi-Nabi dan sahabatnya terdahulu agar orang beriman dapat menjadi orang yang bertakwa di hadapan Allah.

Ayat ayat yang berkaitan tentang puasa tersebut memiliki makna bahwasanya setiap muslim yang beriman wajib untuk menjalankan  ibadah puasa sama seperti kaum terdahulu.

2. Ayat Tentang Puasa QS. Al-Baqarah Ayat 184

Ayat Tentang Puasa

Sumber: shutterstock.com

Masih dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah, ayat ayat yang berkaitan tentang puasa berikutnya ini terdapat pada ayat 184 yang berbunyi:

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: “(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Makna Ayat Al-Baqoroh ayat 184

Allah mewajibkan kepada kalian berpuasa pada hari-hari yang ditentukan bilangannya yaitu hari-hari di bulan Ramadhan.

Baca Juga:  Pahami Arti Sakinah Mawaddah Warahmah dalam Pernikahan dan Cara Mewujudkannya

Maka barangsiapa diantara kalian ada yang sakit dan berpuasa terasa berat baginya, atau  sedang bepergian jauh maka dia boleh tidak berpuasa, dan dia harus mengganti berpuasa pada hari-hari yang lain sebanyak hari yang dia tidak berpuasa padanya.

Dan bagi orang yang mengalami kesulitan untuk berpuasa dan puasa memberatkan mereka dengan beban yang tak dapat dijalankan seperti yang dialami oleh orang yang lanjut usia, orang sakit yang sulit diharapkan kesembuhannya, maka mereka membayar fidyah setiap hari ia berbuka.

Barangsiapa yang melebihkan jumlahnya dengan sukarela maka itu lebih baik bagi dirinya, dan puasa kalian (walaupun dengan penuh kesulitan, maka itu lebih baik bagi kalian daripada memberikan fidyah, jika kalian mengetahui keutamaan besar untuk puasa di sisi Allah SWT.

3. Ayat Tentang Puasa QS. Al-Baqarah Ayat 185

Ayat Tentang Puasa

Sumber: shutterstock.com

Ayat Al-Quran yang menyatakan tentang puasa lainnya juga terdapat dalam QS. Al-Baqarah Ayat 185 yang berbunyi:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

Makna Ayat Al-Baqoroh ayat 185

Bulan Ramadhan adalah bulan di mana Allah mulai menurunkan Al-Quran pada malam kemuliaan (Lailatul Qadar), sebagai sumber hidayah bagi seluruh manusia menuju kepada kebenaran.

Di dalamnya terdapat bukti petunjuk yang paling jelas yang mengantarkan kepada hidayah Allah dan pembeda antara kebenaran dengan kebatilan.

Baca Juga:  Doa Angin Kencang Beserta 3 Tips Aman Saat Angin Kencang

Maka barangsiapa diantara kalian menyaksikan kehadiran bulan ini dalam keadaan sehat dan mukim hendaklah berpuasa pada siang harinya.

Dan diberikan kemudahan bagi orang sakit dan musafir untuk tidak berpuasa kemudian mereka berdua mengqadha yang sesuai dengan jumlah hari itu.

Allah SWT menghendaki keringanan dan kemudahan bagi kalian dalam ajaran-ajaran syariat-Nya, dan tidak menghendaki kesulitan keberatan dari kalian.

Agar kalian menyempurnakan hitungan puasa selama sebulan penuh, dan agar kalian menutup ibadah puasa dengan bertakbir mengagungkan Allah pada hari raya Idul Fitri.

Selain itu, agar kalian mengagungkan-Nya atas hidayah-Nya kepada kalian, dan Agar kalian mensyukuri atas kenikmatan-Nya yang tercurah pada kalian berupa hidayah taufik dan kemudahan.

4. Ayat Tentang Puasa QS. Al-Baqarah Ayat 187

Ayat Tentang Puasa

Sumber: shutterstock.com

Masih dalam surat yang sama, ayat tentang puasa lainnya yaitu terdapat dalam QS. Al-Baqarah ayat 187 yang berbunyi:

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Artinya: “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka.

 

Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.

 

Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.”

Makna Ayat Al-Baqoroh ayat 187

Allah memperbolehkan bagi kalian malam-malam bulan Ramadhan untuk menggauli istri-istri kalian. Mereka adalah penutup dan penjaga bagi kalian, dan kalian adalah penutup dan penjaga bagi mereka.

Allah mengetahui bahwa kalian mengkhianati diri kalian sendiri dengan melanggar apa yang dilarang Allah atas kalian dengan menggauli istri-istri setelah waktu Isya pada malam-malam puasa (yang di tetapkan pada periode awal perkembangan Islam).

Maka Allah menerima taubat kalian dan melonggarkan perkara tersebut bagi kalian. Sekarang, gaulilah istri-istri kalian dan carilah apa yang Allah takdirkan bagi kalian berupa anak-anak. Dan makan dan minumlah sampai tampak jelas bagi kalian cahaya pagi dari kegelapan malam dengan terbitnya Fajar shadiq.

Kemudian sempurnakanlah puasa kalian dengan menahan diri dari segala pembatal puasa sampai masuknya malam hari dengan tanda terbenamnya matahari.

Baca Juga:  Wajib Tahu! Inilah Tata Cara Shalat Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Wajib

Dan janganlah kalian mencampuri istri-istri kalian atau melakukan apa-apa yang dapat mengantarkan kepada perbuatan mencampuri mereka ketika kalian sedang beri’tikaf di masjid-masjid, sebab itu akan merusak ibadah i’tikaf ( yaitu berdiam di dalam masjid selama waktu tertentu dengan niat mendekatkan diri kepada Allah ta’ala).

Hukum-hukum yang Allah syariatkan bagi kalian itu merupakan batasan-batasannya yang menegaskan antara perkara halal dan haram, maka janganlah kalian mendekati nya Agar kalian tidak terjerumus ke dalam perkara haram.

Dengan penjelasan yang terang seperti ini, Allah menjelaskan ayat-ayat Nya dan hukum-hukum-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa dan takut kepadanya.

5. Hadist Keutamaan Bagi Orang Sering Berpuasa

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

Artinya: “Sesungguhnya di surga ada pintu yang di namakan Ar Rayyan, yang akan di masuki oleh orang-orang yang berpuasa pada hari kiamat nanti, dan tidak ada yang memasuki melaluinya kecuali mereka. Dikatakan: “Mana orang-orang yang berpuasa?

Maka mereka berdiri, dan tidak ada yang memasukinya seorang pun kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, maka pintu itu ditutup, dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melaluinya,” (HR Bukhari, Muslim, At Tirmidzi, Ibnu Majah)

Seperti yang telah kita tahu bahwa dengan mendengarkan ayat suci Al-Qur’an saja, kita akan mendapatkan pahala, apalagi pada saat bulan Ramadhan.

Maka dari itu, sangat di sayangkan apabila Anda tidak memiliki produk speaker Qur’an yang akan menemani Anda untuk beribadah.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan produk ini, atau ingin menjual kembali untuk kebermanfaatan sesama, Anda bisa menjadi reseller Evermos.

Mau Usaha Tapi Terkendala Modal? Tenang, Evermos Punya Solusinya!

Banyak orang yang sulit memulai untuk berbisnis karena terkendala dengan hal modal.

Apakah Anda salah satunya? Seringkali pusing sendiri mencari modal dan akhirnya bingung bagaimana cara untuk memulai usaha?

Tenang, bagi Anda yang ingin memiliki bisnis, namun belum memiliki cukup modal, menjadi seorang reseller Evermos merupakan pilihan yang tepat.

Banyak kemudahan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menjadi reseller Evermos, antara lain:

  • Bisnis tanpa modal
  • Memiliki toko online sendiri
  • Tidak perlu pusing cari supplier
  • Tidak perlu memikirkan stok dan pengiriman
  • Mendapatkan pelatihan bisnis online dari ahlinya
  • Berkesempatan bergabung dengan komunitas reseller dari berbagai daerah

Bagaimana? Menarik bukan? Mari raih potensi untuk mendapatkan penghasilan sesuai keinginan dengan menjadi reseller Evermos.

Yuk, segera daftarkan diri Anda dengan menjadi reseller hebat di Evermos. Silahkan untuk klik di bawah ini!

DAFTAR DISINI SEKARANG

Demikianlah informasi mengenai ayat tentang puasa beserta maknanya yang dapat Anda ketahui.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat, boleh share artikel ini kepada yang lain agar mendapat kebermanfaatan pula.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya pada situs blog Evermos. 

 

 

Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
×