Sakit Hati? Ini Amalan Doa Agar Orang yang Menyakiti Kita Menyesal

Tenangkan diri dengan melakukan amalan doa agar orang yang menyakiti kita menyesal dengan ulasan berikut ini.

Setiap orang pernah melakukan kesalahan kepada orang lain baik dengan menyakiti secara sengaja ataupun tidak dengan sengaja.

Perbuatan menyakiti orang lain adalah hal yang dipandang buruk serta memberikan dampak yang buruk bagi pihak yang lain.

Apalagi jika kita disakiti oleh orang-orang terdekat seperti keluarga, pasangan, sahabat, tentu akan menyesakkan.

Islam menganjurkan kepada Muslim agar memaafkan dan tidak menaruh dendam kepada yang menyakiti, sekalipun posisi kita sedang tertindas.

Agar hati tenang, mari mencoba amalan doa agar orang yang menyakiti kita menyesal.

Doa Orang yang Disakiti Akan Diijabah oleh Allah SWT

amalan doa agar orang yang menyakiti kita menyesal
Sumber: pexels.com

Doa orang yang tersakiti justru akan cepat diijabah oleh Allah SWT. 

Menurut sebuah riwayat hadits yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, ketika orang yang dizalimi berdoa maka para malaikat akan mengamini dan Allah SWT mengabulkannya.

وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ الله حِجَابٌ

Wataqida’ watalmadh ‘aumi gainnahu laysabaynahaa qa baynallaha khijaabu.

Artinya : ”Dan berhati-hatilah terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dengan Allah SWT.” (HR. Bukhari Muslim)

Sebab itu, berhati-hatilah ketika sedang berhadapan dengan orang lain agar tidak menyakiti perasaan.

Sebab perasaan sakit hati bisa saja berbeda-beda bagi sebagian orang, ada yang mudah hilang dan kebanyakan sulit hilang.

Amalan Doa Agar Orang yang Menyakiti Kita Menyesal

Lalu sebagai orang yang tersakiti akibat orang lain, apa yang harus kita lakukan?

Islam tidak menganjurkan bagi Muslim agar membalas kejahatan muslim lainnya.

Karena hal tersebut artinya kita sama saja dengan orang yang berada di posisi menyakiti.

Agar hati menjadi lebih tenang dan tentram, kita dapat mencoba amalan doa agar orang yang menyakiti kita menyesal dan meminta maaf kepada kita.

حسبي الله لديني حسبي الله لدنياي حسبي الله لمن أهمين حسبي الله لمن بفاعلي حسبي الله لمن كادني بشؤءولاحول ولاقوة الابالله 

Hasbiyallahu lidiini, hasbiyallahu lidunyaa, hasbiyallahu liman ahammanii, hasbiyallaahu liman baghaa ‘alayya, hasbiyallahu liman kaada nii bisuu-in walaa haula walaa quwwata illaa billah

Artinya: “Cukuplah Allah (penolong) bagi agamaku, cukuplah Allah (penolong) bagi duniaku, cukuplah Allah (penolongku) terhadap sesuatu yang menyusahkanku, cukuplah Allah (penolongku) terhadap orang yang menganiayaku. Cukuplah Allah (penolongku) terhadap orang yang ingin berbuat jahat kepadaku, tak ada daya dan kekuatan selain dengan pertolongan Allah,”.

Baca Juga : Jangan Balas Dendam, Baca Doa dan Dzikir untuk Membalas Sakit Hati

Kapan Membaca Amalan Doa Agar Orang yang Menyakiti Kita Menyesal

amalan doa agar orang yang menyakiti kita menyesal
Sumber: pexels.com

Dengan membaca doa agar orang yang menyakiti kita menyesal dapat menjadi penyejuk bagi jiwa yang sedang sakit hati dan kecewa.

Sobat perlu memahami kapan waktu yang tepat dalam membacakan amalan doa berikut agar segera terkabul.

Waktu yang tepat untuk membaca amalan doa ketika kita sakit hati yaitu pada waktu yang mustajab untuk berdoa.

Misalnya pada waktu shalat malam, sepertiga malam, doa selesai shalat fardhu sambil mengharapkan agar Allah SWT mengampuni perbuatan orang yang menyakiti kita.

Kenapa Orang yang Dizalimi Akan Cepat Dikabulkan?

amalan doa agar orang yang menyakiti kita menyesal
Sumber: pexels.com

Dalam salah satu riwayat Imam Ahmad menyebutkan, bahwasanya doa orang yang terzalimi akan dikabulkan dan didengar Allah SWT.

Ternyata hal ini berlaku bagi siapa saja yang ingin memanjatkan doa tersebut sekalipun orang kafir.

Mari simak apa saja dalil terkait orang yang dizalimi berikut dalam firman Allah SWT dan hadits Rasulullah SAW mengutip detik.com.

1. Tidak Ada Hijab Antara Orang yang Dizalimi dengan Allah

وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ

Artinya: “Waspadailah doa orang yang terzalimi, karena tidak ada hijab (penghalang) antara ia dan Allah.” (HR Bukhari).

2. Kebaikan Orang yang Menzalimi Akan diberikan kepada Orang yang Dizalimi

“Orang yang bangkrut di antara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat membawa pahala sholat, puasa, dan zakat. Akan tetapi, dia juga telah mencela orang ini, memakan harta orang itu, menumpahkan darah orang ini, dan memukul orang itu. Lantas, orang yang dizalimi ini diberikanlah kebaikan-kebaikannya untuk orang yang dizalimi yang ini, diberikan pula kepada korban kezaliman yang lain. Hingga apabila kebaikannya telah habis sedangkan kezalimannya belum semua terbayar maka sebagian dosa-dosa orang-orang yang dizalimi akan dipikulkan kepadanya, lalu dia dilempar ke dalam neraka,” (HR Muslim).

3. Perkataan Buruk Orang yang Dizalimi akan Didengar Allah

لَا يُحِبُّ اللّٰهُ الْجَهْرَ بِالسُّوْۤءِ مِنَ الْقَوْلِ اِلَّا مَنْ ظُلِمَ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ سَمِيْعًا عَلِيْمًا

Artinya: “Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS An Nisa: 148).

4. Orang yang Menzalimi Membawa Kerugian Besar di Akhirat

وَعَنَتِ الْوُجُوْهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّوْمِۗ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا

Artinya: “Semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Mahahidup lagi Maha Mengurus. Sungguh rugi orang yang membawa kezaliman.” (QS Thaha:111)

Dosa yang Berhubungan dengan Manusia Lebih Berat

Mungkin Sobat pernah mendengar ungkapan bahwa berbuat dosa kepada manusia lain ganjarannya lebih berat.

Karena Allah SWT Maha Pemaaf kepada Hamba-Nya yang mau bertobat.

Apabila kita berbuat kesalahan kepada manusia lainnya, belum tentu kesalahan tersebut akan dihapus karena manusia tidak pemaaf layaknya Allah SWT.

“Barangsiapa yang mempunyai kezhaliman kepada saudaranya mengenai hartanya atau kehormatannya, maka diminta dihalalkanlah kepadanya dari dosanya itu sebelum datang hari di mana nanti tidak ada dinar dan dirham (Hari Kiamat), di mana akan diambil dari pahala amal kebaikannya untuk membayarnya. Kalau sudah tak ada lagi amal kebaikannya, maka akan diambil dari dosa orang yang teraniaya itu, lalu dipikulkan kepada orang yang menganiaya itu.” (HR. Bukhari)

Dosa yang berkaitan dengan manusia tidak hanya cukup dengan bertaubat kepada Allah tetapi kita perlu meminta maaf dan pengampunan dari orang yang disakiti.

Sehingga inilah otoritas yang Allah berikan kepada antar manusia lain apabila terjadi kesalahan dan dosa diantara mereka.

Akan tetapi, lebih mulia lagi bagi manusia yang memiliki sifat pemaaf kepada orang lain.

Sebagaimana janji Allah SWT dalam firman-Nya,

وَاِ نْ تَعْفُوْا وَتَصْفَحُوْا وَتَغْفِرُوْا فَاِ نَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Jika kamu memaafkan, melapangkan dada serta melindungi, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(𝘘𝘚. 𝘈𝘭-𝘛𝘢𝘲𝘩â𝘣𝘶𝘯 : 14)

Dengan menjadi manusia yang pemaaf, Insya Allah akan mendapatkan kedamaian, menjadi lebih lapang dan legowo.

Kemudian Allah SWT juga akan memberikan ampunan kepada orang pemaaf tersebut atas kesalahan-kesalahannya.

Semoga kita termasuk menjadi orang yang mulia tidak hanya dihadapan manusia saja tetapi mulia di hadapan Allah SWT sebagai pemaaf.

Nah itulah penjelasan amalan doa agar orang yang menyakiti kita menyesal, semoga bermanfaat ya. 

Sebagai amal kebaikan sebarkan juga artikel ini kepada orang-orang terdekat yang membutuhkannya.