10 Cara Mudah Dalam Mencari Modal Usaha Fashion

0

Usaha atau bisnis memang kerap kali dilakukan, namun setiap orang berbeda-beda, ada yang berhasil dan ada yang gagal. Salah satu aspek yang berperan dalam keberhasilan dan kegagalan adalah modal.  Biasanya kurangnya profesionalisme dan kebijaksanaan dalam menggunakannya bisa berujung kegagalan. Jadi Anda perlu berhati-hati ketika akan menggunakan modal awal dan merintis usaha.

Salah satu usaha yang juga perlu pengelolaan modal dengan baik adalah usaha fashion. Memang sekarang peluang usaha fashion sedang besar dan perkembangannya sendiri juga pesat. Sebelum Anda merintisnya, ada baiknya Anda mengumpulkan modal yang cukup dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Biasanya jika Anda berbisnis fashion sebagai usaha sampingan maka pasti mencari modal minim.

Berikut ini adalah sepuluh cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan modal untuk usaha fashion.

Mencari Pinjaman di Bank dengan Jaminan

Salah satu cara yang kerap kali dilakukan oleh pengusaha adalah mencari pinjaman di bank sebagai modal usaha. Ini tidak masalah asalkan Anda bisa mengembalikan pinjaman dari keuntungan usaha Anda. Biasanya barang yang dijaminkan adalah properti atau barang bermesin yang memiliki nilai jual.

Sedangkan untuk bunganya juga menyesuaikan dengan bank yang Anda pilih, biasanya sekitar sembilan sampai dua belas persen. Jumlah pinjaman yang bisa Anda ambil juga ada batas maksimalnya, tergantung dengan apa yang menjadi jaminannya. Kalau Anda sudah mendapatkan pinjaman, maka Anda perlu menggunakan sebaik-baiknya, sebab itu adalah uang pinjam.

Mencari Pinjaman di Bank Tanpa Agunan

Jika sebelumnya ada jaminannya, untuk pinjaman yang satu ini tidak ada jaminannya, tetapi memiliki bunga yang lebih besar. Biasanya para pencari modal lebih suka menggunakan kredit tanpa agunan ini. Sebab tanpa adanya jaminan Anda tetap bisa mendapatkan uang. Biasanya besarnya bunga adalah sekitar sepuluh sampai 23 persen.

Supaya Anda membayarnya pinjaman tidak terlalu terbebani dengan bunga, maka Anda bisa mengambil yang tenor pendek. Karena yang tenor pendek berkembangnya jumlah pinjaman tidak sebesar yang tenor panjang.

Menggunakan Uang Tabungan

Jika bagi Anda yan tidak memiliki uang akan mengambil resiko dengan mencari pinjaman. Maka jika Anda yang tidak suka meminjam uang, lebih baik Anda mengumpulkan uang terlebih dahulu dalam tabungan. Setelah tabungannya sudah cukup untuk membuka usaha fashion Anda bisa mengambilnya dan menjadikannya modal. Ini memang lebih aman karena Anda memulai usaha tanpa beban.

Ini bisa Anda lakukan jika Anda merencanakan jauh-jauh hari dalam jangka panjang. Jadi mungkin saja Anda melihat peluang usaha fashion, sehingga  Anda sudah memikirkan membuka bisnis jauh-jauh hari sehingga Anda bisa menabung.

Mendapatkan Modal dari Penjualan Aset

Kalau Anda memiliki aset berharga maka Anda bisa menjualnya sebagai modal usaha sampingan. Ini mungkin Anda akan kehilangan aset Anda dan mendapatkan pengembangan dari usaha. Memang, jika dibandingkan dengan mengambil hutang di bank yang beresiko, ini cenderung lebih aman. Karena jika usaha Anda gagal Anda hanya akan kehilangan uang modal dan aset Anda bukan menambah hutang.

Anda bisa menjual  aset berharga seperti kendaraan bermotor, emas, atau mungkin properti. Setelah Anda jual, Anda pakai uangnya sebagai investasi baru dalam usaha fashion. Dan mungkin saja usaha Anda berkembang dan aset bertambah lagi.

Menggadaikan Aset Sebagai Modal

Selain penjualan, Anda bisa juga menggadaikan aset Anda untuk mendapatkan modal. Gadai memang lebih aman daripada hutang untuk modal. Jadi kalau Anda tidak berani kehilangan aset dan berhutang ini bisa menjadi alternatif. Dengan gadai, Anda cukup menggadaikan aset Anda untuk periode tertentu. Kalau sudah, Anda mendapatkan uang dan bisa digunakan untuk mendirikan usaha.

Jika periode gadai sudah habis, maka Anda bisa memperpanjang lagi sehingga Anda tidak akan kehilangan aset Anda.

Mencari Pinjaman Uang dari Teman atau Saudara

Mengambil pinjaman di bank memang beresiko, jadi kalau Anda tidak berani Anda bisa mencari pinjaman pada teman  atau saudara. Memang kalau meminjam pada teman belum tentu ada bunganya karena tergantung dengan teman Anda. Tetapi, biasanya Anda tidak akan diberi bunga,  hanya saja Anda harus siap jika ditagih sewaktu-waktu.

Karena Anda juga tidak tahu kapan teman Anda terdesak dan membutuhkan, sehingga menagih kepada Anda. Dan satu lagi, kalau meminjam pada saudara atau teman jumlahnya terbatas dan tidak bisa mendapatkan banyak. Kecuali jika teman yang Anda pinjam uangnya adalah orang kaya.

Mengikuti Training Kewirausahaan

Mungkin terdengar aneh jika Anda ingin mendapatkan modal tetapi dengan mengikuti pelatihan atau training. Tapi hal ini memang bermanfaat untuk mendapatkan banyak informasi dan ilmu baru di dunia wirausaha. Mulai dari peluang usaha yang sedang bagus,  sampai usaha sampingan yang tepat.

Untuk masalah modal, biasanya ada informasi mengenai akses modal yang bisa Anda lakukan. Bisa dari bank berupa kredit usaha rakyat, atau cara lain yang tentunya menjadi yang termudah dan terbaik.

BACA JUGA: Ingin Bisnis Rumahan Anda Sukses? Ikuti Langkah Ini!

Melakukan Joint Venture

Namanya memang terdengar asing, tetapi sebenarnya ini adalah melakukan bisnis bersama. Bisa Anda lakukan dengan saudara maupun teman, jika dilakukan bersama maka modalnya juga patungan. Sehingga bisa meringankan beban Anda untuk biaya modal. Untungnya, modal tadi dibagi sama rata, jadi kalau rugi juga dibagi sama rata.

Hanya saja, bisnis joint venture ini memiliki resiko terjadinya konflik kepemilikan usaha yang dijalankan bersama. Sehingga untuk menghindari terjadinya konflik tersebut, Anda bisa melakukan perjanjian tertulis yang disahkan dan disetujui oleh semua pihak bersangkutan. Sehingga ada aturan yang berlaku dan mengikat serta bisa membatasi.

Modal dari Konsumen dengan Uang Muka

Pasti Anda pernah menemukan usaha dengan uang muka dahulu, dan pelunasan jika produknya sudah jadi. Memang ini biasanya dilakukan karena uang muka dijadikan sebagai modal usaha. Setelah barangnya jadi, barulah bisa dilunasi dan diambil. Selain itu dengan uang muka juga sudah memastikan kalau konsumen sudah positif membeli.

Biasanya yang sering seperti ini adalah usaha sablon, maupun baju pesanan, jadi Anda perlu meminta uang mukanya dahulu supaya tidak ditipu. Biasanya jumlah uang muka adalah sekitar tida puluh sampai lima puluh persen tergantung dengan kesepakatan.

Modal Minim dengan Usaha Waralaba atau Modal dari Franchise

Seperti yang Anda ketahui, bahwa usaha waralaba itu ada dua pihak yang terlibat yaitu pemilik atau franchise dengan pelaku. Biasanya pemilik akan memberikan berbagai fasilitas beserta dengan modal. Sedangkan pelaku usaha hanya melakukan atau menjalankan usaha tersebut. Keuntungannya akan dibagi berdasarkan kesepakatan yang terjadi di antara kedua belah pihak.

Sehingga modal yang Anda keluarkan sebagai pelaku usaha tidak akan besar. Namun perlu Anda pilih waralaba yang sudah terkenal dan selalu disukai. Dengan begitu akan mendatangkan keuntungan besar untuk Anda. Kenali juga pesaing pasar pada bidang  yang sama di tempat yang Anda jadikan tokonya.

Itulah sepuluh cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan modal awal bisnis fashion.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!