Amalkan 12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib Ini Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Selain melaksanakan shalat fardhu, kita juga perlu mengamalkan shalat sunnah. Shalat sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW yaitu 12 rakaat shalat sunnah rawatib.

Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan shalat sunnah rawatib meskipun saat berpergian jauh. Maka dari itu, kita sebagai umatnya tentu saja perlu mengikuti sunnah Rasulullah.

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai shalat sunnah rawatib beserta keutamaannya di bawah ini:

Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Tata Cara Shalat Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Wajib

Pengertian Shalat Sunnah Rawatib

12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib

Shalat sunnah rawatib merupakan shalat sunnah yang dikerjakan sebelum dan sesudah shalat fardhu  atau juga dikenal dengan shalat lima waktu.

Shalat sunnah rawatib memiliki dua sebutan yang berbeda tergantung dengan waktu pelaksanaannya. Apabila shalat sunnah rawatib dikerjakan sebelum shalat fardhu maka disebut dengan shalat sunnah Qobliyah.

Sedangkan shalat untuk sunnah rawatib yang dikerjakan setelah shalat fardhu disebut dengan shalat sunnah Ba’diyah.

Hal ini sesuai dengan sebuah hadis yang membahas tentang pelaksanaan atau waktu sholat rawatib yang berbunyi seperti berikut

“Setiap sunnah rawatib qobliyah waktunya dimulai dari saat masuknya waktu shalat fardhu hingga shalat fardhu dikerjakan. Sedangkan shalat rawatib ba’diyah waktunya dimulai dari selesainya shalat fardhu hingga berakhirnya waktu shalat fardhu tersebut.“ (Al-Mughni 2/544)

Shalat sunnah rawatib terbagi menjadi dua bagian sesuai dengan anjuran pelaksanaannya, yaitu shalat sunnah rawatib Muakkad dan shalat sunnah rawatib Ghoiru Muakkad.

Macam-Macam Shalat Sunnah Rawatib

1. Shalat Sunnah Rawatib Mu’akkad

12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib

Macam shalat sunnah rawatib yang pertama adalah sholat sunnah rawatib Mu’akkad yang bersifat sangat dianjurkan untuk kita kerjakan.

Rasulullah SAW sangat menganjurkan bagi umatnya untuk mendirikan 12 rakaat shalat sunnah rawatib sebisa mungkin apapun kondisinya, karena ganjaran bagi orang yang senantiasa rajin melaksanakan sholat sunnah rawatib Mu’akkad ini sungguh luar biasa.

Allah SWT menjanjikan ganjaran berupa dibangunkan rumah di surga nanti bagi hamba-Nya yang menunaikan 12 rakaat shalat sunnah rawatib Muakkad.

Sebagaimana yang disebutkan di atas, 12 rakaat shalat sunnah rawatib Muakkad yaitu sebagai berikut:

  • Sebelum shalat Subuh : 2 rakaat
  • Sebelum shalat Dzuhur : 2 atau 4 rakaat
  • Sesudah shalat Dzuhur : 2 atau 4 rakaat
  • Sesudah shalat Maghrib : 2 rakaat
  • Setelah shalat Isya : 2 rakaat

2. Shalat Sunnah Rawatib Ghoiru Mu’akkad

12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib

Macam shalat sunnah rawatib yang kedua adalah shalat sunnah rawatib Ghoiru Mu’akkad yang pelaksanaannya kurang ditekankan.

Namun, bukan berarti Anda bisa melewatkan shalat sunnah ini. Perlu kita ingat bahwa Allah SWT akan membalas semua amal perbuatan manusia meskipun beratnya seperti sebuah kapas.

Shalat rawatib ini memiliki jumlah 6 rakaat yang bisa kita laksanakan dengan rincian waktu sebagai berikut:

  • 2 atau 4 rakaat sebelum shalat Ashar (dengan satu kali salam setiap melaksanakan 2 rakaat)
  • Sebelum shalat Maghrib : 2 rakaat
  • Sebelum sholat Isya : 2 rakaat

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah shalat fardu. Itu pun jika sang hamba menyempurnakannya. Jika tidak, maka disampaikan, “Lihatlah oleh kalian, apakah hamba itu memiliki amalan (salat) sunah?” Jika memiliki amalan salat sunah, sempurnakan amalan salat fardu dengan amal salat sunahnya. Kemudian, perlakukanlah amal-amal fardu lainnya seperti (dalam kasus salat) tadi.” (H.R. Ibnu Majah)

Baca juga: Tata Cara Sholat Jamak dan Qashar Sesuai Syariat Islam

Niat Shalat Sunah Rawatib

12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib

Berikut ini bacaan niat shalat sunnah rawatib dua rakaat berdasarkan sebelum dan sesudah shalat fardhu.

Niat Salat Rawatib Sebelum Shalat Subuh

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli Sunnatash Subhi Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya: “Aku niat mengerjakan salat sunah sebelum subuh 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat Shalat Rawatib Sebelum Shalat Dzuhur

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatadh Dhuhri Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya: “Aku niat mengerjakan salat sunah sebelum zuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat Shalat Rawatib Sesudah Shalat Dzuhur

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatadh Dhuhri Rok’ataini Ba’diyah Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya: “Aku niat mengerjakan salat sunah sesudah zuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat Shalat Rawatib Sesudah Shalat Maghrib

اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli Sunnatal Maghribi Rok’ataini Ba’diyah Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya: “Aku niat mengerjakan salat sunah sesudah magrib 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat Shalat Rawatib Sesudah Shalat Isya

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholi Sunnatal Isyaa’i Rok’ataini Ba’diyatta Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya:”Aku niat mengerjakan salat sunah sesudah Isya 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala.”

Keutamaan Shalat Sunah Rawatib

12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib

1. Allah akan Membangunkan Rumah di Surga

Keutamaan shalat sunnah rawatib yang pertama yaitu Allah akan memberikan pahala yang besar. Bahkan Allah membangunkan rumah di surga bagi mereka yang mengerjakannya.

Hanya Allah SWT yang memiliki sifat rahman dan rahim menjanjikan rumah istimewa di surga. Bagi Muslim yang menginginkan, terlepas dia dhuafa atau orang kaya,  rumah itu bisa kita pesan dari sekarang.

Rumah itu hanya bisa kita pesan lewat amalan istimewa yaitu salah satunya mengerjalan amalan shalat sunnah rawatib.

2. Menjalankan Sunnah Rasulullah SAW

Keutamaan shalat sunnah rawatib yang kedua yaitu menjalankan sunnah Rasulullah SAW.

Sebagai umat Rasulullah SAW, kita patut melaksanakan ibadah sunnah sebagaimana Nabi yang mencontohkannya.

Menjalankan sunnah Rasulullah SAW secara konsisten merupakan salah satu cara agar kita dapat termasuk sebagai umatnya.

3. Lebih Mendekatkan Diri Pada Allah

Keutamaan shalat sunnah rawatib yang ketiga yaitu lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Apabila kita mengerjakan shalat sunnah rawatib ini, tentu akan lebih mendekatkan diri pada Allah, karena kita sebagai makhluk-Nya sering lupa untuk mengingat Allah dan lupa untuk berdoa kepada-Nya.

4. Lebih Bersyukur

Keutamaan shalat sunnah rawatib selanjutnya yaitu menjadikan kita lebih bersyukur. Ketika kita banyak melakukan shalat sunnah rawatib, maka kita juga akan lebih bersyukur melalui dizkir dan bacaan yang kita ucapkan.

Bersyukur dalam hal ini kita tetap diberi waktu di dunia dan juga melakukan perintah-perintah Allah dengan sebaik-baiknya.

Di luar shalat, seringkali orang lalai dalam mengucap syukur, untuk itu dalam melaksanakan shalat adalah hal yang paling bisa kita lakukan untuk lebih bersyukur.

Demikianlah artikel tentang shalat sunnah rawatib beserta keutamaannya bila mengerjakannya yang perlu Anda ketahui.

Jadi, jangan sampai terlewatkan mengerjakan shalat sunnah rawatib baik sebelum dan sesudah shalat fardhu.

Boleh share artikel ini untuk mengingatkan pada sesama muslim agar bisa merasakan keutamaannya.

Jangan lewatkan informasi tentang shalat lainnya pada situs blog Evermos. 

 

×
slot88