Amalkan 10 Adab Menuntut Ilmu Berikut Agar Diberkahi Allah

Adab Menuntut Ilmu

Bagi seorang muslim, menuntut ilmu merupakan kewajiban, sehingga harus dipastikan kebenaran dan manfaatnya. Akan tetapi, sebelum belajar kita harus mengetahui adab menuntut ilmu.

Seperti dalam suatu hadits yang menyatakan:

تعلم الأدب قبل أن تتعلم العلم

Artinya: “Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”

Maka dari itu, sangat penting bagi kita untuk  mempelajari adab terlebih dahulu sebelum menuntut ilmu. Jika Anda yang membaca ini telah menjadi orang tua, Anda bisa mengajarkan anak mengenai adab tentang menuntut ilmu.

Berikut ini adab dalam menuntut ilmu yang perlu Anda ketahui.

Baca juga: Ingin Daya Ingat Kuat? Amalkan Doa Agar Diberi Kecerdasan Oleh Allah

10 Adab Menuntut Ilmu dalam Islam Beserta Dalilnya

1. Niatkan Karena Allah 

Adab Menuntut Ilmu

Sumber: google/bersosial

Hal pertama yang harus dipersiapkan sebelum menuntut ilmu adalah membenarkan dan meluruskan niat.

Niatkan semua ilmu yang akan Anda pelajari hanya karena Allah. Sebagaimana firman Allah dalam Al Bayyinah ayat 5:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

Artinya: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.”

Rasulallah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

Barangsiapa yang menuntut ilmu syar’i yang semestinya ia lakukan untuk mencari wajah Allah dengan ikhlas, namun ia tidak melakukannya melainkan untuk mencari keuntungan duniawi, maka ia tidak akan mendapat harumnya aroma surga pada hari kiamat.” (HR. Ahmad)

2. Selalu Memanjatkan Doa

Adab Menuntut Ilmu

Sumber: google/bersosial

Dalam menuntut ilmu, hendaknya kita selalu berdoa agar Allah selalu memberikan kemudahan dalam menyerap ilmu dan mengamalkannya.

Baca Juga:  Cara Mendapatkan Token Listrik Gratis | Diskon 50% Periode April - Juni 2021

Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Artinya: Dan katakanlah :”Ya Rabbku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan”. (At-Thaha:114)

Adapun doa yang biasa dipanjatkan oleh Rasul dalam menuntut ilmu  yang bisa kita amalkan juga yaitu:

اَللَّهُمَّ انْفًًًًًًََعْنِيْ مَا عَلَّمْتَنِيْ وَعَلِّمْنِيْ مَا يَنْفَعُنِيْ وَزِدْنِيْ عِلْماً

Artinya: “Ya Allah, berilah manfaat atas apa yang Engkau ajarkan kepadaku, ajarilah aku hal-hal yang bermanfaat bagiku, dan tambahilah aku ilmu.” [HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Mâjah, dishahihkan al-Albâni]

3. Selalu Bersungguh-Sungguh

Adab Menuntut Ilmu

Sumber: google/bersosial

Saat kita sedang menuntut ilmu,  hendaknya kita bersungguh-sungguh dan selalu antusias untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

Jangan pernah merasakan puas dalam mendapatkan ilmu, hendaknya kita selalu haus akan ilmu dan berkeinginan untuk menambah ilmu kita.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam barsabda:

 Dua orang yang rakus yang tidak pernah kenyang: yaitu (1) orang yang rakus terhdap ilmu dan tidak pernah kenyang dengannya dan (2) orang yang rakus terhadap dunia dan tidak pernah kenyang dengannya.” (HR. Al-Baihaqi)

4. Menjauhi Kemaksiatan

Adab Menuntut Ilmu

Sumber: google/bersosial

Agar kita bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan berkah, maka jauhkanlah diri dari berbagai macam maksiat.

Sebagai contoh, merasa malas dan mementingkan hal lain ketimbang belajar. Hal tersebut juga termasuk maksiat, karena lalai terhadap kewajiban mencari ilmu.

Maksiat akan membuat otak menjadi sulit untuk berkonsentrasi sehingga ilmu sangat sulit dimengerti.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِى قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ وَهُوَ الرَّانُ الَّذِى ذَكَرَ اللَّهُ ( كَلاَّ بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ) »

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Apabila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan “ar raan” yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka’.”

5. Selalu Rendah Hati

Adab Menuntut Ilmu

Sumber: google/bersosial

Mungkin banyak sekali orang berilmu, akan tetapi ia  menjadi sombong hanya karena merasa lebih baik ketimbang orang lain.

Baca Juga:  Wajib Coba! 8 Kuliner Nusantara yang Mampu Memanjakan Lidah Anda

Jika kita  ingin mendapatkan ilmu yang baik dan bermanfaat, maka tetaplah menjadi pribadi yang rendah hati.

Imam Mujahid pernah berkata:

لاَ يَتَعَلَّمُ الْعِلْمَ مُسْتَحْىٍ وَلاَ مُسْتَكْبِرٌ

Artinya: “Dua orang yang tidak belajar ilmu: orang pemalu dan orang yang sombong” (HR. Bukhari secara muallaq)

Baca juga: Mudah & Cepat! Berikut Rahasia Metode Menghafal Al Quran Ala Ustadz Adi Hidayat

6. Memperhatikan Penjelasan dengan Baik

Adab Menuntut Ilmu

Sumber: google/bersosial

Saat belajar, hendaknya kita berkonsentrasi ketika guru atau orang tua sedang menjelaskan.

Mencoba untuk selalu fokus selama pembelajaran, untuk menyerap ilmu.

Apabila tidak fokus, maka ilmu akan susah untuk terserap oleh otak.

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

… sebab itu sampaikanlah berita gembira itu kepada hamba-hambaKu, (yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik diantaranya. Mereka itulah orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan merekalah orang-orang yang mempunyai akal sehat.” (QS. Az-Zumar: 17-18)

7. Diam Menyimak dengan Baik

Adab Menuntut Ilmu

Sumber: google/bersosial

Salah satu adab dalam menuntut ilmu yang sering diabaikan adalah diam ketika guru atau orang tua sedang menjelaskan.

Sebaiknya jangan berbicara atau bahkan mengobrol hal yang sama sekali tidak penting bahkan tidak berhubungan dengan pelajaran yang disampaikan.

Sebagaimana telah Allah firmankan dalam QS. Al A’raf:204 yaitu:

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: “Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.”

8. Menghafalnya

Adab Menuntut Ilmu

Sumber: google/bersosial

Setelah berhasil memahami ilmu, maka hendaknya menghafal ilmu tersebut agar lebih mudah untuk mengingatnya.

Menghafal memang sulit, tetapi akan menjadi mudah apabila niat kita lurus dan selalu mengulangi materi pembelajaran.

Baca Juga:  12 Contoh Surat Lamaran Kerja untuk Fresh Graduate, Siap Dilirik HR!

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Semoga Allah memberikan cahaya kepada wajah orang yang mendengar perkataanku, kemudian ia memahaminya, menghafalkannya, dan menyampaikannya. Banyak orang yang membawa fiqih kepada orang yang lebih faham daripadanya…” (HR. At-Tirmidzi).

9. Mengamalkannya

Adab Menuntut Ilmu

Sumber: google/bersosial

Apabila kita telah mendapatkan ilmu, akan sia-sia jika tidak mengamalkannya. Sudah seharusnya kita mengamalkan ilmu yang kita dapatkan agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Malahan semakin sering kita mengamalkannya, maka akan bertambah keilmuannya dengan mudah.

Ketika seseorang tidak mengamalkan ilmunya, ibaratkan seperti yang pernah disabdakan oleh Rasulullah:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perumpamaan seorang alim yang mengajarkan kebaikan kepada manusia, kemudian ia melupakan dirinya (tidak mengamalkan ilmunya) adalah seperti lampu (lilin) yang menerangi manusia, namun membakar dirinya sendiri.” (HR Ath-Thabrani)

10. Mendakwahkannya

Adab Menuntut Ilmu

Sumber: google/bersosial

Tidak ada ilmu yang bermanfaat jika tidak Anda bagikan kepada orang lain. Maka, sebarkanlah ilmu tersebut kepada mereka yang belum mengetahuinya.

Allah Ta’ala berfirman:

Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahriim: 6).

Nah, itulah 10 adab menuntut ilmu yang perlu Anda ketahui. Semoga setiap ilmu yang kita dapatkan bermanfaat dan menjadi berkah bagi diri kita sendiri maupun orang lain. Aamiin Ya Rabbal’alamiin.

Jangan lupa untuk menuntut ilmu dan ikuti adab sebelum berilmu di atas ya!

Apabila Anda ingin membaca artikel lainnya, silahkan untuk berkunjung ke situs blog Evermos.

 

Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
×