8 Kiat Sukses Bisnis Dropship & Reseller Bagi Pemula

Bisnis dropship dan bisnis reseller saat ini lagi booming dan memiliki banyak peminat.

Pasalnya para reseller maupun dropshiper bisa menjalankan sebuah usaha tanpa modal yang besar.

Kedua bisnis tersebut bisa dikatakan sebuah peluang usaha dengan cara bisnis online yang mudah serta modern.

Kiat-Kiat Sukses Menjalankan Bisnis Dropship dan Reseller

Ada banyak cara untuk membuka sebuah peluang usaha maupun peluang bisnis.

Salah satunya yaitu dengan memanfaatkan cara kerja online bisnis dropship dan bisnis reseller.

Kedua bisnis tersebut mampu memberikan omzet yang sangat banyak kepada pemula.

Berikut ini adalah beberapa kiat-kiat sukses menjalankan bisnis dropship dan reseller yang bisa Anda gunakan.

Mengetahui Perbedaan Bisnis Dropship dan Reseller

Reseller adalah sesorang yang membeli barang di suatu perusahaan, toko, atau manufaktur kemudian di jual lagi dengan harga yang berbeda.

Menjadi reseller memerlukan modal di awal. Karena sistem penjualannya adalah seorang individu harus menyetok barang terlebih dahulu lalu dijual.

Berbeda dengan reseller, dropshiper tidak memerlukan modal di awal alias 0%.

Dropshiper hanya perlu mencari konsumen.

Sistem penjualan dropshiper juga berbeda dengan reseller.

Sistem penjualan dropshiper adalah dengan langsung mengirimkan barang yang dibeli buyer oleh supplier langsung.

2. Menjual Produk yang Awet dan Orisinil

Agar sukses menjalankan bisnis dropshiper dan reseller salah satunya bisa dengan menjual produk yang awet dan orisinil.

Menjual produk yang awet dan orisinil seperti tas, sepatu, atau jual baju muslim akan lebih memudahkan Anda sebagai pemula bisnis reseller dan bisnis dropshiper.

Keuntungan menjual barang-barang tersebut adalah dapat meminimalisir kerugian.

Pasalnya, jika menjual barang yang awet seperti tas bisa bertahan lama.

Menjual barang orisinil juga lebih menarik perhatian masyarakat umum dibandingkan menjual barang murah namun kualitasnya buruk.

3. Mengetahui Siapa Pembeli Anda

Sebelum memutuskan untuk menjual barang reseller atau dropshiper, sebaiknya Anda menentukan terlebih dahulu siapa pangsa pasar Anda.

Dengan mengetahui pangsa pasar, tentunya akan lebih memudahkan Anda dalam berjualan.

Seperti contoh jika memilih remaja sebagai pembeli utama, maka Anda dapat menggunakan media sosial sebagai promosi.

Dalam memilih media sosial juga hendaknya menyesuaikan kepada siapa target pasar Anda.

Semakin tua target pembeli, berarti semakin tua juga media sosial yang bisa Anda gunakan.

Contohnya jika target pasar adalah ibu-ibu, maka media sosial yang cocok adalah promosi di facebook, begitu juga sebaliknya.

4. Melakukan Analisa

Seorang pengusaha bisa menjadi lebih sukses dengan melakukan strategi bisnis yang tepat.

Strategi bisnis yang tepat bisa dilakukan dengan cara menganalisa.

Berbagai analisa bisa Anda gunakan untuk berupaya menghabiskan produk yang dijual.

Analisa juga diperlukan dalam hal pengelolaan keuangan, tidak hanya dalam hal pangsa pasar saja.

Anda juga bisa melakukan survey terlebih dahulu kepada teman-teman.

Atau bisa juga dengan mengambil analisa dari produk yang dijual oleh orang lain.

5. Mencari Supplier Terpercaya

Setelah menentukan akan menggunakan cara bisnis dropshiper atau bisnis reseller, kini saatnya mencari supplier terpercaya.

Supplier memiliki peran yang sangat penting terhadap penjualan Anda.

Menjalankan bisnis reseller dan bisnis dropshiper bisa dikatakan lebih susah karena kita tidak bisa menjamin kualitas barang.

Dengan mencari supplier terpercaya, Anda tidak perlu khawatir lagi kehilangan pelanggan.

Pastikan bahwa supplier sangat menjaga kualitas dengan memberikan penawaran harga yang tetap murah.

6. Memasang Harga Yang berbeda

Menjadi reseller atau dropshiper tentunya memiliki banyak pesaing yang menjual barang sama.

Anda bisa menarik minat pembeli dengan cara memberikan harga yang berbeda namun kualitas tetap sama.

Salah satu poin yang bisa menarik minat customer adalah dengan cara memasang harga yang berbeda.

Calon pembeli akan lebih tertarik jika penjual memasang harga pada promosi barang tersebut.

7. Menggunakan Nama Brand Menarik Untuk Produk Bisnis Dropship

Menjadi reseller bukan berarti tidak bisa memiliki brand sendiri.

Anda tetap bisa menggunakan brand pribadi dengan cara memiliki perjanjian dengan supplier.

Jika menggunakan nama brand sendiri, gunakanlah nama brand yang menarik.

Nama brand juga dapat mempengaruhi minat pembeli untuk membeli produk yang Anda jual.

8. Gunakan Media Sosial untuk Promosi Bisnis Dropship Anda

Media sosial memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan wirausaha.

Terutama pada bisnis dropshiper dan bisnis reseller.

Saat ini hampir semua usaha dipromosikan pada media sosial.

Karena setiap masyarakat sudah dapat dipastikan memiliki media sosial pribadi seperti twitter, facebook, dan instagram.

Promosi menggunakan media sosial tidak memerlukan biaya dan lebih efektif.

Hanya dengan duduk memegang gadget, Anda sudah bisa menemukan calon pelanggan baru dengan jumlah yang tidak sedikit setiap harinya.

Dibutuhkan keuletan untuk mengatasi promosi di media sosial.

Keuntungan Menjadi Dropshiper dan Reseller

Menjadi reseller dan dropshiper memiliki banyak keuntungan.

Selain tidak memerlukan modal yang besar dan bisa dijadikan usaha sampingan, dengan menjadi seorang dropshiper dan reseller Anda tidak perlu repot merintis usaha dan membuat brand sendiri.

Nah berikut ini adalah beberapa keuntungan menjadi dropshiper dan reseller:

  • Bisnis Dopship dan Reseller Tidak Membutuhkan Modal yang Besar

Menjalankan bisnis dropshiper dan reseller tidak membutuhkan modal yang besar.

Bahkan untuk menjalankan bisnis dropshiper Anda tidak perlu mengeluarkan modal.

Hanya dengan melakukan promosi barang dari supplier Anda sudah bisa mendapatkan untung. Begitu juga dengan reseller.

Modal yang dikeluarkan untuk menjalankan bisnis dropship dan reseller hanyalah sebuah pulsa dan media sosial.

Media sosial digunakan untuk mempromosikan dan menjalin komunikasi dengan pembeli.

  • Bisnis Dopship dan Reseller Lebih Praktis

Menjadi reseller dan dropshiper lebih praktis daripada memiliki brand produk sendiri.

Hanya dengan mempromosikan barang milik orang lain, Anda sudah bisa meraup keuntungan tambahan.

Jika ada pembeli, Anda hanya perlu menghubungi pihak supplier dan supplier yang akan mengirimkan barang.

Seluruh proses pengiriman akan ditanggung oleh supplier.

  • Bisnis Dopship dan Reseller  Mudah Dikerjakan

Hanya bermodal gadget, Anda bisa melakukan transaksi penjualan dimana dan kapan saja.

Ketika sedang berada di luar negeri pun Anda tetap bisa melayani customer dengan baik dan dengan mudah.

  • Bisnis Dopship dan Reseller  Tidak Terikat Jam Kerja

Berbeda dengan memiliki toko sendiri atau bekerja dengan orang lain.

Menjadi dropshiper dan reseller tidak memiliki jam kerja paten.

Anda bisa mengerjakan pekerjaan Anda sesuka hati.

Bahkan jika ada pembeli yang menghubungi tengah malampun Anda tetap bisa melayaninya.

Pekerjaan ini sangat cocok dilakukan oleh ibu rumah tangga.

Tidak akan merasa di rugikan jika Anda memilih menjalankan peluang usaha bisnis dropship dan reseller.

Selain tidak memerlukan modal yang besar, bisnis ini tidak memiliki keterikatan waktu.

Bisnis dropship dan reseller cocok dijalankan oleh Ibu Rumah Tangga atau anak kuliahan yang membutuhkan uang tambahan sehari-hari.

Nah, itulah beberapa ulasan mengenai kiat sukses bisnis dropship dan reseller serta keuntungannya.

Jangan lupa untuk memilih supplier terbaik dalam menjalankan bisnis Anda.

×